CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel. Melalui Bagian Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Sekretariat Daerah, Pemkab Bogor resmi meluncurkan inovasi “SERUAN PBJ” atau Selasa Rutin Bulanan.
Program inovatif tersebut diluncurkan atas arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto sebagai langkah strategis memperkuat sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah di lingkungan Kabupaten Bogor.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), Arie Fikriansyah menjelaskan, SERUAN PBJ hadir sebagai transformasi pembinaan aparatur dari pola konvensional menjadi sistem pembelajaran kolaboratif berbasis digital dan hybrid meeting.
“Inovasi ini menjadi bentuk transformasi pembinaan PBJ dari pola konvensional dan terbatas menjadi sistem pembelajaran kolaboratif berbasis teknologi informasi yang dapat diakses secara luas oleh seluruh perangkat daerah,” ujar Arie Fikriansyah.
Melalui inovasi tersebut, aparatur pemerintah kini dapat mengikuti pembinaan, konsultasi, serta koordinasi kebijakan pengadaan secara lebih fleksibel melalui Zoom Meeting, YouTube Channel, hingga Bank Materi Digital berbasis Google Drive.
Langkah ini mendapat respons positif dari publik karena dinilai mampu meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan sekaligus meminimalisasi risiko kesalahan administrasi dalam pengadaan barang dan jasa.
Selain mempercepat penyebaran informasi kebijakan terbaru, SERUAN PBJ juga menjadi ruang interaktif bagi perangkat daerah untuk berkonsultasi langsung terkait persoalan teknis di lapangan, mulai dari penyusunan spesifikasi hingga e-purchasing.
Arie menegaskan, inovasi tersebut mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan pengadaan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
“Melalui manajemen kerja yang sistematis mulai dari identifikasi masalah, penyiapan narasumber kompeten, hingga monitoring berkala, program ini diharapkan membawa dampak besar bagi tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Pemkab Bogor optimistis inovasi digital tersebut akan memperkuat kualitas birokrasi, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta mempercepat terwujudnya pemerintahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan regulasi nasional.(Red/nR)
Sumber Berita:
Press Release Diskominfo Kabupaten Bogor, Senin 18 Mei 2026.
