KUPANG – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Sekolah Komunitas Kristen Tunas Bangsa Kupang di Ramayana Mall Kupang, Selasa (10/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia mendorong para siswa membangun kebiasaan baik, memiliki tujuan hidup, serta mengembangkan karakter sebagai bagian penting dari pendidikan.
Syukuran itu dihadiri Pendiri sekaligus Ketua Yayasan Harapan Bangsa Kupang Melsiana Pelokila, Pembina Yayasan Pendeta Jhon Fanggidae, Koordinator Yayasan Stefani Fanggidae, serta para kepala sekolah dari jenjang TK hingga SMA Sekolah Komunitas Kristen Tunas Bangsa Kupang. Guru, orang tua siswa, dan para siswa juga turut mengikuti rangkaian kegiatan.
Wagub ajak siswa menetapkan cita-cita
Dalam sambutannya, Johni mengawali kegiatan dengan berdialog bersama para siswa mengenai cita-cita yang ingin mereka raih di masa depan. Ia juga mengajak mereka memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Menurut Johni, setiap orang perlu memiliki tujuan hidup yang jelas sebagai arah dalam melangkah dan berusaha. Ia menyampaikan pesan tersebut secara langsung kepada para siswa melalui ungkapan, “Semua orang harus mempunyai cita-cita dalam hidupnya. Work hard and achieve your goals.”
Ia kemudian menekankan sejumlah kebiasaan yang dinilai penting untuk mendukung keberhasilan, yaitu rajin belajar, memiliki semangat juang yang tinggi, mampu bekerja sama dengan orang lain, disiplin, saling menghormati, serta senantiasa mengandalkan doa. Kebiasaan tersebut, menurut pesan yang disampaikannya, perlu dibangun sejak dini.
Pendidikan tidak hanya soal pengetahuan
Johni menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi memberikan ilmu pengetahuan. Pendidikan juga berperan dalam membentuk karakter diri. Karena itu, ia mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan perlu berjalan bersama nilai-nilai karakter agar tidak membawa seseorang pada jalan yang salah.
Dalam konteks Sekolah Komunitas Kristen Tunas Bangsa Kupang, Johni mengingatkan pentingnya menempatkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan. “Sebagai sekolah Kristen, penting untuk selalu mengutamakan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan. Utamakan Tuhan dalam setiap kehidupan. Berdoalah agar kita menjadi pribadi yang sukses dan mampu membantu sesama,” ujarnya.
Pesan tersebut menempatkan pendidikan sebagai proses yang tidak berhenti pada pencapaian akademik. Siswa juga diarahkan untuk memiliki sikap menghormati orang lain, bekerja sama, berdisiplin, dan peduli terhadap sesama. Seluruh nilai itu disampaikan sebagai bagian dari pembentukan pribadi yang akan menghadapi tantangan di masa depan.
Momentum memperkuat komitmen pendidikan
Perayaan HUT ke-29 menjadi momentum bagi sekolah dan yayasan untuk memperkuat komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Johni berharap Sekolah Komunitas Tunas Bangsa Kupang terus menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas, beriman, memiliki integritas, serta mempunyai kepedulian terhadap sesama dan tanah air.
“Pendidikan adalah fondasi penting bagi kemajuan daerah dan bangsa. Karena itu, saya berharap Sekolah Komunitas Tunas Bangsa Kupang terus menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas, beriman, dan memiliki kepedulian terhadap sesama serta tanah air,” kata Johni.
Pernyataan tersebut menegaskan kepentingan sekolah dalam menyiapkan peserta didik tidak hanya untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga untuk menghadapi masa depan. Dalam kegiatan itu, arah pendidikan dikaitkan dengan pembentukan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitarnya.
Rangkaian kegiatan ditutup pelepasan balon
Syukuran HUT ditandai dengan pemotongan kue oleh Johni Asadoma bersama Melsiana Pelokila, Pendeta Jhon Fanggidae, Stefani Fanggidae, dan para kepala sekolah jenjang TK hingga SMA. Prosesi tersebut menjadi bagian dari perayaan ulang tahun sekolah yang diikuti unsur yayasan, tenaga pendidik, orang tua, dan siswa.
Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan pelepasan balon oleh Wakil Gubernur NTT bersama jajaran Sekolah Komunitas Kristen Tunas Bangsa Kupang. Pelepasan balon menjadi simbol harapan dan cita-cita tinggi sekolah di masa depan.
Melalui peringatan tersebut, Sekolah Komunitas Kristen Tunas Bangsa Kupang diharapkan terus menjalankan perannya dalam pendidikan. Pesan yang disampaikan Wagub NTT menempatkan kebiasaan baik, kerja keras, doa, dan kepedulian terhadap sesama sebagai nilai yang perlu berjalan bersama proses belajar siswa.
Market JurnalisWarga
Temukan produk dan usaha pilihan di Market JurnalisWarga.
