BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat layanan kesehatan yang cepat dan responsif bagi masyarakat. Salah satunya dengan mengoptimalkan operasional Public Safety Center (PSC) Gerakan Emergensi Terpadu (GESIT) 119 yang memberikan layanan kegawatdaruratan kesehatan selama 24 jam.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah diakses, terintegrasi, dan mampu memberikan respons cepat ketika masyarakat menghadapi kondisi kesehatan yang membutuhkan penanganan segera.
Layanan PSC GESIT 119 diperkuat dengan peresmian Gedung Negara Sederhana Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PSC GESIT 119 oleh Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim di kawasan Kantor Dinas Kesehatan Kota Bogor, Jalan R.M. Tirto Adhi Soerjo, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Melalui Call Center 119, masyarakat yang menghadapi situasi kegawatdaruratan kesehatan dapat menghubungi layanan tersebut untuk memperoleh bantuan dan informasi yang diperlukan. Petugas akan memberikan respons sesuai kondisi serta kebutuhan penanganan di lapangan.
Kehadiran layanan ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh akses pertolongan tanpa harus kebingungan mencari fasilitas kesehatan ketika menghadapi situasi darurat.
PSC GESIT 119 juga diperkuat dengan gedung operasional, fasilitas pendukung, armada ambulans, serta jaringan fasilitas kesehatan yang terintegrasi. Sebanyak 22 rumah sakit dan 25 puskesmas di Kota Bogor telah terkoneksi dalam sistem pelayanan tersebut.
Dengan terhubungnya fasilitas kesehatan dalam satu jaringan, setiap laporan kegawatdaruratan yang masuk dapat segera diarahkan kepada fasilitas kesehatan yang memiliki kesiapan pelayanan sesuai kebutuhan pasien. Kesiapan tersebut mencakup ketersediaan ruang, tenaga medis, peralatan kesehatan, hingga kebutuhan penanganan lanjutan.
Penguatan sistem ini diharapkan mampu mempercepat proses penanganan pasien dalam kondisi darurat sekaligus meminimalkan risiko yang dapat timbul akibat keterlambatan memperoleh pertolongan medis.
Pemkot Bogor menilai kecepatan respons merupakan faktor penting dalam pelayanan kegawatdaruratan. Karena itu, integrasi antara pusat panggilan, petugas lapangan, ambulans, rumah sakit, dan puskesmas menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat memperoleh pertolongan secara tepat dan cepat.
Aktivasi PSC GESIT 119 juga menjadi bagian dari program prioritas kepemimpinan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin dalam memperkuat pelayanan publik berbasis quick response.
Melalui layanan yang terintegrasi tersebut, Pemkot Bogor berupaya memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih mudah terhadap bantuan kegawatdaruratan kesehatan selama 24 jam.
Penguatan PSC GESIT 119 menjadi langkah strategis dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih responsif dan berorientasi pada keselamatan masyarakat. Dengan dukungan jaringan fasilitas kesehatan dan kesiapan petugas di lapangan, pemerintah berharap layanan ini dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga Kota Bogor.(Red/nR)
Sumber informasi: Klik disini >>> Pemerintah Kota Bogor.
