Realisasi Anggaran 95 Persen, Sugeng Teguh Santoso Soroti Krisis Fasilitas Kelurahan

KOTA BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso (STS), menjadi sorotan utama dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025. Ia menegaskan bahwa tingginya realisasi anggaran di tingkat kecamatan belum sejalan dengan kualitas pelayanan publik di lapangan.

Berdasarkan Siaran Pers Sekretariat DPRD Kota Bogor (HUMPROPUB) yang dirilis pada Rabu, 22 April 2026, Komisi I DPRD mencatat rata-rata serapan anggaran kecamatan di Kota Bogor mencapai 95 persen. Angka tersebut dinilai cukup tinggi secara administratif.

Namun demikian, STS menilai capaian tersebut tidak boleh menutupi berbagai persoalan mendasar yang masih dihadapi masyarakat.

“Secara administratif, pencapaian anggaran 2025 tergolong baik. Namun, angka tinggi ini tidak serta-merta menghapus kendala teknis di lapangan yang dialami para camat,” tegas STS dalam rapat kerja Komisi I.

Realisasi Anggaran 95 Persen, Sugeng Teguh Santoso Soroti Krisis Fasilitas KelurahanPersoalan Infrastruktur Masih Mengemuka
Dalam rapat tersebut, para camat menyampaikan berbagai kendala krusial di wilayah masing-masing. Di Kecamatan Tanah Sareal, kebutuhan pembangunan flyover Kebon Pedes dinilai mendesak untuk mengurai kemacetan.
Sementara itu, wilayah Bogor Utara dan Bogor Timur masih dibayangi persoalan banjir yang terjadi secara rutin setiap tahun. Di Bogor Selatan, akses jalan Batutulis yang terdampak longsor belum juga tertangani secara optimal meski sudah hampir satu tahun.

Baca Juga:  Dorong Percepatan Pembangunan, DPRD Kota Bogor Finalisasi Raperda Perizinan Tertentu

Menanggapi hal tersebut, STS menyampaikan bahwa proyek alih trase jalan Batutulis kini telah memasuki tahap lelang di tingkat provinsi.

“Kami mendorong eksekusi cepat karena jalan alternatif di Bogor Selatan sangat sempit dan membebani mobilitas warga,” ujarnya.

Adapun di Bogor Barat, pembangunan infrastruktur relatif menunjukkan progres positif, khususnya di kawasan Situ Gede.

Krisis Fasilitas Kelurahan Jadi Sorotan Keras Selain infrastruktur, isu yang paling mendapat perhatian serius dari Komisi I adalah minimnya fasilitas dasar di kantor kelurahan.

Baca Juga:  Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Polsek Parungpanjang Giat OMB Sambang Warga Binaan Beri Pesan Kamtibmas 2023

Di tengah tuntutan digitalisasi pelayanan publik, banyak kelurahan di Kota Bogor yang hanya memiliki 2 hingga 3 unit komputer, bahkan sebagian di antaranya sudah tidak layak digunakan.
STS menilai kondisi ini sebagai ironi di tengah tingginya serapan anggaran daerah.

“Ini anggaran kecil, tapi karena pengetatan, mereka kesulitan. Bagaimana mau melayani masyarakat dengan cepat jika perangkat dasarnya saja tidak memadai?” kritiknya.

Realisasi Anggaran 95 Persen, Sugeng Teguh Santoso Soroti Krisis Fasilitas KelurahanDorongan Perbaikan dan Evaluasi Menyeluruh
Komisi I DPRD Kota Bogor menegaskan bahwa ke depan diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap alokasi anggaran, agar tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat.

STS menutup dengan menegaskan pentingnya keseimbangan antara serapan anggaran dan kualitas pelayanan publik, terutama di lini terdepan pemerintahan seperti kelurahan.
Sumber: Siaran Pers Sekretariat DPRD Kota. (Red/nR)

Bogor (HUMPROPUB), 22 April 2026

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Perempuan Berdaya Secara Ekonomi, Pemkab Gumas Perkuat Kapasitas dan Keterampilan Usaha

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas terus mendorong pemberdayaan perempuan melalui peningkatan kapasitas dan penguatan kemandirian ekonomi.Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Pemberdayaan Perempuan. Kegiatan ini berkaitan dengan penguatan kemampuan serta

HUT ke-29 IHC, RS Pertamina Prabumulih Gelar Tumpeng dan Mini MCU

RS Pertamina Prabumulih menggelar kegiatan untuk memperingati HUT ke-29 IHC. Kegiatan tersebut mencakup acara potong tumpeng serta mini medical check-up atau mini MCU.Dalam kegiatan itu, mini MCU ditujukan bagi 29 peserta. Informasi mengenai pelaksanaan kegiatan tersebut tercantum dalam pemberitaan

Semarak HUT ke-29 IHC, RS Pertamina Prabumulih Gelar Potong Tumpeng dan Mini MCU bagi 29 Peserta.

PRABUMULIH – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Indonesia Healthcare Corporation (IHC), RS Pertamina Prabumulih menggelar kegiatan syukuran melalui pemotongan tumpeng bersama...

Pemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang Nataru

Pemprov Kepri memastikan pasokan gas aman menjelang Natal dan Tahun Baru.

Pemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang Nataru

Baca Juga:Pemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang NataruPemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang NataruIkuti JurnalisWarga.id: Facebook JurnalisWarga.id Market JurnalisWargaTemukan produk dan usaha...

 

ARTIKEL TERKAIT