Jurnaliswarga.id, Jeneponto-Tragis kejadian sebuah mobil merek Portuner warna silver metalik milik seorang Anggota DPRD Kab.Jeneponta yakni A. Kaharuddin Krg Muang, hangus terbakar bahagian depan tepat pada mesin mobil tersebut, yang kerusakannya hampir tak tersisa baik onderdilnya maupun kabel- kabel kelistrikan tak tersisa sedikitpun.
Hingga mengakibatkan mobil tersebut tak dapat lagi dioperasikan, yang diperkirakan menelang biaya tak sedikit dalam pembenahannya, adapun kejadiaan tepatnya di Kecamatan Bangkala Jeneponto. Jumaat dini hari jam 02.00 Wit.
Imformasi yang dihimpun oleh awak media melalui telepon seluler, oleh salah satu nara sumber kerabat terdekatnya, bahwa kejadianya ini terjadi tepat di didalam garasi rumahnya, mobil tersebut diparkir, pas dini hari sekitar jam 02.00.Wita, melalui CCT terpantau ada seseorang yang masuk meloncati pagar besi tepat lewat depan rumah Sang Anggota dewan.
Menurut keluarga korban, Insiden kebakaran mobil ini, begitu cepat terjadi yang dilakukan oleh seseorang yang tak dikenal masuk meloncati pagar dan langsung membakar mobil bagian depan kepala yang diduga membawa cairan yang mudah terbakar hingaga api langsung melahap mobil tersebut.
Dalam kejadian ini untung sipemilik rumah, merasakan ada bau tak sedap yang dia rasakan, hingga mereka terjaga dalam tidurnya, dan langsung bangun mencari asal muasal bau yang menyengat dihidung, tetapi apa hendak dikata, ketika mereka menengok keluar di balik jendala rumahnya langsung terlihat api menjilat mobilnya, dan dengan spontan bertindak memadaamkan api yang menjilat mobil tersebut dengan peralan seadanya, yang akhirnya api dapat dipandamkan dan untung saja belum menjalar kerumah warga, apalagi lokasi tersebut adalah kawasan padat perumahan.
Dengan adanya kejadian pembakaran mobil oleh oknum yang tidak bertanggung jawab ini, diduga kuat ada dalang dibaliknya, yang kemungkinan disusupi oleh unsur-unsur politik yang tidak puas akan kebijakan Dewan, atau unsur iri dan dengki atas keberhasilan A.Kaharuddin Krg .Muang selaku Anggota dewan, yang sudah terpilih 2 periode.
Pihaknya korban berharap dengan adanya kejadian ini, khususnya pihak aparat Kepolisian untuk segera mengusut tuntas para pelakunya, sampai terungkap, karena kalau hal ini dibiarkan, besar kemungkinan akan terulang dan terulang korban berikutnya dimasyarat, yang dapat merugikan baik materi maupun korban jiwa, dengan aksi yang brutal ini. Pungkahnya. (RB#).
Tiem : Redaksi.
