Inilah Menteri Baru Pilihan Presiden Jokowi: Siapa Dia ?

“Dipilih Karena Pengalaman dan Rekam Jejak Yang Tak di ragukan lagi”

Jurnaliswarga.id, Jakarta-Presiden Joko Widodo resmi melantik Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan untuk sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024, pada Rabu, 15 Juni 2022, di Istana Negara Jakarta. Menurut Presiden Jokowi, Zulkifli Hasan memiliki rekam jejak dan pengalaman yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah perdagangan di Tanah Air, utamanya terkait kebutuhan pokok di dalam negeri.

“Saya melihat Pak Zul dengan pengalaman, dengan _track record_ rekam jejak yang panjang. Saya kira akan sangat bagus untuk Menteri Perdagangan, karena sekarang ini urusan pangan yang berkaitan dengan rakyat ini memerlukan pengalaman lapangan, memerlukan kerja-kerja yang terjun lapangan untuk melihat langsung persoalan, utamanya yang berkaitan dengan kebutuhan pokok rakyat,” ujar Presiden Jokowi dalam keterangannya usai pelantikan.

Zulkifli Hasan pun menyatakan kesiapannya untuk segera menjalankan tugas yang diamanahkan Presiden Jokowi kepada dirinya. Ia mengaku akan segera menyelesaikan masalah terkait kebutuhan pokok di Tanah Air, termasuk ketersediaan minyak goreng.

Baca Juga:  Mentan Amran Kebut Cetak Sawah 7.000 Hektare di OKI

“Saya kira _background_ pengalaman saya yang panjang tentu akan membantu nanti segera menyelesaikan ketersediaan minyak goreng di manapun dan harga terjangkau. Itu yang paling penting sebenarnya,” ungkap Zulkifli.

Selain Zulkifli Hasan, Presiden Jokowi turut melantik Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional. Presiden Jokowi menilai pengalamannya sebagai mantan Panglima TNI periode 2017-2021 menjadikannya memiliki penguasaan di bidang teritori. Hadi juga dinilai Presiden Jokowi sebagai seseorang yang teliti dalam bekerja di lapangan sehingga diyakini mampu menyelesaikan masalah pertanahan di Tanah Air.

“Tadi malam saya sampaikan urusan yang berkaitan dengan sengketa tanah, sengketa lahan harus sebanyak-banyaknya bisa diselesaikan, yang kedua urusan sertifikat harus sebanyak-banyaknya juga bisa diselesaikan. Termasuk di dalamnya urusan lahan, tanah yang berkaitan dengan IKN,” ucap Presiden.

Menanggapi hal tersebut, Hadi menyatakan bahwa dirinya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk segera menyelesaikan masalah pertanahan di Tanah Air, khususnya masalah sertifikat rakyat yang hingga saat ini baru terealisasi 81 juta sertifikat dari total target 126 juta sertifikat.

Baca Juga:  WASPADA! …….HEPATITIS AKUT MENGANCAM ANAK INDONESIA

“Itu target pertama yang segera saya realisasikan. Namun saya lihat di lapangan permasalahannya apa, apakah permasalahan itu masih K2 atau K3 itu juga akan kita selesaikan, tentunya berkoordinasi dengan instansi terkait supaya segera terealisasi untuk sertifikat milik rakyat tersebut,” ujar Hadi.

Tak hanya masalah sertifikat tanah, Hadi juga menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan masalah sengketa tanah di Tanah Air, termasuk masalah pertanahan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hadi pun berharap target tersebut dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

“Insyaallah dalam waktu dekat kita akan sampaikan target berapa hari itu sudah bisa terealisasi,” tandasnya.

Editor : Nimbrod Rungga
Sumber:
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang Nataru

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan bahwa pasokan gas di wilayah tersebut aman menjelang periode Natal dan Tahun Baru atau Nataru. Informasi itu tercantum dalam agenda berita resmi Pemprov Kepri yang dipublikasikan pada 21 Oktober 2026. Kabar mengenai ketersediaan gas menjadi perhatian m

Pasokan Gas di Kepri Disebut Aman Menjelang Nataru

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menyampaikan bahwa pasokan gas di wilayah tersebut aman menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Informasi itu tercantum dalam berita Pemprov Kepri yang dipublikasikan pada 21 Oktober 2026. Berita tersebut mengangkat topik "Pasokan Gas Kepri

Pemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang Nataru

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan bahwa pasokan gas di wilayah tersebut berada dalam kondisi aman menjelang periode Natal dan Tahun Baru atau Nataru. Informasi itu tercantum dalam berita resmi Pemprov Kepri yang dipublikasikan pada 21 Oktober 2026. Kabar mengenai ketersediaan gas menja

Pemprov Kepri Nyatakan Pasokan Gas Aman Menjelang Nataru

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan bahwa pasokan gas di wilayah tersebut berada dalam kondisi aman menjelang periode Natal dan Tahun Baru. Informasi itu tercantum dalam berita Pemprov Kepri yang diterbitkan pada 21 Oktober 2026. Pasokan Gas Kepri Dinyatakan Aman Pernyataan mengenai keam

Pemprov Kepri Nyatakan Pasokan Gas Aman Menjelang Nataru

Pemprov Kepri menyatakan pasokan gas di Kepulauan Riau aman menjelang Nataru. Informasi tersebut tercantum dalam judul berita resmi yang dipublikasikan pada 21 Oktober 2026 melalui situs Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Berita itu mengangkat isu ketersediaan gas di Kepri pada masa menjelang Natar

 

ARTIKEL TERKAIT