Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Jadi Narasumber Bicara Moderasi Beragama di KTN ke 61

BATU, JURNALISWARGA.ID – Dalam kegiatan KTN ke 61  yang digelar oleh Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII) Kota Batu kemarin (4/7) malang menghadirkan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr KH Haedar Nashir MSi sebagai narasumber terkait bicara tentang Moderasi Beragama.

Dalam Paparannya Ketua Ketua Umum PP Muhammadiyah, menekankan pentingnya peran umat beragama dalam menjaga kesatuan dan persatuan Indonesia. Setidaknya ada tiga nilai dasar yang harus dipegang teguh. Yakni Pancasila, agama, dan kebudayaan.

Lebih lanjut, Haedar mengatakan bila moderasi beragama memiliki peran strategis dalam keberlangsungan hidup berkebangsaan. Lebih jauh dari itu, moderasi mempunyai turunan pada moderasi dalam berbagai hal.

Baca Juga:  Polresta Malang Kota Berhasil Gagalkan Upaya Peredaran Ganja Seberat 14,5 KG

Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Jadi Narasumber Bicara Moderasi Beragama di KTN ke 61

Terutama dalam moderasi berbangsa dan moderasi kemanusiaan. Haedar mengaku yakin bila moderasi beragama diajarkan dalam semua agama. Meski konsepnya diusung dengan cara yang berbeda-beda. “Tetapi semua agama tentu saja mengandung kasih sayang, sikap toleran, dan keinginan untuk membangun kemanusiaan serta semesta atas nama Tuhan,” ujarnya

Untuk itu, moderasi beragama memegang kunci untuk bisa memahami konsep moderasi berbangsa. Terutama untuk menerima Pancasila sebagai nilai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab, lima butir Pancasila lahir melalui proses pemikiran dan diskusi yang panjang. Termasuk melalui dialog intelektual.

Baca Juga:  Rakerda Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia-Pengurus Daerah Jawa Timur Naikkan Doa Bagi Bangsa

Sehingga, lima butir dalam Pancasila bisa mewakili kesatuan dalam keberagaman yang ada di Indonesia. “Kalau masih ada yang masih mempertanyakan nilai-nilai Pancasila, itu artinya pemahaman agama dan sejarah lahirnya Pancasila orang tersebut perlu dipertanyakan,” ungkapnya.

Untuk itu, dirinya menyebut ada 3 nilai dasar yang harus dipegang teguh. Yakni Pancasila, agama, dan kebudayaan. Haedar menambahkan moderasi beragama harus terus dipupuk. Melalui kegiatan-kegiatan diskusi yang menyentuh substansi dan hati nurani. Sehingga, dari situlah muncul sebuah harmoni dan dinamika hidup berbangsa yang mengarah pada pertumbuhan bangsa yang lebih baik. (Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

DPP GMNI Soroti Kematian Warga Sipil dan Eskalasi Konflik Papua 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menyoroti kembali persoalan keamanan di Papua menyusul laporan mengenai tewasnya seorang pengemudi...

Purbaya Dicopot, Hak Prerogatif Presiden Diuji Etika Politik 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto kembali membuka ruang diskusi mengenai hubungan antara kewenangan konstitusional...

83 Tim Pelajar SD Adu Semangat di Lomba Senam KKGO, Tim Emergency RS Pertamina Prabumulih Siaga di Tengah Arena!

Prabumulih, 17 September 2026 — Suasana Stadion Sepak Bola Talang Jimar, Kota Prabumulih, tampak berbeda pada Rabu–Kamis, 16–17 September 2026. Semangat dan keceriaan ratusan...

Ketum PB FORMULA Apresiasi Integritas Purbaya Yudhi Sadewa 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Ketua Umum Pengurus Besar FORMULA (Forum Ulama dan Aktivis Islam), Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto, menyampaikan apresiasi dan doa terbaik kepada...

Rahmad Sukendar Desak KPK Periksa Menteri ATR/BPN, Kasus Suap HGB Summarecon Harus Diusut Tuntas 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap konstruksi perkara dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor yang menyeret Presiden Direktur...

 

ARTIKEL TERKAIT