Atang Trisnanto Ajak Santri Menjadi Pemimpin Berlandaskan Iman

JURNALISWARGA.ID, HUMPROPUB – Datang dari kampung, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menjadi gambaran bahwa sorang pemimpin bisa datang darimana saja. Termasuk dari kalangan rakyat biasa, tidak harus dari kalangan anak pejabat atau orang kaya. Materi tersebut, ia sampaikan kepada seluruh santri Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadhan yang digelar di Ruang Paripurna, Gedung DPRD Kota Bogor, Sabtu (16/4).

Atang, mengatakan bahwa, kepemimpinan adalah sebuah keniscayaan yang akan diemban oleh setiap manusia. Untuk itu, kepemimpinan harus disiapkan dengan matang dengan berlandaskan iman agar saat dimintai pertanggungjawaban, seorang pemimpin bisa mempertanggungjawabkan kepemimpinannya kepada ummat dan kepada sang khalik.

“Kepemimpinan adalah keniscayaan sejarah. Untuk itu, kepemimpinan harus disiapkan tidak boleh dadakan apalagi dipaksakan. Kepemimpinan harus dilatih, bukan hanya sekedar terpilih. Kepemimpinan haruslah berlandaskan keimanan, bukan hanya sekedar kemauan”, jelas Atang.

Untuk bisa mengemban tanggungjawab sebagai seorang pemimpin yang berlandaskan iman, menurut Atang, perlu disiapkan tiga hal. Yakni kesiapan ruhiyah, fikriyah dan jasadiyah.

Yang dimaksud sebagai kesiapan ruhiyah adalah mengisi masa muda dengan meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT dengan mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan.

“Mumpung masih Ramadhan, mari menjalankan sunnah-sunnah dari Rasullullah SAW. Tak hanya itu, dimaksimalkan juga puasanya, tarawehnya, Tilawatil Qurannya, dimaksimalkan infaqnya dan lain sebagainya. Ini sebagai tabungan dan persiapan dari sisi keimanan,” ujar Kang Atang.

Baca Juga:  Puan: Waspadai Omicron BA.2 Untuk Cegah Lonjakan Kasus Baru Covid

Lalu, kesiapan fikriyah adalah kesiapan bagi para pemimpin dari segi pendidikannya. Atang mengingatkan kepada para santri, agar terus mengemban ilmu pendidikan, baik formal maupun non-formal. Karena, setiap pemimpin harus memiliki wawasan yang luas dan pengetahuan yang mendalam, agar bisa menentukan kebijakan yang baik dan membawa kemaslahatan bagi ummatnya.

“Belajar yang rajin, di pesantren, madrasah, SMK, SMA, karena untuk nanti bekal kedepan setelah belajar,” kata Atang.

Terakhir, kesiapan jasadiyah yang harus disiapkan oleh calon pemimpin adalah dengan perbanyak asupan gizi baik. Karena, menurut Atang, jika anak muda sudah terjerumus kedalam kebathilan, maka akan buyar masa depannya dan sirna pula kesiapan dirinya untuk bisa menjadi seorang pemimpin.

“Saya titip jangan sampai masa depan kalian hancur hanya gara-gara sesuatu yang tidak ada maslahatnya, tidak ada untungnya. Hindari miras, hindari narkoba, hindari tawuran, hindari pergaulan bebas. Sekali masuk kesana buyar semua masa depan kalian. Tapi insya allah kalau kalian nurut sama kyai, insya allah akan mendapatkan berkah dan memiliiki masa depan,” tegas Atang.

Dalam kesempatan tersebut, Atang juga menyampaikan rasa bahagianya karena kegiatan Sanlat Ramadhan bisa digelar di Gedung DPRD Kota Bogor. Sehingga, Atang berharap para santri yang saat ini memiliki semangat yang tinggi untuk menjadi pemimpin di masa depan.

Baca Juga:  Kefas Hervin Devananda,S.Th : " Selamat Hari Bhayangkara ke 77, Doa Saya POLRI makin Jaya dan Gilang Gemilang 

“Semoga, sanlat yang kali ini dilaksanakan di DPRD menjadi satu momentum sejarah bahwa kalian juga calon pemimpin masa depan” ujar Atang.

Sebagai penutup, Atang menyampaikan bahwa peran DPRD Kota Bogor dalam mendukung perkembangan para santri di Kota Bogor sudah sangat maksimal. Hal ini digambarkan dengan sudah disahkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaran Pesantren di Kota Bogor pada awal 2022 ini.

Hal ini tentunya sejalan dengan tema yang diangkat dalam Sanlat Ramadhan kali ini, yaitu ‘mengatasi kesenjangan kompetensi kerja dan usaha mandiri antara santri dengan lulusan pendidikan nonpesantren pasca pandemi Covid-19’.

“Jadi per februari kemarin sudah disahkan perda tentang fasilitasi pesantren dan ini adalah raperda paling cepat yang dibahas oleh DPRD Kota Bogor. Ini artinya DPRD konsen terhadap masalah di pesantren,” kata Atang.

“Mudah-mudahan perda ini nanti bisa diimplementasikan dengan kebijakan pemkot baik regulasi turunannya maupun segi anggaran dan lain-lain,” tutup Atang.(Red)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Kadinkes Kota Bogor dr. Erna Nuraena Siagakan 474 Personel dan 63 Ambulans untuk PORPROV XV Jabar 2026

BOGOR, JurnalisWarga.id – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, dr. Erna Nuraena, memastikan kesiapan pelayanan kesehatan dalam mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV...

Mayapada Hospital Bogor Masuk Jajaran 12 Rumah Sakit Rujukan PORPROV XV Jawa Barat 2026

BOGOR, JurnalisWarga.id – Mayapada Hospital Bogor menjadi salah satu rumah sakit yang masuk dalam jajaran 12 rumah sakit rujukan di Kota Bogor untuk mendukung...

Dua Tahun Laporan Rospita Lubis Tak Kunjung Tuntas, Rahmad Sukendar: Propam dan Irwasda Polda Sumut Diduga Mandul! 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Rahmad Desak Kapolri Suyudi Ario Seto Turun Tangan, Evaluasi Penyidik Polres Toba dan Pengawasan Internal Polda Sumut, Ketua Umum Badan Peneliti...

BPI KPNPA RI Gelar Forum Diskusi Kepolisian, Undang Kapolda Metro Jaya Jadi Narasumber: Bahas Kinerja Polisi yang Dekat dengan Masyarakat

TANGERANG SELATAN, JURNALISWARGA.ID – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) akan menggelar Forum Diskusi bertema “Terkait...

Dukung Kapolri Suyudi Bersih-bersih Polri, Sahabat Polisi dan BPI KPNPA Siap Gelar Aksi Massa

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Sahabat Polisi Indonesia menyatakan dukungannya kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang tengah gencar melakukan agenda reformasi dan bersih-bersih di tubuh...

 

ARTIKEL TERKAIT