JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Upacara berlangsung khidmat dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Prosesi diawali laporan Komandan Upacara Kolonel Inf Priyo Handoyo kepada Presiden Prabowo selaku Inspektur Upacara. Sebanyak 17 dentuman meriam kemudian menggema di kawasan Istana Merdeka, disertai sirene sebagai penanda dimulainya Peringatan Detik-Detik Proklamasi.
Presiden Prabowo selanjutnya membacakan langsung naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Setelah itu, Kepala Negara mengajak seluruh peserta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa.
Dalam momen tersebut, Presiden Prabowo juga mengajak masyarakat mendoakan warga yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sumatra dan Nusa Tenggara Timur.
“Marilah kita mengheningkan cipta, untuk mengenang arwah dan jasa para pahlawan kemerdekaan bangsa yang telah berkorban jiwa dan raga untuk kemerdekaan dan kehormatan bangsa Indonesia, serta mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Sumatra, Nusa Tenggara Timur, dan wilayah-wilayah Indonesia lainnya,” ucap Presiden Prabowo.
Sang Merah Putih Berkibar di Istana Merdeka
Setelah pembacaan doa yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar, rangkaian upacara dilanjutkan dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tim “Indonesia Berdaulat”.
Celina Olivia Apriani Theo, perwakilan Kalimantan Barat, dipercaya membawa Bendera Merah Putih. Ia didampingi M. Aryo Wira Zandhyka Y dari Bengkulu sebagai pembentang, I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti dari Kalimantan Selatan sebagai pengerek, serta Achmad Fachri Mubarok dari Jambi sebagai Komandan Kelompok 8.
Diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, Sang Merah Putih perlahan berkibar di puncak tiang halaman Istana Merdeka. Seluruh peserta dan tamu undangan mengikuti prosesi dengan sikap sempurna dan penuh penghormatan.
Setelah pengibaran selesai, Komandan Upacara kembali melaporkan kepada Presiden Prabowo. Laporan tersebut menandai berakhirnya prosesi Peringatan Detik-Detik Proklamasi.
Semangat Kemerdekaan dan Persatuan
Suasana peringatan kemudian dilanjutkan dengan persembahan lagu “Hari Merdeka” karya Husein Mutahar yang dibawakan Sekolah Rakyat dan Gita Bahana Nusantara (GBN).
Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat perjuangan, persatuan dan kecintaan terhadap tanah air. Berkibarnya Merah Putih, pembacaan Proklamasi, serta penghormatan kepada para pahlawan menjadi simbol kesinambungan perjuangan bangsa menuju Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.(nR)
Sumber:Klik disini>>> BPMI Sekretariat Presiden (BPMI Setpres), 17 Agustus 2026.
