Festival Ratu Raja Buah Perkuat Hortikultura Bogor 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat sektor pertanian hortikultura sebagai salah satu penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus membuka peluang bagi petani lokal untuk meningkatkan kesejahteraan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Festival Ratu dan Raja Buah Kabupaten Bogor Tahun 2026 yang digelar di Pasar Petani Garuda, Minggu (13/9/2026).

Festival Ratu Raja Buah Perkuat Hortikultura Bogor 2026Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor Bambang Widodo Tawekal mengatakan, festival tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Kegiatan itu menjadi ruang untuk mempertemukan petani dengan konsumen serta memperkuat ekosistem agribisnis buah lokal.

“Festival ini bukan sekadar ajang seremonial. Kita ingin menjadi sarana edukasi, promosi, sekaligus penguatan jejaring agribisnis,” ujar Bambang.

Baca Juga:  Pimpinan Anak Cabang PDI-Perjuangan Kecamatan Dramaga siapkan saksi yang militansi 2023

Menurutnya, arah kebijakan tersebut ditujukan agar produk buah Kabupaten Bogor semakin dikenal, memiliki nilai jual yang lebih baik, dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan petani.

Festival Ratu Raja Buah Perkuat Hortikultura Bogor 2026Sektor hortikultura dinilai memiliki potensi besar karena didukung kondisi agroklimat yang sesuai untuk berbagai komoditas buah tropis. Durian lokal dan manggis Bogor mendapat perhatian khusus karena memiliki nilai ekonomi serta peluang pasar domestik dan internasional.

Pemkab Bogor juga mendorong penguatan kapasitas petani dan Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS). Selain itu, peningkatan kualitas produk, pengolahan, inovasi, branding, dan akses pasar menjadi bagian dari strategi pengembangan hortikultura.

Baca Juga:  Tubagus Rahmad Sukendar, Tokoh Banten yang Konsisten Mengawal Pemberantasan Korupsi dan Pengawasan Anggaran Negara

Festival Ratu Raja Buah Perkuat Hortikultura Bogor 2026Pada akhir 2025, sebanyak 48 ton durian beku diekspor ke China dengan nilai Rp5,1 miliar. Capaian tersebut dinilai menjadi awal untuk mendorong perkembangan hortikultura Kabupaten Bogor lebih lanjut.

Pengembangan hortikultura tidak hanya diarahkan pada peningkatan jumlah produksi, tetapi juga kualitas produk dan akses pasar. Penguatan ekosistem agribisnis diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus memperkuat posisi buah lokal Kabupaten Bogor di pasar domestik dan internasional.(nr)

sumber berita : https://bogorkab.go.id/berita/detail-berita/66ba73c1-fa93-42ed-bb1a-02df8e92f55f

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

PUBLIKASI KINERJA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BOGOR TAHUN 2026

Gambaran UmumNO JENJANG JUMLAH LEMBAGA JUMLAH PESERTA DIDIK JUMLAH PENDIDIK1 Pendidikan Anak Usia Dini 3,236 116,634 9,6782 Sekolah Dasar 1,856 559,775 19,6453 Sekolah Menengah Pertama 780 237,960 9,7054 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat 233 68,371 1,316 Gambaran Capaian Organaisasi Tahun 2026Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor...

DPRD Kota Bogor Tinjau Trase Baru Batutulis, Progres Pembangunan Capai 84 Persen

HUMPROPUB, JURNALISWARGA.ID - Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, meninjau pembangunan trase baru Batutulis di Jalan Saleh Danasasmita, Kota Bogor, Jumat (9/10/2026). Dalam peninjauan tersebut,...

Dirut PT Palma Pertiwi Mamur: Kerjasama Pemkab Jayapura Wujudkan Kedaulatan Pangan dan Energi 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id - Direktur Utama PT Palma Pertiwi Makmur (PPM) mengatakan kerjasama perusahaannya dengan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Jayapura merupakan salah satu kontribusi perusahaan dalam...

Ketua AJWI Bogor: Acu Juanda Layak Jadi Ketua BPD Sukaresmi 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Ketua DPC Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI) Kabupaten Bogor, Nimbrod, menyatakan dukungannya kepada anggota AJWI, Acu Juanda, calon nomor urut 1,...

PASCA PUTUSAN MK: BOLA POLITIK GIBRAN BERPINDAH DARI MK KE ISTANA 2026

Analisa Politik dan Hukum Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H.Jakarta, jurnaliswarga.id - Putusan Mahkamah Konstitusi mengenai persoalan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka memang tidak serta-merta...

 

ARTIKEL TERKAIT