Menjadi Guru Dimasa Kebangunan: “Pembentuk Akal dan Jiwa Anak-anak” 2023

Bogor, Jurnaliswarga.id – Hari Guru, mengingatkan saya untuk membaca sebuah tulisan tangan (bukan ketikan) yang termuat sebagai artikel terakhir dari DBR jilid 1, berjudul “Menjadi Guru Dimasa Kebangunan”.

Membacanya membuat saya tergetar, betapa tidak! Bung Proklamator menuliskan betapa hebatnya menjadi pemimpin di dalam sekolah, guru memiliki arti yang spesial yakni “Pembentuk Akal dan Jiwa Anak-anak”, itu artinya guru memiliki peran besar dalam pembentukkan manusia di masa kebangunan, bahwa hari kemudiannya manusia di tentukan di tangan guru, apakah ia akan menjadi manusia yg berguna atau tidak bagi bangsa yang bercita-cita menjadi bangsa yang besar.

Menjadi Guru Dimasa Kebangunan: "Pembentuk Akal dan Jiwa Anak-anak" 2023

Guru yang sifat hakikatnya hijau akan “beranak” hijau, guru yang sifat hakikatnya hitam akan “beranak” hitam, guru merah akan “beranak” merah.

Sebuah perguruan dimanapun sebenarnya adalah gambaran masyarakat itu sendiri.
Sesuatu bangsa harusnya mengajar dirinya sendiri, sesuatu bangsa hanyalah dapat mengajarkan apa yang terkandung di dalam jiwanya sendiri.

Baca Juga:  Pengurus Masjid AL-MUTTAQIEN laksanakan Sholat Idul Adha 1444 H Dan Penyembelihan Hewan Qurban 6 Ekor Sapi Dan 57 Ekor Kambing

Bangsa budak belian akan mendidik anak-anaknya di dalam roh perhambaan dan penjilatan. Bangsa orang merdeka akan mendidik anak-anaknya menjadi orang-orang merdeka.

Bangsa monarchist akan mendidik anak-anaknya menjadi onderdaan-onderdaan.
Bangsa republiken akan mendidik anak-anaknya menjadi burgers.

Bangsa yang dikungkung oleh kapitalisme, yang terpecah belah di dalam kelas-kelas yang memusuhi satu sama lain, akan menunjukkan di dalam perguruannya semua perpecahbelahan, semua pertikaian, semua nafsu-nafsunya penderitaan dan perjuangan, semua kuman-kumannya devide et impera.

Sampai disini pikiran saya menerawang, betapa tidak! kini kami entah dengan sadar atau tidak tengah menjebakkan diri atau terjebak atau bahkan dijebak untuk hidup tidak dalam persatuan.

Duh… Bung! Di negeri kami kini kuman-kuman devide it impera masih saja melenggang merdeka, sementara kami malah asik memelihara kuman-kuman perpecahan itu dengan seribu alasan yang memabukkan.

Baca Juga:  5 Orang Pelajar Terlibat Aksi Tawuran, Polsek Parung Lakukan Pembinaan

Maafkan kami Bung, jika kami lupa bahkan tak tahu ajaranmu tentang pentingnya karakter bangsa, tentang roh dasar “Tiga Soko Guru” (roh kerakyatan, roh kemerdekaan, roh kekesatriaan) yang harusnya menjadi api keramat kami punya jiwa, menjadi wahyu penghebat hidup, Wahyu Cakraningrat yang manjing di dalam sukma kami.

Betapa penghianatan terhadap Tiga Soko Guru tsb dengan menganggapnya sebagai teori tua bangka, kolot dan tidak laku, dicemooh dan ditertawakan, dianggap tidak bisa lagi mengikuti kehendak jaman, tengah kami saksikan,
Kerakyatan didurhakai oleh fasisme, diktator, dan absolutisme;
Kemerdekaan didurhakai dengan imperialisme, teror, pengekangan pikiran merdeka, perbudakan, politik dan ekonomi;
Kekesatrian diinjak-injak dan dilempar jauh-jauh, diganti dengan pengecutan, penjilatan, kepalsuan, dan pendurhakaan.

Alangkah dahsyatnya kebencanaan batin ini.

#refleksidiri
#hariguru

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Bogor Perkuat Ketahanan Pangan, Puluhan Ribu Bibit Disalurkan 2026

JURNALISWARGA.ID | Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus memperkuat program ketahanan pangan sebagai langkah strategis menjaga...

Bupati Bogor Perluas Penataan Wilayah, Parung Jadi Prioritas Berikutnya 2026

JURNALISWARGA.ID | Kabupaten Bogor – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk melakukan pemerataan penataan wilayah secara bertahap di seluruh kecamatan....

BPI KPNPA RI Desak Jaksa Agung Copot Jampidsus, Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) mengapresiasi langkah Polri dalam menangani dugaan kasus...

KETURUNAN PEWAKAF MASJID AGUNG AT-TOHIRIYAH DESAK PEMBANGUNAN ALUN-ALUN BOGOR DIHENTIKAN SEMENTARA 2026

KOTA BOGOR, Jurnaliswarga.id  – Polemik pembangunan Alun-Alun Kota Bogor kembali menjadi sorotan. Salah seorang keturunan pewakaf Masjid Agung At-Tohiriyah, Raden Muhammad Padmanegara, menyampaikan keberatan...

Ketua DPC AWPI Bogor siap kawal proses hukum dugaan korupsi dana bankeu dan dana desa 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id -  ramainya pemberitaan di media online tentang adanya dugaan korupsi dana bankeu dan dana desa, di desa Gunung Sari kecamatan citeureup beberapa...

 

ARTIKEL TERKAIT