Mentan RI Perkuat Pertanian Modern, Padi Trenggalek Bidik 10 Ton/Ha

TRENGGALEK, JURNALISWARGA.ID — Upaya pemerintah memperkuat produktivitas pertanian dan mendukung percepatan swasembada pangan terus dilakukan melalui penerapan teknologi budidaya modern. Di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Piloting Project Pertanian Modern Antisipatif Adaptif Spesifik Lokasi (PM-AAS) diarahkan untuk mencapai potensi hasil hingga 10 ton gabah per hektare. Mentan RI Perkuat Pertanian Modern, Padi Trenggalek Bidik 10 Ton/Ha

Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Timur melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan PM-AAS di sejumlah lokasi pertanaman di Kabupaten Trenggalek pada 7 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala BRMP Tanaman Pangan, Dr. Ir. Haris Syahbuddin, D.E.A., selaku Penanggung Jawab Nasional Piloting Project PM-AAS. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Kepala BRMP Jawa Timur Dr. Ismatul Hidayah, Kepala BRMP Taka Dr. Nuraini Herawati, serta Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek Dr. Imam Nurhadi.

Tim meninjau pertanaman PM-AAS di Desa Karanganom dan Desa Ngadisuko, Kecamatan Trenggalek, serta Kelurahan Surodakan dan Kelurahan Sumbergedong.

Baca Juga:  Himpunan Kerukunan Jawa-Sunda-Madura se-Papua Berikan Dukungan dan Apresiasi Pj Gubernur Agus Fatoni

Monitoring dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman sekaligus memastikan penerapan teknologi budidaya berjalan sesuai rekomendasi teknis.

Teknologi Modern Bidik Produktivitas Tinggi

Haris menjelaskan, PM-AAS merupakan pendekatan budidaya padi modern yang mengintegrasikan sejumlah inovasi teknologi untuk meningkatkan produktivitas dengan mempertimbangkan kondisi spesifik lokasi.

Salah satu teknologi yang diterapkan adalah Pola 61, yang disebut mampu meningkatkan populasi tanaman hingga sekitar tiga kali lipat dibandingkan pola tanam konvensional.

Dengan penerapan teknologi secara tepat dan pengelolaan budidaya yang optimal, produktivitas padi berpotensi mencapai 10 ton gabah per hektare.

Meski demikian, kondisi tanaman di Trenggalek saat ini masih berada pada fase vegetatif sehingga membutuhkan pengelolaan dan pemantauan secara intensif.

Pengelolaan air, pemupukan berimbang, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), serta pemantauan pertumbuhan secara berkala menjadi faktor penting untuk menjaga tanaman berkembang optimal.

Pemerintah Kawal Penerapan Teknologi

Kepala BRMP Jawa Timur, Dr. Ismatul Hidayah, mengatakan monitoring dan evaluasi menjadi bagian penting untuk memastikan penerapan PM-AAS di lapangan sesuai standar teknis.

Baca Juga:  Mendagri Tito Karnavian Puji Mentan Andi Amran Sulaiman dalam Mewujudkan Swasembada Pangan 2024

Hasil evaluasi nantinya menjadi bahan penyempurnaan penerapan teknologi agar manfaatnya semakin optimal bagi petani.

Sinergi antara BRMP Tanaman Pangan, BRMP Jawa Timur, BRMP Taka, Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan petani menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut.

Penerapan PM-AAS di Trenggalek diharapkan mampu menjadi salah satu contoh pengembangan pertanian modern yang dapat meningkatkan produktivitas padi sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Langkah tersebut sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat produksi pangan nasional melalui peningkatan produktivitas, pemanfaatan teknologi dan kolaborasi dengan petani.

Dengan pengawalan budidaya yang konsisten, PM-AAS di Trenggalek diharapkan mampu mencapai potensi hasil yang ditargetkan serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.(NR)

Sumber: Klik disini>>>> Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Timur, 7 Agustus 2026.

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Bogor Ziarah TMP Pondok Rajeg Jelang HUT ke-81 TNI

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor melaksanakan ziarah TMP Pondok Rajeg, Cibinong, dalam agenda ziarah nasional menjelang HUT ke-81 TNI.Ziarah nasional itu dilakukan untuk mengenang jasa pahlawan menjelan

Pemkab Bogor Perkuat Pelestarian Musik Tradisi Lewat Festival Sangitaloka

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Pemerintah Kabupaten Bogor memperkuat pelestarian musik tradisi melalui Festival Sangitaloka.Atas arahan Bupati Bogor, Pemkab Bogor melalui Dinas Kebudayaan terus mendorong pelestarian dan pemajuan kebudayaan daerah. Upaya tersebut disampaikan dalam pemberitaan mengenai

Kabupaten Bogor Jadi Titik Temu Peternak

KABUPATEN BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Kabupaten Bogor menjadi titik temu peternak dari berbagai daerah melalui Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026.Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Asosiasi Peternak dan Penggemar Sapi Indonesia (APPSI) menghadirkan Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026.T

Kontes Sapi APPSI Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM Bogor

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Kontes Sapi APPSI membuka peluang ekonomi bagi UMKM Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Asosiasi Peternak dan Penggemar Sapi Indonesia (APPSI).Judul berita menyebut bahwa kontes tersebut membuka peluang eko

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Gairahkan Peternakan Rakyat

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 menjadi agenda kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor dan Asosiasi Peternak dan Penggemar Sapi Indonesia (APPSI).Berita sumber bertanggal 3 Oktober 2026 menyebut kolaborasi tersebut dalam penyelenggaraan Kontes Sapi APPSI Piala Presid

 

ARTIKEL TERKAIT