Tim Ekspedisi Patriot IPB dan Pemprov Papua Selatan Dorong Percepatan Pembentukan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih 2026

PAPUA, JURNALISWARGA.ID – Tim Ekspedisi Patriot IPB Kementerian Transmigrasi (Kementrans) 2026 bersama Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan mendorong percepatan pembentukan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Papua Selatan. Penguatan kelembagaan ini diharapkan dapat memperkuat layanan pengawasan dan sertifikasi benih sekaligus mendukung kemandirian benih di Papua Selatan.

Pertemuan koordinasi ini dihadiri unsur pemerintah provinsi, Tim Ekspedisi Patriot IPB Kementrans dari sejumlah kelompok yang bertugas di Salor, serta tenaga teknis yang berpengalaman dalam pengawasan benih tanaman. Para peserta membahas kebutuhan layanan pengawasan dan sertifikasi benih di Papua Selatan serta pilihan kelembagaan untuk memperkuat layanan tersebut.

Salah satu opsi yang dibahas ialah membentuk balai khusus di tingkat provinsi. Kelembagaan ini diharapkan dapat memberi landasan yang lebih terarah bagi pelaksanaan pengawasan dan sertifikasi benih. Peserta juga membahas langkah alternatif apabila pembentukan BPSB Provinsi Papua Selatan belum dapat segera diwujudkan.

Para peserta sepakat mendorong percepatan pembentukan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Provinsi Papua Selatan. Apabila pembentukan balai tersendiri belum dapat dilakukan dalam waktu dekat, alternatif yang dibahas adalah menambahkan tugas pokok dan fungsi pengawasan serta sertifikasi benih ke dalam balai benih induk. Kedua pilihan tersebut menjadi bahan tindak lanjut kelembagaan sesuai dengan kebutuhan dan proses yang berlaku di daerah.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Terima Pimpinan MPR di Istana Merdeka 2023

Kesepakatan ini menjadi pijakan bagi tindak lanjut bersama. Peserta mendorong percepatan pembentukan BPSB Provinsi Papua Selatan atau penguatan balai benih induk melalui penambahan tupoksi yang relevan. Kedua opsi tersebut diarahkan untuk memperkuat layanan perbenihan dan mendukung upaya Papua Selatan membangun kemandirian benih.

Pembahasan juga menempatkan kemandirian benih sebagai arah penting bagi penguatan sektor pertanian di Papua Selatan. Kemandirian benih memerlukan dukungan kelembagaan yang mampu mengawal mutu dan kelayakan benih melalui fungsi pengawasan dan sertifikasi. Karena itu, pembentukan BPSB atau penguatan fungsi serupa pada balai benih induk dipandang sebagai langkah yang perlu didorong agar layanan perbenihan dapat berkembang sesuai kebutuhan daerah.

Pengawasan dan sertifikasi benih menjadi bagian dari upaya menjaga mutu benih yang beredar dan digunakan dalam kegiatan budidaya. Dengan fungsi tersebut ditata secara jelas, pemerintah daerah memiliki dasar kelembagaan untuk menjalankan layanan perbenihan secara lebih terarah. Penguatan ini juga diharapkan dapat mendukung petani dalam memperoleh benih yang memenuhi persyaratan, sekaligus mendorong kapasitas perbenihan lokal.

Baca Juga:  Rahmad Sukendar Demo di Kejaksaan Agung, Laporkan Dugaan Seleksi JPT Tertutup di Kabupaten Serang

Pertemuan dihadiri Paino, S.IP., M.T., Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan; Prof. Dr. Muhamad Syukur, Ketua Tim Ekspedisi Patriot IPB Kelompok 9 Salor; Dr. Zulfikar Damaralam Sahid, Ketua Tim Ekspedisi Patriot IPB Kelompok 8 Salor; dan Dr. Astryani Rosyad, Ketua Tim Ekspedisi Patriot IPB Kelompok 2 Salor. Hadir pula Abas Alibasyah, S.P., Pengawas Benih Tanaman Ahli Madya di Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi, serta Langgeng Muhono, SP, MP, Pengawas Benih Tanaman Ahli Madya pada Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian.

Melalui pertemuan ini, Tim Ekspedisi Patriot IPB dan Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan mendorong agar kebutuhan kelembagaan pengawasan dan sertifikasi benih ditindaklanjuti. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat layanan perbenihan di daerah dan menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk mendukung kemandirian benih Papua Selatan.(RED)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

The 5th International Conference on Tropical Biology

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - The 5th International Conference on Tropical Biology tercantum dalam feed berita Pemerintah Kota Bogor pada 5 Oktober 2026. Judul berita tersebut menyertakan nama Dedie Rachim serta frasa “Inovasi Ciptakan Solusi”.Informasi pada item RSS tidak memuat uraian lebih lanjut men

Panen Raya Katulampa Dukung Swasembada Pangan

KATULAMPA, JURNALISWARGA.ID - Panen raya di Katulampa disebut mendukung swasembada pangan.Panen Raya untuk Swasembada PanganInformasi tersebut tercantum dalam item berita Pemerintah Kota Bogor yang dipublikasikan pada 5 Oktober 2026 pukul 14.25.10 GMT. Judul berita menyebut lokasi kegiatan di Katula

The 5th International Conference on Tropical Biology, Dedie Rachim

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - The 5th International Conference on Tropical Biology menjadi judul berita yang mencantumkan nama Dedie Rachim dan frasa “Inovasi Ciptakan Solusi”.Dedie Rachim dalam Judul Konferensi Tropical BiologyItem RSS ini memuat judul “The 5th International Conference on Tropical Biol

Dukung Kemandirian Pertanian, Ekspedisi Patriot IPB Melatih Petani Padang Raharja Produksi Benih Cabai 2026

MERAUKE, JURNALISWARGA.ID — Kemandirian benih menjadi fokus Tim 9 Ekspedisi Patriot IPB Kementerian Transmigrasi 2026 dalam mendampingi petani di Kampung Padang Raharja, Distrik Malind,...

Rahmad Sukendar Soroti Sosok Jenderal Suyudi yang Humanis dan Dekat dengan Masyarakat 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menyoroti sosok Jenderal Pol Suyudi Ario Seto yang dikenal humoris, tegas, supel, rendah hati,...

 

ARTIKEL TERKAIT