JURNALISWARGA.ID, Citeureup,Medianasional.id, Berbagai cara masyarakat menggelar perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 dipenjuru Nusantara. Tak terkecuali warga Kp.Kambing RT.06 RW.05 Kelurahan Karang Asem Barat, Kecamatan Citeureup-Bogor, Senin 16/08/2021.
Walau di Masa Pandemi Corona warga dari Kp.Kambing RT.06 RW.05 Karang Asem Barat, tersebut baik, orang dewasa, ibu-ibu, muda-mudi bergabung bersama di Lapangan pada Senin Bada Isya (16/8/2020) malam menggelar Tasyakuran & Tirakatan peringatan HUT kemerdekaan RI yang ke 76 tahun ini.
Acara tasyakuran HUT Kemerdekaan RI ke 76 dilaksanakan usai menjalankan ibadah shalat Isya. Selama acara ini berlangsung warga tetap menerapkan protokol kesehatan seperti cuci tangan dengan air dan menggunakan masker.
Menurut Ketua RT.06 RW.05 Karang Asem Barat masyarakat, ANDRY YANA tujuan tasyakuran ini selain bersilaturahmi sesama warga lingkungan juga sebagai wujud rasa syukur kepada Allah dan para pahlawan pejuang pembela kemerdekaan sehingga bangsa Indonesia bisa bebas dari tangan penjajah.
Sebelum Masuk Ke acara puncak Tausiyah Kemerdekaan, Dumyati atau sapaan akrab Wa Udum salah satu Staff Pemerintah Kecamatan Citeureup dan juga Tokoh Lingkungan di RT.06 mengisi waktu acara dengan menceritakan Citeureup masa penjajahan tak lepas dari jasa dari pahlawan asal Citeureup yaitu Mayor OKING JAYAATMAJA Seorang Pejuang Kemerdekaan yang saat ini di abadikan menjadi salah satu nama jalan raya di Kecamatan Citeureup – Cibinong
“Kemerdekaan ini, tidak dengan serta merta kita peroleh. Namun, kemerdekaan ini atas perjuangan para pahlawan yang dengan rela mengorbankan nyawanya demi kemerdekaan,“ ujar Uztadz H. Dudung Adimyati, S.Ag dalam tausiahnya.
Karena itu, Uztadz H.Dudung Adimyati,S.Ag mengajak warga khususnya generasi muda, agar kemerdekaan ini diisi dengan kebaikan dan kegiatan yang positif Pasalnya, meraih kemerdekaan tidak mudah tetapi melalui pengorbanan jiwa dan raga. dan Pesan Beliau Terhadap Warga Masyarakat warga RT. 06 kita harus menjaga kemerdekaan ini dengan meningkatkan ketaqwaan terhadap Allah SWT.
Usai diisi dengan tausiah seputar perjuangan meraih kemerdekaan dilanjutkan dengan potong tumpeng oleh Pak Ustadz dan ditutup dengan doa bersama agar bangsa ini rukun, sejahtera dan damai.(Andre)



