Aksi Peringatan Mahasiswa IAI N Laa Roiba: Leaflet Sebarkan Keprihatinan Terhadap Menurunnya Demokrasi 2024

Bogor, Jurnaliswarga.id – Sejumlah mahasiswa dari Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor (IAI N Laa Roiba) turun ke jalan, Kamis (11/01/2024), dalam sebuah aksi peringatan yang menyoroti kondisi demokrasi yang semakin menurun di Indonesia. Dalam aksinya, mereka membagikan leaflet kepada masyarakat yang melintas di Jl. Raya Leuwiliang Bogor.

Koordinator mahasiswa, Alwi Dahlan, menjelaskan bahwa aksi peringatan demokrasi ini biasanya dilakukan melalui diskusi terbuka dan kreativitas lainnya. Namun, kali ini mereka memilih menyampaikan pesan lewat leaflet yang memuat kajian potensi kemunduran demokrasi Indonesia.

Aksi Peringatan Mahasiswa IAI N Laa Roiba: Leaflet Sebarkan Keprihatinan Terhadap Menurunnya Demokrasi 2024Selain menyoroti indeks demokrasi yang cenderung menurun sejak 2021, para mahasiswa juga mengangkat isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Alwi Dahlan mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan kondisi demokrasi dan HAM di Indonesia.

Baca Juga:  Jelang Pemilu, Polres Bogor Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Lodaya 2023-2024

“Melihat pada perkembangan demokrasi saat ini yang cenderung menurun, hal itu dibuktikan dalam indeks demokrasi Indonesia sejak 2021. Salah satunya kebebasan sipil,” ungkap Alwi Dahlan.

Mengomentari situasi pemilu, Alwi menyebut bahwa keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) cenderung sangat politis, memberikan catatan penting terhadap sistem demokrasi Indonesia.

“Saya kira semua masyarakat juga mengerti dan tahu apa yang terjadi sehingga ini menjadi catatan bagi demokrasi kita,” tambahnya.

Baca Juga:  Sinergitas TNI - Polri Wilayah Hukum Polsek Cijeruk Polres Bogor Giat Operasi Mantab Brata sekaligus Sambang Warga Binaan 2023

Mengenai pelanggaran HAM, Alwi merujuk pada pernyataan Presiden Jokowi di awal tahun 2023 yang mencatat 12 pelanggaran berat, termasuk kasus-kasus penting sepanjang sejarah. Mahasiswa ini mendorong pemerintah untuk mengambil langkah konkret dalam menuntaskan permasalahan tersebut.

“Kita mendorong terus langkah upaya konkret dari pemerintah untuk menuntaskannya,” tegas Alwi.

Ia juga berharap agar masyarakat lebih menyadari kondisi demokrasi dan peristiwa pelanggaran HAM yang terjadi. “Intinya kita merefleksikan kembali dan mengingatkan masyarakat atas peristiwa dan kondisi demokrasi hari ini,” tandasnya. (Red/*)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

15 Jamaah Calon Haji Gunung Mas Siap Berangkat, Pemkab Pastikan Fasilitas dan Pendampingan Optimal

KUALA KURUN,JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas resmi melepas 15 jamaah calon haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang siap diberangkatkan ke Tanah Suci. Prosesi...

Pemerintah Tangani Hoaks Kesehatan dari Hulu, Wamen Nezar Dorong Kolaborasi Platform Digital 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah mulai menggeser strategi penanganan hoaks kesehatan dengan pendekatan dari hulu, yakni melibatkan platform digital untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang...

Wamen Nezar Patria: Indonesia Butuh Lompatan Digital, Teknologi Harus Berdampak Nyata 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan lompatan besar dalam transformasi digital, bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi pemanfaatan...

Mendiktisaintek Brian Yuliarto: Ketahanan Nasional Harus Bertumpu pada Sains dan Teknologi 2026

JAKARTA,JURNALISWARGA.ID – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa penguatan sains dan teknologi menjadi fondasi utama dalam membangun ketahanan nasional di...

Mentan Amran Umumkan Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

KARAWANG, JURNALISWARGA.ID – Indonesia mencatat sejarah baru di sektor pangan. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengumumkan bahwa Cadangan Beras Pemerintah (CBP) resmi menembus angka...

 

ARTIKEL TERKAIT