Komisi III DPRD Kota Bogor Sidak Pembangunan Pasar Gembrong Sukasari

HUMPROPUB, JURNALISWARGA.ID – Komisi III DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke proyek pembangunan Pasar Gembrong Sukasari, Senin (5/2). Hal tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan pasar yang akan menjadi pusat penjualan di Kota Bogor bisa selesai tepat waktu.

Rombongan Komisi III DPRD Kota Bogor yang dipimpin oleh H. Zenal Abidin, diterima langsung oleh Plt. Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Agustian Syach dan pihak kontraktor.

Berdasarkan hasil sidak, Zenal, menerangkan progres pembangunan Pasar Gembrong Sukasari yang memiliki nilai kontrak mencapai Rp39 miliar ini sudah 63 persen.

“Dari hasil sidak dan laporan pengembang, ini sudah 63 persen dan ditargetkan selesai pada April nanti,” ujar Zenal.

Baca Juga:  DPRD Kota Bogor Bentuk Tiga Pansus Raperda, Bahas Perlindungan Lingkungan Hidup, Sarana Utilitas Perumahan, Hingga OPD 2023

Komisi III DPRD Kota Bogor Sidak Pembangunan Pasar Gembrong Sukasari

Lebih lanjut, Zenal menjabarkan terdapat 640 kios dan los yang tersedia di Pasar Gembrong Sukasari. Untuk kios kering, memiliki luasan 2 x 3 meter persegi dan los untuk pedagang basah memiliki luasan 1,5 x 2 meter persegi.

Zenal pun meminta kepada pihak kontraktor untuk memperharikan kembali aliran pembuangan limbah dari masing-masing kios dan los. Sebab dari kontur tanah di Pasar Gembrong Sukasari memiliki tingkat kemiringan yang cukup ekstrem.

“Jadi ini aliran limbah harus diperhatikan agar mengalir dan tidak tersumbat nantinya,” tegas Zenal.

Terkait dengan sistem keamanan, Zenal meminta kepada pihak kontraktor agar memastikan kembali aliran hidrant tersebar disetiap sudut pasar dan pemasangan CCTV secara menyeluruh.

Baca Juga:  Gelar Paripurna Internal, Bapemperda Sampaikan Draft Raperda Pemberian Insentif dan Kemudahaan Investasi 2023

“Intinya kami meminta agar keamanan di Pasar Gembrong Sukasari ini harus maksimal, agar pedagang aman dan pembeli nyaman,” tutupnya.

Dilokasi yang sama, Agustian Syach, mengatakan pedagang eksisting dari Pasar Sukasari ada sekitar 270 pedagang. Di mana 270 pedagang itu sudah mendaftar untuk kembali menempati lapaknya nanti.

Sambil berjalan, ia berharap pedagang Pasar Bogor dan Plaza Bogor yang juga akan direvitalisasi bisa ditarik ke Pasar Sukasari. Diperkirakan, ada sekitar 120 pedagang yang bisa mengisi Pasar Sukasari.

“Kalau namanya nanti masih Pasar Gembrong, karena secara historikalnya, pasar ini terkenal sebagai Pasar Gembrong,” tutupnya.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Gakkum Kehutanan Tegas Berantas Pembalakan Liar di TWA Mangolo, Publik Apresiasi Komitmen Pemerintah Jaga Hutan 2026

MAKASSAR, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian kawasan konservasi dengan menindak tegas praktik pembalakan liar di kawasan Taman...

Mendiktisaintek Brian Yuliarto Dorong Riset Multidisiplin Hadapi Tantangan Global dan Perkuat SDM Indonesia 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus memperkuat transformasi pendidikan tinggi nasional dengan mendorong pengembangan riset multidisiplin sebagai...

Kemdiktisaintek Perkuat Karier Dokter Pendidik Klinis, Publik Apresiasi Aturan Baru Dosen Tetap Dokdiknis 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus memperkuat kualitas pendidikan tinggi kesehatan nasional dengan menghadirkan kebijakan baru bagi...

Wamenkes Benny Tegaskan Keselamatan Pasien Jadi Fondasi Utama Perluasan Layanan JKN 2026

BANDUNG, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah terus memperkuat kualitas layanan kesehatan nasional melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus menegaskan...

Prabowo Tegaskan Kedaulatan Pangan dan Berantas Kebocoran Kekayaan Negara 2026

KEBUMEN, JURNALISWARGA.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat kedaulatan pangan nasional serta menghentikan kebocoran kekayaan negara demi kesejahteraan rakyat...

 

ARTIKEL TERKAIT