Dukung Kapolri Suyudi Bersih-bersih Polri, Sahabat Polisi dan BPI KPNPA Siap Gelar Aksi Massa

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Sahabat Polisi Indonesia menyatakan dukungannya kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang tengah gencar melakukan agenda reformasi dan bersih-bersih di tubuh Polri. Ketua Umum Sahabat Polisi Indonesia Fonda Tangguh mengatakan langkah bersih-bersih ini memang sudah sesuai dengan ekspektasi masyarakat atas keterpilihan Jenderal (Pol) Suyudi sebagai Kapolri. Dukung Kapolri Suyudi Bersih-bersih Polri, Sahabat Polisi dan BPI KPNPA Siap Gelar Aksi Massa

“Sejak awal, memang ada harapan baru atas berjalannya agenda r eformasi dan perbaikan institusi kepada Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto. Figur Jenderal Suyudi ini juga dinilai relatif bersih dan punya komitmen untuk memperbaiki wajah institusi Polri,” kata Fonda dalam keterangan kepada awak media pada Rabu (4/11) siang.

Namun demikian, bagi Fonda, langkah bersih-bersih ini juga harus berjalan beriringan dengan agenda untuk memperbaiki layanan publik. Misalnya pada layanan SPKT (Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu), selain memastikan tidak adanya pungutan biaya alias free, Kapolri Jenderal Suyudi juga harus memastikan bahwa respon petugas kepolisian dalam setiap layanan harus berlangsung dengan cepat.

“Perbaikan layanan publik itu juga paling ditunggu masyarakat. Setelah oknum petugas kepolisian yang ‘nakal’ ditindak maka perbaikan layanan akan lebih mudah untuk dilakukan,” ucapnya.

Dukung Kapolri Suyudi Bersih-bersih Polri, Sahabat Polisi dan BPI KPNPA Siap Gelar Aksi Massa

Untuk menunjukkan dukungan kepada langkah Kapolri Suyudi tersebut, Sahabat Polisi Indonesia pun berencana menggelar aksi damai bersama sejumlah elemen masyarakat sipil di depan Mabes Polri. Fonda menyebut aksi damai tersebut akan menjadi pertanda bahwa masyarakat memang bersama Jenderal Suyudi untuk melakukan reformasi Polri.

“Ya, kami bersama segenap elemen organisasi masyarakat sipil lain akan menggelar aksi massa dalam waktu dekat. Aksi tersebut akan jadi simbol dukungan masyarakat terhadap langkah Kapolri Suyudi. Pesannya jelas: jangan ganggu Kapolri Suyudi,” tegas dia.

Baca Juga:  CIFOR - ICRAF Kembali Menggelar Workshop “Perluasan Pendekatan Yurisdiksi pada Sektor Kelapa Sawit di Indonesia" 2023

Senada, Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA-RI) Tubagus Rahmad Sukendar juga menegaskan dukungannya kepada semua langkah Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam melakukan pembenahan menyeluruh di lingkungan Mabes Polri. Menurut Rahmad, kehadiran sosok pimpinan kepolisian yang dekat dengan masyarakat, terbuka terhadap kritik, dan mau mendengarkan aspirasi rakyat seperti Kapolri Suyudi merupakan bagian penting dalam membangun kembali kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Dukungan masyarakat kepada Kapolri Jenderal Suyudi terus mengalir. BPI KPNPA RI akan memberikan dukungan kepada Kapolri terkait langkah bersih-bersih di lingkungan Mabes Polri. Kami ingin Polri semakin profesional, transparan, berintegritas, dan semakin dekat dengan masyarakat,” kata Rahmad Sukendar dalam keterangan kepada awak media pada Rabu (4/11) siang.

Tidak hanya memberikan dukungan melalui pernyataan, Rahmad pun menegaskan BPI KPNPA RI berencana menggelar aksi damai untuk memberikan dukungan moral kepada Kapolri dan seluruh jajaran Polri. Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk dukungan agar agenda pembenahan internal Polri benar-benar dilaksanakan secara konsisten.

“Kami bukan hanya memberikan dukungan melalui pernyataan. BPI KPNPA RI siap membawa massa untuk menggelar aksi damai mendukung Kapolri dan jajaran Polri. Kami ingin menyampaikan bahwa masih banyak masyarakat yang berharap Polri menjadi institusi yang bersih, kuat, profesional, dan benar-benar berpihak kepada keadilan,” ujarnya.

Rahmad berharap Kapolri Suyudi tidak ragu melakukan evaluasi terhadap jajaran internal apabila ditemukan pelanggaran maupun penyalahgunaan kewenangan. Baginya, pembenahan institusi tidak boleh hanya menyasar anggota berpangkat rendah, tetapi harus berlaku kepada seluruh jajaran tanpa pengecualian.

Baca Juga:  Lolosnya Ribuan Pil Ekstasi di Tol Lampung, BPI KPNPA RI Soroti Lengahnya Pengawasan di Merak–Bakauheni

Lebih lanjut, Rahmad menegaskan bahwa dukungan BPI KPNPA RI bukan berarti memberikan cek kosong kepada institusi kepolisian. Sebagai lembaga kontrol sosial, BPI KPNPA RI tetap akan menjalankan fungsi pengawasan, menyampaikan kritik, serta mengawal berbagai laporan masyarakat yang membutuhkan penanganan serius dari aparat penegak hukum.

“Kami mendukung institusinya, mendukung pembenahannya, tetapi tetap akan kritis apabila ditemukan penyimpangan. Jangan alergi terhadap kritik masyarakat. Justru kritik dan masukan harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki institusi Polri,” tegas dia.

Ia juga berharap jajaran kepolisian mampu membangun hubungan yang lebih terbuka dengan masyarakat. Setiap pengaduan harus ditindaklanjuti secara profesional, sementara anggota yang terbukti melanggar harus diberikan sanksi sesuai ketentuan hukum.

Rahmad menekankan kepercayaan masyarakat merupakan modal penting bagi keberlangsungan institusi kepolisian. Karena itu, Polri harus membuktikan komitmennya melalui tindakan nyata, bukan sekadar janji pembenahan.

“Polri harus menjadi rumah bagi masyarakat pencari keadilan, bukan tempat berlindung bagi oknum yang menyalahgunakan kewenangan. Kami ingin melihat perubahan nyata. Siapa pun yang melakukan pelanggaran harus ditindak, tanpa melihat pangkat, jabatan, maupun kedekatannya dengan kekuasaan,” katanya.

“Harapan kami, Kapolri terus diberikan kekuatan untuk melakukan pembenahan internal. Kami siap memberikan dukungan dan mengawal prosesnya. Polri yang bersih, profesional, dan berintegritas adalah harapan masyarakat Indonesia,” pungkas Rahmad. (Red)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Dua Tahun Laporan Rospita Lubis Tak Kunjung Tuntas, Rahmad Sukendar: Propam dan Irwasda Polda Sumut Diduga Mandul! 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Rahmad Desak Kapolri Suyudi Ario Seto Turun Tangan, Evaluasi Penyidik Polres Toba dan Pengawasan Internal Polda Sumut, Ketua Umum Badan Peneliti...

BPI KPNPA RI Gelar Forum Diskusi Kepolisian, Undang Kapolda Metro Jaya Jadi Narasumber: Bahas Kinerja Polisi yang Dekat dengan Masyarakat

TANGERANG SELATAN, JURNALISWARGA.ID – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) akan menggelar Forum Diskusi bertema “Terkait...

BPI KPNPA RI Apresiasi Bareskrim Tetapkan Mantan Kapolri Listyo Sigit sebagai Tersangka, Rahmad Sukendar: Hukum Tidak Boleh Tunduk pada Pangkat dan Jabatan 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Penetapan mantan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden RI Prabowo Subianto menjadi...

PROPAM MABES POLRI MULAI TINDAK LANJUTI ADUAN BPI KPNPA RI! RAHMAD SUKENDAR DESAK PENYIDIKAN KASUS TANAH ADAT 765 HEKTARE DI PADANG DIBONGKAR 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Babak baru pengungkapan persoalan tanah adat Kaum Maboet seluas 765 hektare di Kota Padang, Sumatera Barat, mulai bergulir. Divisi Profesi dan...

Rahmad Sukendar: Percayakan Penanganan Kasus Sukoharjo kepada Kapolri Pasti Akan Ada Penyelesaian 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Dr. (Hc.) TB Rahmad Sukendar,...

 

ARTIKEL TERKAIT