Usulan Bawaslu RI Tentang Penundaan Pemilu 2024 Jadi Kontroversial, Kornas PPI: Bawaslu RI Berpotensi Melanggar Kode Etik dan UU

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Koordinator Nasional Perhimpunan Pemilih Indonesia (PPI), Saparuddin, mengkritik usulan Bawaslu RI yang menyarankan penundaan Pilkada Serentak 2024. Menurutnya, usulan tersebut berpotensi melanggar kode etik penyelenggara Pemilu dan bahkan Undang-Undang.

Pernyataan tersebut merespons pernyataan Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, yang mengusulkan penundaan pelaksanaan Pilkada 2024 dalam rapat koordinasi kementerian dan lembaga negara yang diadakan oleh Kantor Staf Presiden (KSP) pada Rabu (12/7) lalu.

“Saat menjadi penyelenggara Pemilu, usulan Bawaslu RI juga berpotensi melanggar UU karena mengajak pihak lain (pemerintah) untuk menunda Pilkada Serentak 2024 dengan alasan kekhawatiran akan gangguan keamanan,” ujar Saparuddin dalam keterangannya pada Sabtu (15/7/2023).

Baca Juga:  Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Samping Rel KA Gombong

Usulan Bawaslu RI Tentang Penundaan Pemilu 2024 Jadi Kontroversial, Kornas PPI: Bawaslu RI Berpotensi Melanggar Kode Etik dan UU

Menurut Saparuddin, Bawaslu RI tidak seharusnya dan tidak memiliki wewenang untuk mengusulkan penundaan Pilkada Serentak 2024 dengan alasan keamanan. Bahkan, pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga harus berhati-hati jika memiliki niat untuk mengusulkan penundaan Pilkada Serentak 2024 dengan alasan keamanan.

Baca Juga:  Rahmad Sukendar Apresiasi Satgas PKH: Kejaksaan Jalankan Perintah Presiden Prabowo Sikat Mafia Hutan

“Sebagai bagian dari ekosistem Pemilu, kita semua perlu mengingatkan Bawaslu RI agar menghentikan wacana penundaan Pilkada Serentak 2024,” tegasnya.

Saparuddin juga menekankan pentingnya fokus dan keseriusan Bawaslu RI dalam menjalankan tugas, wewenang, dan kewajibannya sebagai pengawas Pemilu Indonesia. Selain itu, ia juga menyoroti perlunya kinerja pengawasan yang lebih nyata di masyarakat.

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Toleransi Jadi Karakter Penting Warga Kota Bogor

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Toleransi menjadi karakter penting warga Kota Bogor. Pokok tersebut menjadi judul berita yang tercantum dalam item berita.Berita berjudul “Toleransi Jadi Karakter Penting Warga Kota Bogor” tercatat dengan waktu publikasi 09:24:09 GMT pada 3 Oktober 2026. Informasi yang ters

Toleransi Warga Kota Bogor Jadi Karakter Penting

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Toleransi warga Kota Bogor menjadi karakter penting, sebagaimana tercermin dalam berita berjudul “Toleransi Jadi Karakter Penting Warga Kota Bogor”.Item berita tersebut diterbitkan pada 3 Oktober 2026 dan tidak memuat uraian tambahan mengenai tokoh, lokasi kegiatan, waktu p

Karnaval Panjang Mulud Diusulkan Jadi Agenda Budaya Banten

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Gubernur Andra Soni mengusulkan Karnaval Panjang Mulud menjadi agenda budaya berkelanjutan sebagai bagian dari upaya melestarikan tradisi Banten.Usulan tersebut menjadi fakta utama dalam informasi yang tersedia. Sumber tidak memuat rincian mengenai waktu pelaksanaan, lokas

Warga Balumbangjaya Dapat Bantuan Program Gemarikan

BALUMBANGJAYA, JURNALISWARGA.ID - Program Gemarikan memberikan bantuan kepada warga Balumbangjaya.Program Gemarikan untuk Warga BalumbangjayaBerita ini memuat informasi tentang warga Balumbangjaya yang mendapat bantuan melalui Program Gemarikan.Rincian mengenai bentuk bantuan, jumlah penerima, waktu

Milad ke-81 Gerakan Pemuda Islam, Pesan Dedie Rachim

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Milad ke-81 Gerakan Pemuda Islam menjadi agenda yang disorot dalam berita Pemerintah Kota Bogor pada 2 Oktober 2026. Dalam judul berita, Dedie Rachim menyampaikan ajakan agar Gerakan Pemuda Islam terus memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.Milad ke-81 Gerakan Pemuda

 

ARTIKEL TERKAIT