Mukhlis Basri Koordinasi BMKG-Basarnas, Warga Lampung Diminta Siaga 2026

BANDAR LAMPUNG, JURNALISWARGA.ID – Anggota DPR RI Komisi V, Drs. H. Mukhlis Basri, meminta masyarakat di Provinsi Lampung tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan menyusul laporan penyebaran abu vulkanik dari aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau.

Politisi asal Lampung tersebut mengaku terus melakukan koordinasi dengan lembaga terkait, termasuk BMKG dan Basarnas, untuk memantau perkembangan aktivitas vulkanik serta potensi dampaknya terhadap masyarakat di wilayah Lampung.

Mukhlis Basri menyampaikan hal tersebut pada Minggu, 6 September 2026, setelah melakukan koordinasi mengenai perkembangan situasi, khususnya bagi wilayah yang berpotensi terdampak sebaran material vulkanik.

“Sebagai wakil rakyat di Komisi V yang membidangi kebencanaan dan mitigasi, kami terus memantau perkembangan Anak Gunung Krakatau,” ujar Mukhlis Basri.

Menurut informasi yang diterimanya, masyarakat diharapkan terus mengikuti perkembangan kondisi melalui kanal resmi pemerintah dan lembaga yang memiliki kewenangan dalam memberikan informasi kebencanaan.

Warga Diminta Tenang dan Tidak Terpengaruh Hoaks

Mukhlis Basri menegaskan, dalam situasi kebencanaan masyarakat harus mengutamakan informasi resmi dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Ia meminta warga mengikuti informasi dari BMKG, PVMBG, BPBD, serta pemerintah daerah.

Menurutnya, informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan berpotensi menimbulkan kepanikan dan justru dapat menghambat proses mitigasi.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Tetap tenang, tetapi jangan lengah. Ikuti informasi resmi dan jangan mudah terpengaruh hoaks,” tegasnya.

Mukhlis Basri juga menyampaikan sejumlah langkah kesiapsiagaan yang perlu diperhatikan masyarakat apabila terjadi paparan abu vulkanik.

Baca Juga:  Bupati Kolaka Perkuat Pencegahan Korupsi di Sektor Pertanahan 2026

Warga yang beraktivitas di luar rumah diimbau menggunakan perlindungan diri sesuai kebutuhan, termasuk masker dan pelindung mata, terutama bagi kelompok yang lebih rentan terhadap gangguan pernapasan.

Perhatian juga perlu diberikan kepada sumber air bersih dan kebutuhan peternakan.

Tempat penampungan air dianjurkan untuk dilindungi dari potensi paparan material vulkanik, sementara peternak diminta memastikan pakan ternak tetap terlindungi.

Siapkan Kesiapsiagaan di Wilayah Pesisir

Selain potensi dampak abu vulkanik, Mukhlis Basri mengingatkan masyarakat di kawasan pesisir Selat Sunda untuk tetap memahami langkah-langkah kesiapsiagaan bencana sesuai arahan otoritas.

Masyarakat diminta mengetahui jalur evakuasi dan prosedur keselamatan yang telah ditetapkan pemerintah sebagai bagian dari upaya mitigasi.

Menurut Mukhlis Basri, kesiapsiagaan bukan berarti menciptakan kepanikan.

Sebaliknya, kesiapsiagaan merupakan upaya agar masyarakat memahami apa yang harus dilakukan apabila situasi darurat benar-benar terjadi.

“Mitigasi dan kesiapsiagaan adalah kunci. Pemerintah pusat dan daerah harus hadir melindungi rakyat,” katanya.

Komisi V Dorong Kesiapan Pemerintah dan Lembaga Terkait

Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang membidangi sejumlah sektor strategis, termasuk infrastruktur dan kebencanaan, Mukhlis Basri menyatakan dukungannya terhadap langkah kesiapsiagaan lembaga-lembaga terkait.

Ia mendorong Pemerintah Provinsi Lampung serta pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan koordinasi dan kesiapan menghadapi kemungkinan dampak aktivitas vulkanik.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan sistem informasi kepada masyarakat berjalan dengan baik hingga ke tingkat desa dan wilayah yang berpotensi terdampak.

Baca Juga:  Polsek Sukaraja Polres Bogor dan BPBD evakuasi pohon Tumbang Yang Terjadi di Sukaraja Bogor 2023

Mukhlis Basri juga mendorong penguatan koordinasi lintas sektor.

Kesiapan infrastruktur, sumber air, serta fasilitas publik harus menjadi perhatian apabila terjadi peningkatan dampak material vulkanik.

Sektor transportasi, khususnya aktivitas pelayaran di kawasan Selat Sunda, juga perlu terus dipantau sesuai kewenangan lembaga terkait.

“Kita harus belajar dari erupsi sebelumnya. Mitigasi dan kesiapsiagaan adalah kunci,” ujarnya.

Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

Mukhlis Basri menekankan bahwa penanganan kebencanaan membutuhkan kerja bersama.

Pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga kebencanaan, aparat, serta masyarakat harus berada dalam satu sistem koordinasi.

Ia juga meminta masyarakat untuk tetap mengandalkan informasi resmi apabila membutuhkan perkembangan situasi terkini.

Kecepatan informasi harus berjalan seiring dengan akurasi.

Dalam kondisi kebencanaan, satu informasi yang tidak benar dapat memicu kepanikan, sementara informasi resmi yang cepat dan terukur dapat membantu masyarakat mengambil langkah keselamatan secara tepat.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama,” tegas Mukhlis Basri.

Masyarakat Lampung diimbau untuk terus memantau perkembangan situasi melalui kanal resmi BMKG, PVMBG, BPBD, dan pemerintah daerah serta mengikuti arahan petugas apabila terdapat perubahan kondisi di lapangan. (oking)

Sumber: Keterangan Anggota DPR RI Komisi V Drs. H. Mukhlis Basri, hasil koordinasi yang disampaikan dengan BMKG dan Basarnas, serta data dan informasi yang disampaikan dalam rilis pada Minggu, 6 September 2026.

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Bogor Ziarah TMP Pondok Rajeg Jelang HUT ke-81 TNI

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor melaksanakan ziarah TMP Pondok Rajeg, Cibinong, dalam agenda ziarah nasional menjelang HUT ke-81 TNI.Ziarah nasional itu dilakukan untuk mengenang jasa pahlawan menjelan

Pemkab Bogor Perkuat Pelestarian Musik Tradisi Lewat Festival Sangitaloka

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Pemerintah Kabupaten Bogor memperkuat pelestarian musik tradisi melalui Festival Sangitaloka.Atas arahan Bupati Bogor, Pemkab Bogor melalui Dinas Kebudayaan terus mendorong pelestarian dan pemajuan kebudayaan daerah. Upaya tersebut disampaikan dalam pemberitaan mengenai

Kabupaten Bogor Jadi Titik Temu Peternak

KABUPATEN BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Kabupaten Bogor menjadi titik temu peternak dari berbagai daerah melalui Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026.Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Asosiasi Peternak dan Penggemar Sapi Indonesia (APPSI) menghadirkan Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026.T

Kontes Sapi APPSI Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM Bogor

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Kontes Sapi APPSI membuka peluang ekonomi bagi UMKM Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Asosiasi Peternak dan Penggemar Sapi Indonesia (APPSI).Judul berita menyebut bahwa kontes tersebut membuka peluang eko

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Gairahkan Peternakan Rakyat

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 menjadi agenda kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor dan Asosiasi Peternak dan Penggemar Sapi Indonesia (APPSI).Berita sumber bertanggal 3 Oktober 2026 menyebut kolaborasi tersebut dalam penyelenggaraan Kontes Sapi APPSI Piala Presid

 

ARTIKEL TERKAIT