Wow! 500 Ribu Lebih Ormas, Kesbangpol DKI: Penting Wujudkan Program Pembangunan

Jakarta – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta, Taufan Bakri menyatakan kehadiran organisasi masyarakat (ormas) sangat dibutuhkan di tengah masyarakat luas dalam merealisasikan program pembangunan.

Hal itu, dikatakan Taufan Bakri dalam kegiatan peningkatan peran ormas dalam pembangunan DKI Jakarta Angkatan I (pertama) tahun 2023, Kesbangpol DKI,
Kamis, (2/3/2023) di Hotel El Royal, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Ia mengungkapkan, jika ormas menemukan hal yang menghabat program pembangunan dapat melaporkan data tersebut sehingga cepat ditangani oleh pemerintah.

“Kirm ke Jaki atau pengaduan lainnya supaya bisa ditangani,” ujar Taufan.

Saat ini, data ormas nasional per 27 Februari tercatat ormas berbadan hukum, yakni 326.953 berbentuk yayasan, 211.992 berbentuk perkumpulan dan 49 orams asing 49. Total keseluruhan ormas berjumlah 538.994. Sementara jumlah ormas yang mendaftar di Kesbangpol dan memiliki Surat Keterangan terdaftar berjumlah sekitar 2.170.

Baca Juga:  Kunjungan ke Cilacap, Presiden Akan Tanam Mangrove,Tinjau Vaksinasi,Hingga Lepas Tukik

Sedangkan di DKI Jakarta, memiliki ormas berbadan hukum sebanyak 26.812 yayasan, 8.690 perkumpulan, 26 ormas asing, dan ormas tidak berbadan hukum dan memiliki SKT sejumlah 134 jenis ormas.

Tenaga Profesional Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhnas), Dr. H. Dadang Solihin, SE, MA mengatakan agenda ormas yang sangat nyata dan langsung memenuhi kebutuhan warga itu dapat menanggulani kemiskinan, meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta dapat memberantas korupsi dan reformasi birokrasi.

“Dengan informasi dan pengetahuan yang langsung diperoleh dari warga masyarakat, Ormas akan mampu membawakan semua kepentingan warga ke dalam proses pembangunan,” katanya.

Baca Juga:  AC, Ortu Siswa IPenganiaya Guru Inisial AC Kini Sudah Ditetapkan Sebagai Tersangka

Oleh sebab itu, ia menilai, perlu penguatan kapasitas kelembagaan Ormas baik dalam sisi kejelasan orientasi yang ingin diperjuangkan, peningkatan kemampuan manajerial serta ketrampilan teknis dalam mendukung kerja-kerja advokasi dan pemberdayaan masyarakat.

Dadang menjelaskan, ormas perlu memiliki sumber pendanaan sendiri yang tidak bergantung pada lembaga-lembaga donor serta memungkinkan masyarakat bisa ikut terlibat dalam pembiayaan kerja-kerja ormas.

Selain itu, menurutnya, ormas perlu lebih memelihara kredibilitas sosial mereka di mata kelompok sasaran dengan lebih berorientasi pada kerja-kerja jangka panjang dan menempuh metode-metode partisipatif sehingga masyarakat mengambil bagian yang lebih besar dalam proses-proses politik-kebijakan.

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemuda Daerah, Motor Penggerak Petani Modern Dan Ketahanan Pangan Nasional 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id - Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor Farizan, bertemu dengan Prof. Dr. Ir. Alim Setiawan Slamet, S.Si., M.Si., Rektor IPB University sekaligus Wakil...

Rahmad Sukendar Sampaikan Duka Cita atas Kabar Wafatnya Kamaruddin Simanjuntak: Sosok Pengacara Pemberani dalam Memperjuangkan Kebenaran 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPIKPNPARI), Dr. (Hc.) TB Rahmad Sukendar, menyampaikan belasungkawa...

BPI KPNPA RI Apresiasi Respons Cepat Aduan Masyarakat Harus Jadi Prioritas, Penghargaan Segera Diberikan 2026

SEOUL Korea Selatan, JURNALISWARGA.ID - Komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), memperkuat penegakan hukum, serta merespons cepat pengaduan masyarakat menjadi sorotan Badan...

Daftar Kekayaan Pejabat Kabupaten Bogor Berdasarkan LHKPN 2025

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Berapa jumlah harta kekayaan pejabat Kabupaten Bogor berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2025? berikut Daftar Kekayaan Pejabat Kabupaten...

Kabupaten Bogor Sumbang 13 Medali Emas, Jawa Barat Juara Umum PESONAS II 2026

Kabupaten Bogor menorehkan prestasi pada Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Atlet Special Olympics Kabupaten Bogor berhasil membawa pulang 28 medali, terdiri atas 13 medali emas, tujuh medali perak, dan delapan medali perunggu. Capaian tersebut tu

 

ARTIKEL TERKAIT