Kemendag Promosikan 16 Jenama Fesyen Indonesia di Jepang, Bidik Pasar Global Lewat Pop-Up Store Kobe

Kobe, Jurnaliswarga.idKementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) terus mendorong ekspansi produk kreatif nasional ke pasar global dengan menghadirkan 16 jenama fesyen, aksesori, dan perhiasan dalam gerai sementara (pop-up store) di pusat perbelanjaan Jepang.Kamis (16/4/2026)

Bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Osaka, promosi tersebut digelar di Kobe Marui Department Store pada 15–21 April 2026. Pop-up store ini menempati area strategis di lantai 1 dengan luas sekitar 80 meter persegi.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menyatakan bahwa kehadiran produk Indonesia di Jepang merupakan langkah konkret untuk memperluas pasar ekspor, khususnya di sektor fesyen dan aksesori.

“Hadirnya produk-produk Indonesia melalui pop-up store di Kobe menjadi kesempatan untuk memperluas pemasaran ke pasar global, khususnya Jepang. Ini menunjukkan bahwa kreativitas jenama Indonesia mampu bersaing di pasar dunia,” ujar Puntodewi dalam keterangannya dari Jakarta.

Kemendag Promosikan 16 Jenama Fesyen Indonesia di Jepang, Bidik Pasar Global Lewat Pop-Up Store KobeSebanyak 16 jenama ditampilkan dalam kegiatan ini, terdiri dari sembilan jenama fesyen seperti PROSA Archive, Kain Ibu, hingga Dan Liris; lima jenama aksesori; serta dua jenama perhiasan. Kegiatan ini juga merupakan hasil sinergi antara Kemendag, KJRI Osaka, dan mitra lokal Bateeq Japan.

Baca Juga:  Gubernur DKI Dorong Aksi Hijau, Emisi Berkurang 60 Ton CO2e

Konsul Jenderal RI di Osaka, John Tjahjanto Boestami, menilai Kobe sebagai lokasi strategis karena dikenal sebagai salah satu kiblat fesyen di Jepang bagian barat. Selain itu, kota pelabuhan ini memiliki peran penting dalam perdagangan internasional.

“Kami melihat antusiasme pasar Jepang terhadap produk fesyen dan aksesori Indonesia terus meningkat. Ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kualitas produk Indonesia secara langsung kepada buyer potensial,” ujarnya.

Senada, Kepala Indonesia Trade Promotion Center Osaka, Didit Akhdiat Suryo, menyebut karakter konsumen Jepang yang menghargai kualitas, desain, serta nilai estetika menjadi peluang besar bagi produk Indonesia untuk berkembang di pasar Negeri Sakura.

Partisipasi dalam pop-up store ini juga disambut positif oleh para pelaku usaha. Desainer PROSA Archive, Zoe Natasha, mengungkapkan bahwa keikutsertaannya menjadi langkah awal ekspansi ke Jepang.

“Dengan potensi pasar Jepang yang besar, kami berharap dapat menjalin kerja sama bisnis dengan perusahaan lokal,” kata Zoe.

Baca Juga:  Industri Sambut Positif Permenhut 6/2026, Tonggak Baru Kepastian Pasar Karbon Indonesia

Hal serupa disampaikan pemilik Tieka Huza, Atikah, yang melihat ajang ini sebagai peluang memperkenalkan batik Indonesia dalam perspektif modern.

“Ini menjadi kesempatan memperkuat positioning global batik sebagai warisan budaya yang relevan di pasar internasional,” ujarnya.

Selain pop-up store, rangkaian promosi juga akan dilanjutkan dengan peragaan busana di kawasan Sannomiya Central Street pada 19 April 2026, yang dikenal sebagai pusat perbelanjaan dengan lalu lintas pengunjung tinggi.

Tak hanya itu, pada 20 April 2026 akan dilakukan penjajakan bisnis dan kunjungan ke sejumlah perusahaan tekstil Jepang seperti Stylem, Uni Textile, dan Caitac guna memperkuat kerja sama dagang serta membuka akses pasar lebih luas bagi produk fesyen Indonesia.

Melalui strategi promosi terpadu ini, Kemendag berharap produk kreatif Indonesia semakin dikenal di pasar global dan mampu meningkatkan daya saing ekspor nasional, khususnya di sektor fesyen dan aksesori.(Red/nR)

Humas Media Kemendag RI

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Persadin NTB Perkuat Sinergi BPN untuk Kepastian Hukum Tanah 2026

LOMBOK TENGAH, JURNALISWARGA.ID — Kepastian hukum atas tanah menjadi kebutuhan mendasar masyarakat. Di tengah berbagai persoalan pertanahan yang dapat muncul akibat kurangnya pemahaman administrasi...

Harimau Jangan Ompong! BPI KPNPA RI Tagih Janji Prabowo di Tengah Gejolak Kabupaten Bogor 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Persoalan integritas pemerintahan dan kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemerintahan di Kabupaten Bogor menjadi perhatian Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan...

Darurat Integritas”: Setelah Pemkab Bogor Diguncang Kasus Beruntun, BPN Kini Dikabarkan Kena OTT KPK 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Wilayah Bumi Tegar Beriman kembali menjadi sorotan tajam publik seiring merebaknya kabar Operasi Tangkap Tangani (OTT) yang dilancarkan oleh Komisi Pemberantasan...

Festival Ratu Raja Buah Perkuat Hortikultura Bogor 2026

Pemkab Bogor memperkuat sektor hortikultura melalui Festival Ratu dan Raja Buah 2026 di Pasar Petani Garuda, Minggu (13/9/2026), sebagai sarana edukasi, promosi, dan penguatan jejaring agribisnis buah lokal. Pengembangan durian dan manggis diarahkan pada peningkatan kualitas, nilai tambah, serta akses pasar, setelah 48 ton durian beku senilai Rp5,1 miliar diekspor ke China pada akhir 2025.

Uang Rp75 Juta Dikembalikan, Rahmad Sukendar Desak Propam Polda Jambi Usut Dugaan Pemerasan Oknum Polisi Merangin

JAMBI, JURNALISWARGA.ID – Dugaan pemerasan yang menyeret oknum anggota Sat Reskrim Polres Merangin, Jambi, kembali menjadi sorotan. Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara...

 

ARTIKEL TERKAIT