TORAJA UTARA, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara terus memperkuat komitmen memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Sebanyak 9.282 peserta didik Toraja Utara masuk dalam nominasi Program Indonesia Pintar (PIP) tahap pertama tahun 2026. Pemkab Toraja Utara Pastikan 9.282 Siswa Masuk Nominasi PIP
Penyerahan simbolis nominasi PIP jalur aspirasi Anggota DPR RI Komisi X Eva Stevany Rataba tersebut dihadiri Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong bersama Wakil Bupati Andrew Branch Silambi di Gedung Van de Loosdrecht, Rantepao, Senin (27/7/2026).
Program Indonesia Pintar merupakan bantuan pemerintah berupa uang tunai yang ditujukan untuk membantu biaya personal pendidikan peserta didik dari keluarga miskin atau rentan miskin. Program yang pendanaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan dan mencegah anak putus sekolah akibat kendala ekonomi.
Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong menegaskan pentingnya memastikan anak-anak di daerah tersebut memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Menurut Frederik, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus mata rantai kemiskinan.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang sekaligus kunci utama memutus mata rantai kemiskinan. Karena itu, kami mengajak seluruh orang tua untuk terus mengutamakan pendidikan anak-anak,” kata Frederik.
Data dalam publikasi Indikator Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Toraja Utara 2025 mencatat rata-rata lama sekolah penduduk Toraja Utara pada 2024 mencapai 8,54 tahun. Sementara itu, angka harapan lama sekolah tercatat 13,43 tahun.
Data tersebut menjadi gambaran bahwa peluang generasi muda Toraja Utara untuk memperoleh pendidikan yang lebih panjang perlu terus dijaga dan didukung. Dalam konteks tersebut, PIP menjadi salah satu bentuk intervensi untuk membantu mengurangi beban biaya personal pendidikan keluarga serta menjaga peserta didik tetap berada dalam sistem pendidikan.
Bupati Frederik juga menyampaikan apresiasi atas upaya Anggota DPR RI Komisi X Eva Stevany Rataba dalam memperjuangkan dukungan program pendidikan bagi pelajar Toraja Utara.
Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat untuk memperluas akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga yang menghadapi keterbatasan ekonomi.
Dana Disalurkan Langsung ke Rekening Siswa
Eva Stevany Rataba menjelaskan, dalam skema PIP jalur aspirasi, calon penerima diusulkan melalui anggota DPR RI. Namun, proses penetapan dan penyaluran tetap mengikuti mekanisme resmi Program Indonesia Pintar.
Setelah proses aktivasi selesai, dana bantuan disalurkan langsung ke rekening Simpanan Pelajar (SimPel) milik peserta didik.
“Dananya langsung masuk ke rekening siswa setelah rekening diaktivasi. Rekening dan ATM dipegang oleh penerima, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh anak-anak yang berhak,” ujar Eva.
Eva menegaskan bahwa dana PIP tidak dipotong dan meminta orang tua menggunakan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak.
Ia juga mengingatkan seluruh satuan pendidikan agar memastikan data peserta didik dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) diperbarui secara akurat. Kelengkapan dan kesesuaian data menjadi faktor penting dalam proses pengusulan dan penetapan penerima PIP.
Sementara itu, peserta didik yang belum tercakup dalam penyaluran tahap pertama masih berpeluang masuk dalam penyaluran tahap kedua yang direncanakan pada September 2026, sesuai dengan mekanisme dan ketentuan program.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan simbolis SK nominasi PIP kepada perwakilan peserta didik. Penyerahan tersebut disaksikan Wakil Bupati Toraja Utara, jajaran Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, perwakilan kejaksaan, kepala sekolah, bank penyalur, orang tua, serta para peserta didik.
Dengan masuknya 9.282 peserta didik dalam nominasi PIP tahap pertama 2026, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara berharap dukungan terhadap pendidikan terus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Toraja Utara.(Red/nR)
Sumber Berita: Klik disini >>>> Diskominfo-SP Kabupaten Toraja Utara, 28 Juli 2026.
