Aliansi PANDAWA Desak Penuntasan Dugaan Mafia Aset di Kabupaten Bogor 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Penanganan kasus dugaan penjarahan aset milik Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah elemen masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk mempercepat proses penyelidikan agar memberikan kepastian hukum serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Kabupaten Bogor.
Aliansi PANDAWA Desak Penuntasan Dugaan Mafia Aset di Kabupaten Bogor. Sorotan tersebut disampaikan Aliansi PANDAWA (Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara) yang meminta Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor bertindak lebih cepat dan transparan dalam mengusut dugaan mafia aset daerah.

Koordinator Aliansi PANDAWA, Rizwan Riswanto, menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan keterbukaan informasi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

Baca Juga:  Tri Satini : Caleg Kota Bogor PSI  Dapil 1 Dengan Nomor Urut 8, Siap Nasib Kaum Disabillitas

“Kami mempertanyakan sejauh mana proses hukum ini berjalan. Publik butuh transparansi nyata, bukan sekadar janji penyelidikan yang berjalan di tempat,” ujar Rizwan Riswanto dalam pernyataan sikapnya di Bogor.

Aliansi PANDAWA Desak Penuntasan Dugaan Mafia Aset di Kabupaten Bogor 2026Aliansi PANDAWA juga meminta aparat penegak hukum segera mengambil langkah konkret, termasuk mempercepat proses hukum, membuka informasi kepada publik, serta menindak tegas pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik mafia aset.

Desakan tersebut mendapat perhatian masyarakat karena menyangkut penyelamatan aset daerah yang dinilai penting bagi kepentingan publik dan pembangunan Kabupaten Bogor ke depan.

Baca Juga:  Meninjak Lanjuti Laporan ke Call Center 110, Polsek Rumpin Polres Bogor Amankan Seorang Pelaku Curanmor

Publik berharap pemerintah dan aparat penegak hukum dapat terus memperkuat komitmen terhadap pemberantasan praktik korupsi serta menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset negara.

Masyarakat juga optimistis langkah pengawasan dari berbagai elemen, termasuk organisasi masyarakat sipil, dapat menjadi dorongan positif bagi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu perkembangan lebih lanjut terkait proses penanganan kasus tersebut dari pihak berwenang.

Sumber Informasi:
Pernyataan Aliansi PANDAWA di Bogor.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Sidang Dana Konsinyasi Tol Desari Berlanjut, Kuasa Hukum Soroti Saksi Tergugat 2026

JAKARTA, JurnalisWarga.id – Persidangan perkara dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terkait dana konsinyasi proyek Jalan Tol Depok–Antasari (Desari) dengan Nomor Perkara 783/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Sel masih terus...

Tiga Orang Tewas dalam Kebakaran Pulogadung, Josephine Simanjuntak Turun Langsung ke Lokasi

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Josephine Simanjuntak, meninjau lokasi kebakaran maut yang menghanguskan rumah tinggal, warung Tegal (warteg), dan toko...

Mukhlis Basri Apresiasi Perjuangan Keluarga Siswa Kembar Lolos UI 2026

BEKASI, JurnalisWarga.id – Anggota DPR RI Dapil Lampung I, Mukhlis Basri, memberikan apresiasi atas perjuangan keluarga Tambat Satria yang berhasil mengantarkan dua putri kembarnya...

Bupati Kolaka Perkuat Pencegahan Korupsi di Sektor Pertanahan 2026

JurnalisWarga.id | Kolaka, Pemerintah Kabupaten Kolaka di bawah kepemimpinan Bupati Kolaka H. Amri, S.STP., M.Si. terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang...

Presiden Prabowo: Koperasi Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa Nasional 2026

JurnalisWarga.id | Jakarta, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat pelayanan ekonomi desa yang...

 

ARTIKEL TERKAIT