Kemarau 6 Bulan, Tim Ekspedisi Patriot IPB Buka Jalur Air 3 Km

Gotong royong petani, TNI AD dan Tim Ekspedisi Patriot IPB menjaga harapan panen padi IPB 9G di tengah kekeringan.

PADANG RAHARJA, MERAUKE (JURNALISWARGA.ID) — Ketika kemarau panjang membuat sumber air semakin sulit ditemukan, harapan untuk mempertahankan tanaman padi tidak ikut mengering.

Di Kampung Padang Raharja, Kawasan Transmigrasi Salor, Kabupaten Merauke, petani bersama Tim Ekspedisi Patriot IPB Tim 8 dan Tim 9, TNI AD, serta anggota Ekspedisi Patriot dari kelompok lain turun langsung membuka jalur air sepanjang 3 kilometer menuju lahan demplot padi.

Gotong royong yang dilakukan pada Senin, 26 Oktober 2026, tersebut menjadi ikhtiar bersama untuk memastikan tanaman padi tetap mendapatkan pasokan air di tengah kemarau yang telah berlangsung lebih dari enam bulan.

Tim Ekspedisi Patriot IPB bersama petani dan TNI AD membuka jalur air untuk demplot padi IPB 9G di Padang Raharja

Jalur air itu dibuat dengan menghubungkan sumber air yang masih tersedia menuju lahan demplot seluas 2 hektare yang ditanami padi gogo varietas IPB 9G Garuda.

Bagi petani Padang Raharja, jalur tersebut bukan sekadar saluran air. Ia menjadi jalan untuk mempertahankan harapan agar tanaman yang sedang diuji coba dapat tumbuh dan memberikan hasil.

Saluran Irigasi Mengering, Sumber Air Semakin Terbatas

Kemarau panjang di Kawasan Transmigrasi Salor memberikan tekanan besar terhadap lahan pertanian.

Saluran irigasi primer maupun sekunder ikut mengering. Kondisi tersebut membuat pengairan lahan demplot menjadi tantangan tersendiri, sementara sumber air yang masih tersedia jumlahnya terbatas.

Di tengah kondisi itu, petani tidak tinggal diam.

Bersama Tim Ekspedisi Patriot IPB dan TNI AD, mereka bergotong royong membuka jalur air agar pasokan air dapat diarahkan ke lahan pertanian.

Semangat gotong royong tersebut menjadi gambaran bahwa pengembangan pertanian di kawasan transmigrasi tidak hanya membutuhkan teknologi dan varietas unggul, tetapi juga kerja bersama masyarakat di lapangan.

Baca Juga:  Puan: Rayakan Imlek dengan Sukacita dan Rasa Kepercayaan RI Bisa Bangkit dari Pandemi

Tim Ekspedisi Patriot IPB bersama petani dan TNI AD membuka jalur air untuk demplot padi IPB 9G di Padang Raharja

IPB 9G, “Padi Amfibi” untuk Lahan Kering dan Sawah

Demplot Padang Raharja menjadi lokasi uji coba padi gogo varietas IPB 9G, yang juga dikenal sebagai IPB Garuda.

Uji coba tersebut dilakukan oleh Ekspedisi Patriot IPB Kementerian Transmigrasi Tim 8, yang diketuai Dr. Zulfikar Damaralam Sahid, bersama Tim 9 yang diketuai Prof. Dr. Muhamad Syukur.

IPB 9G memiliki karakter yang menarik karena dapat dibudidayakan pada dua kondisi lahan, yakni lahan kering maupun lahan sawah.

Varietas tersebut berpotensi menghasilkan hingga 9 ton per hektare di lahan kering dan mencapai 12 ton per hektare di lahan sawah.

Kemampuannya beradaptasi pada dua kondisi lahan tersebut membuat IPB 9G dikenal dengan julukan “padi amfibi”.

Karakter inilah yang diharapkan dapat menjawab sebagian tantangan pertanian di kawasan transmigrasi yang memiliki kondisi lahan dan ketersediaan air yang tidak selalu sama sepanjang musim.

80 Petani Sudah Diperkenalkan dengan IPB 9G

Sebelum uji coba di lahan demplot, Tim Ekspedisi Patriot telah memperkenalkan varietas IPB 9G kepada petani melalui pelatihan Budidaya dan Produksi Benih Padi Varietas IPB 9G.

Pelatihan tersebut diikuti 40 petani dari Kampung Kumbe dan 40 petani dari Kampung Padang Raharja.

Antusiasme para petani menunjukkan adanya harapan terhadap varietas tersebut untuk dikembangkan di Kawasan Transmigrasi Salor.

Para petani berharap IPB 9G mampu tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga nantinya tidak hanya berhenti sebagai tanaman uji coba di lahan demplot.

Tim Ekspedisi Patriot IPB bersama petani dan TNI AD membuka jalur air untuk demplot padi IPB 9G di Padang Raharja

Dari Demplot Menuju Kemandirian Petani

Keberhasilan demplot seluas dua hektare tersebut diharapkan dapat menjadi sekolah lapangan bagi petani.

Baca Juga:  Sasaran Fisik dan Non Fisik Selesai, Persiapan Penutupan TMMD Sengkyung Tahap III di desa Jati, Kec. Gatak, Sukoharjo.

Jika hasil uji coba menunjukkan performa yang baik, petani dapat belajar secara langsung mengenai teknik budidaya, pengelolaan tanaman dan produksi benih IPB 9G.

Harapannya, varietas tersebut kemudian dapat diperluas ke berbagai wilayah di Kawasan Salor hingga Kabupaten Merauke.

Pengembangan varietas yang mampu beradaptasi pada lahan kering juga dinilai penting dalam menghadapi tantangan perubahan musim dan keterbatasan sumber air.

Bagi petani, keberhasilan bukan hanya dihitung dari berapa ton gabah yang dihasilkan dalam satu musim. Lebih jauh, keberhasilan demplot diharapkan dapat membuka peluang peningkatan produktivitas, pendapatan dan kemandirian petani.

Tiga Kilometer Jalur Air, Satu Harapan untuk Panen

Di bawah teriknya kemarau, petani, TNI AD dan Tim Ekspedisi Patriot IPB memilih untuk bergerak bersama.

Tiga kilometer jalur air yang dibuka mungkin terlihat sederhana. Namun bagi tanaman padi yang membutuhkan air untuk tumbuh, jalur tersebut menjadi sangat berarti.

Dari Padang Raharja, sebuah harapan sedang diuji: apakah varietas IPB 9G mampu menjadi salah satu pilihan untuk pertanian di kawasan yang menghadapi keterbatasan air?

Jawabannya akan terlihat dari pertumbuhan tanaman dan hasil panen demplot.

Jika berhasil, uji coba ini bukan hanya menjadi keberhasilan satu lahan pertanian. Ia dapat menjadi awal dari penyebaran teknologi dan varietas kepada lebih banyak petani di Merauke.

Pada akhirnya, upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat kemandirian benih, meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung swasembada beras di Merauke.

Bagus Karyo Widhiasto

JurnalisWarga.id — Dari Warga, Untuk Indonesia.

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Siruaya Utamawan, S.E., M.M., CACP., AAAK. Terpilih Sebagai Ketua Umum FSP KEP KSPI Masa Bhakti 2026–2031

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Siruaya Utamawan, S.E., M.M., CACP., AAAK. resmi terpilih dan ditetapkan sebagai Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan (FSP...

BPI KPNPA RI Apresiasi Kapolda Jambi Irjen Pol Widodo, Rahmad Sukendar: Berantas PETI, Jangan Ada Pembiaran! 2026

JAMBI , JURNALISWARGA.ID – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Dr. (H.C.) TB Rahmad...

Hadapi Tantangan Kota Global, Anak Muda Jakarta Perlu Keahlian dan Visi Masa Depan 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id - Hadapi Tantangan Kota Global, Anak Muda Jakarta Perlu Keahlian dan Visi Masa Depan 2026, di Gedung Dewan Perkebunan Rakyat Daerah (DPRD)...

Ekspedisi Patriot IPB Latih 80 Petani Merauke Produksi Benih Padi Bersertifikat

Merauke, JURNALISWARGA.ID — Tim 8 dan 9 Ekspedisi Patriot IPB Kementerian Transmigrasi menyelenggarakan Pelatihan dan Bimbingan Teknis Budidaya dan Produksi Benih Padi IPB 9G...

BPI KPNPA RI Soroti Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat dalam Bisnis Minyak Ilegal di Jambi, Rahmad Sukendar Siap Temui Kapolda 2026

JAMBI, JURNALISWARGA.ID – Pernyataan tegas Kapolda Jambi Irjen Pol Widodo terhadap anggota Polri yang terlibat dalam aktivitas ilegal mendapat perhatian Badan Peneliti Independen Kekayaan...

 

ARTIKEL TERKAIT