Mentan Amran: Kritik Mahasiswa Harus Berbasis Data dan Solutif 2026

JurnalisWarga.id | Medan, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa sikap kritis merupakan karakter penting yang harus dimiliki generasi muda. Namun, ia mengingatkan agar setiap kritik yang disampaikan tetap bersifat konstruktif serta didukung oleh data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Mentan Amran saat memberikan kuliah umum bertema “Inovasi dan Kolaborasi Generasi Muda Menuju Swasembada Pangan” di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan. Dalam kesempatan itu, ia merespons secara terbuka interupsi seorang mahasiswa yang mempertanyakan arah kebijakan pemerintah dan menilai Indonesia semakin mengarah pada praktik kapitalisme.

Alih-alih menghindari kritik, Mentan Amran justru mengajak mahasiswa berdialog secara langsung di hadapan peserta kuliah umum. Ia meminta agar setiap pandangan yang disampaikan memiliki dasar data yang jelas sehingga diskusi berlangsung objektif dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

“Kalau kita berdiskusi, mari berangkat dari data,” ujar Mentan Amran.

Mahasiswa tersebut kemudian mengakui bahwa pandangannya tidak didasarkan pada data statistik, melainkan pada penilaian pribadi terhadap sejumlah kebijakan pemerintah, termasuk pemberian bantuan kepada mahasiswa terdampak bencana.

Baca Juga:  Bupati Bogor Dorong SPMB Online 2026, Warga Sambut Positif Sistem Penerimaan Murid yang Transparan dan Akuntabel

Menanggapi hal itu, Mentan Amran menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan berasal dari dana pribadi melalui yayasan sosial yang dikelolanya, bukan menggunakan anggaran negara. Menurutnya, membantu masyarakat yang membutuhkan merupakan bentuk kepedulian sosial yang tidak bertentangan dengan prinsip tata kelola pemerintahan.

Dalam dialog tersebut, Mentan juga memaparkan berbagai kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Di antaranya penurunan harga pupuk bersubsidi sekitar 20 persen, penyederhanaan regulasi penyaluran pupuk, hingga pemberian bantuan alat dan mesin pertanian secara gratis guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian nasional.

Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), Mentan Amran menyebut Nilai Tukar Petani (NTP) telah mencapai 127,73, yang menjadi salah satu capaian tertinggi dalam beberapa dekade terakhir. Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan adanya perbaikan kesejahteraan petani seiring berbagai program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca Juga:  <em>Resmikan SPAM Durolis, Presiden Sampaikan Manfaat SPAM bagi Kesehatan Masyarakat</em>

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran dilakukan agar lebih banyak dialokasikan bagi sektor-sektor produktif yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, termasuk mendukung target swasembada pangan.

Menutup dialog, Mentan Amran mengapresiasi keberanian mahasiswa menyampaikan pendapat di lingkungan akademik. Ia menilai budaya diskusi terbuka perlu terus dijaga, namun harus dibangun di atas fakta dan data agar menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi pembangunan bangsa.

Sikap terbuka pemerintah dalam menerima kritik sekaligus memberikan penjelasan berbasis data mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Pendekatan dialogis tersebut dinilai mencerminkan komitmen pemerintah dalam membangun komunikasi yang sehat dengan generasi muda serta memperkuat partisipasi publik dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.(Red/nR)

Sumber: klik disini >>> Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkot Bogor Dorong Digitalisasi Parkir dan Regulasi Kota Cerdas

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Pemerintah Kota Bogor mendorong digitalisasi parkir dan memperkuat regulasi kota cerdas, menurut item berita pada situs Pemkot Bogor.Judul berita tersebut memuat dua fokus utama: digitalisasi parkir dan penguatan regulasi kota cerdas.Digitalisasi Parkir di Kota BogorInforma

Dedie Rachim Targetkan Groundbreaking PSEL Kayumanis Tahun Ini

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Pemerintah Kota Bogor meninjau lokasi PSEL Kayumanis. Dedie Rachim menargetkan groundbreaking PSEL Kayumanis tahun ini.Target groundbreaking PSEL KayumanisInformasi tersebut tercantum dalam judul item berita Pemkot Bogor yang diterbitkan pada 15 Oktober 2026.Sumber: Pemkot

Pemkot Bogor Optimalkan Creative Financing untuk Dukung Pembangunan Infrastruktur

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Pemkot Bogor mengoptimalkan creative financing untuk mendukung pembangunan infrastruktur.Creative financing untuk pembangunan infrastrukturJudul berita menyebut langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Kota Bogor. Namun, RSS yang tersedia tida

Tak Hanya Pusat Kota, Pemkot Bogor Lanjutkan Penataan di Bogor Barat

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Pemerintah Kota Bogor melanjutkan penataan di Bogor Barat, tidak hanya di pusat kota, sebagaimana judul informasi pada laman resmi Pemkot Bogor.Penataan Bogor Barat BerlanjutInformasi tersebut memuat judul “Tak Hanya Pusat Kota, Pemkot Bogor Lanjutkan Penataan di Bogor Bara

Pemkot Bogor Dukung PSN Gene Bank Indonesia

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Pemkot Bogor mendukung PSN Gene Bank Indonesia.Dukungan untuk Gene Bank IndonesiaInformasi tersebut tercantum dalam judul berita pada laman Pemkot Bogor yang dipublikasikan pada 15 Oktober 2026. Sumber RSS tidak memuat uraian lebih lanjut mengenai bentuk dukungan, pihak yan

 

ARTIKEL TERKAIT