Ketua DPR RI Puan Maharani Dorong Pembangunan Ekonomi Hijau Agar Jadi Investasi Kehidupan di Masa Depan

Jurnaliswarga.id, Jakarta-Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung dunia menerapkan strategi pembangunan hijau atau rendah karbon secara global dalam upaya mengurangi emisi. Ia juga mendorong penggunaan energi terbarukan sebagai langkah transisi energi untuk mencapai terwujudnya tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

“Krisis iklim terus menjadi ancaman bagi seluruh umat manusia. Komitmen untuk mengatasi perubahan iklim harus dijaga karena krisis akibat perubahan iklim akan berdampak negatif bagi pencapaian SDGs. Kita harus berinvestasi untuk masa depan sehingga green economy harus jadi strategi bersama,” kata Puan di Jakarta, Kamis (4/11/2021).

Oleh karenanya, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu mengapresiasi komitmen 190 negara dan organisasi di dunia, termasuk Indonesia untuk mengakhiri era energi fosil, terutama batu bara pada Conference of Parties (COP) ke-26 di Glasgow, Skotlandia, beberapa waktu lalu. Puan menyatakan Konferensi Perubahan Iklim PBB tersebut menjadi komitmen dunia dalam menanggulangi perubahan iklim.

“KTT Pemimpin Dunia COP26 harus menjadi upaya global untuk mengatasi perubahan iklim melalui pembangunan yang lebih inklusif dan hijau. Maka kesepakatan untuk untuk mengurangi emisi harus benar-benar diwujudkan, termasuk Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga:  Pemblokiran Jalan Landono - Mowila Dibuka Warga, Setelah Polres Konsel Berhasil Mediasikan Massa Dengan Pemprov Sultra

“Walaupun hal tersebut masih membutuhkan waktu mengingat Indonesia saat ini masih sangat bergantung pada bahan bakar fosil. Tapi kita harus optimis mampu secepatnya memanfaatkan energi terbarukan agar membawa dunia semakin lebih baik,” imbuh Puan.

Menurutnya, komitmen mengurangi dinilai penting karena saat ini dunia berada pada tipping point akan menghadapi krisis perubahan iklim. Puan pun menyebut dibutuhkan political will semua negara untuk meningkatkan ambisi penurunan emisi dan melakukan langkah adaptasi lewat strategi pembangunan hijau.
 
“Dunia harus bersatu menanggulangi emisi. Dan diperlukan kerja sama dari semua negara. Kerja sama internasional harus ditekankan pada investasi ekonomi hijau, dan sistem ketahanan bencana,” sebut mantan Menko PMK itu.

Puan lantas mendorong negara-negara maju memberi bantuan kepada negara-negara berkembang dalam upaya ‘menghijaukan’ bumi. Indonesia sendiri menargetkan transformasi penggunaan batu bara menjadi listrik pada 2056 sehingga untuk bisa mencapai penghentian penggunaan energi fosil pada 2040 masih membutuhkan bantuan.

Baca Juga:  Pembina Majelis Ratu Lela Amrin Ibunda dari Komjen Pol Tomsi Tohir Meninggal dunia dan di Makamkan di TPU Kedamaian 2024

“Negara-negara maju harus memimpin dalam pengurangan emisi, dan memberikan bantuan keuangan dan teknis untuk mendukung upaya mitigasi dan adaptasi negara berkembang. Kita harus mewarisi dunia yang lebih baik bagi generasi mendatang, dunia yang lebih aman, lebih adil, dan lebih sejahtera,” ucap Puan.

Dalam KTT COP26, seratus lebih pemimpin dunia juga mengikrarkan janji untuk mengakhiri deforestasi (penebangan hutan) dan mengembalikan fungsi hutan pada tahun 2030, termasuk Indonesia. Puan pun meyakini hal tersebut dapat terwujud apabila dunia internasional konsisten menjalaninya.

“Walaupun tetap harus dilihat kemampuan dan kebutuhan dari tiap-tiap negara. Tapi pada dasarnya, Indonesia terus berupaya mewujudkan penghentian deforestasi,” urai cucu Bung Karno itu.

Puan mengatakan, DPR RI akan terus mengawal setiap kebijakan dan program-program pemerintah terkait isu ini. Menurutnya, Indonesia harus mampu mewujudkan pembangunan ekonomi yang hijau.

“Harus ada kesinambungan antara perlindungan terhadap alam dengan program-program pembangunan nasional,” tutup Puan.

Editor :Nimbrod Rungga
Sumber :
WAG Sahabat Media Oking

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Wakil Bupati Bogor Teken Kerja Sama Layanan Rumah Sakit

DEPOK, JURNALISWARGA.ID - Kerja sama layanan kesehatan menjadi bagian dari agenda Ade Ruhandi, Wakil Bupati Bogor, yang menghadiri Rapat Koordinasi Gubernur Jawa Barat sekaligus penandatanganan kerja sama layanan kesehatan di Kantor Wali Kota Depok.Kerja sama layanan rumah sakitRapat koordinasi ters

Bupati Bogor Perkuat Peran Forkopimda Jaga Stabilitas

KEMANG, JURNALISWARGA.ID - Bupati Bogor Rudy Susmanto memperkuat sinergi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Bupati Bogor memperkuat peran Forkopimda dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.

Banten CorpU Resmi Meluncur, Dorong ASN Inovatif

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Banten CorpU resmi meluncur dan mendorong ASN menjadi lebih inovatif serta kolaboratif.Banten CorpU menjadi fokus utama informasi yang tersedia dalam item berita ini.Banten CorpU Dorong ASN InovatifPeluncuran Banten CorpU disebut mendorong ASN agar lebih inovatif dan kolab

Wagub Nyanyang Dorong Siswa SMKN 11 Batam Bijak Gunakan Teknologi

BATAM, JURNALISWARGA.ID - Wagub Nyanyang mendorong siswa SMKN 11 Batam agar bijak memanfaatkan teknologi.Siswa SMKN 11 Batam dan pemanfaatan teknologiBerita tersebut tercantum dengan tanggal 8 Oktober 2026 dan memuat dorongan Wagub Nyanyang kepada siswa SMKN 11 Batam untuk menggunakan teknologi seca

Lantik Pejabat, Bupati: Kompetensi dan Kerja Nyata Jadi Ukuran

Toraja Utara, JURNALISWARGA.ID - Bupati Toraja Utara Frederik Victor menegaskan kompetensi dan kerja nyata menjadi ukuran dalam pelantikan pejabat.Kompetensi dan Kerja Nyata dalam Penempatan AparaturInformasi yang dimuat pada 2 Oktober 2026 menyebutkan bahwa promosi dan mutasi aparatur perlu menghas

 

ARTIKEL TERKAIT