BAKTI Komdigi Percepat Perbaikan Kabel Laut, Akses Internet Dioptimalkan 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mempercepat proses restorasi kabel optik bawah laut Palapa Ring Tengah pada segmen Melonguane–Morotai. BAKTI Komdigi Percepat Perbaikan Kabel Laut, Akses Internet Dioptimalkan 2026

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah potensi gangguan yang lebih luas terhadap layanan telekomunikasi di sejumlah wilayah kepulauan di bagian utara Sulawesi Utara.

BAKTI Komdigi menegaskan, kerusakan yang terjadi berupa putus sebagian serat optik dan bukan merupakan putus total jaringan. Pemerintah melakukan perbaikan lebih awal sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keberlangsungan konektivitas masyarakat.

Plt. Direktur Infrastruktur BAKTI Komdigi Darien Aldiano mengatakan, pemerintah memahami dampak yang dirasakan masyarakat di wilayah terdampak dan memastikan seluruh tim terus bekerja mempercepat pemulihan infrastruktur telekomunikasi tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat terdampak di Kepulauan Sangihe, Talaud, dan Sitaro. Kami memastikan seluruh tim bekerja maksimal di lapangan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur vital ini demi terwujudnya konektivitas yang berkualitas di seluruh pelosok Indonesia,” ujar Darien di Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan teknis, anomali pada jalur kabel bawah laut tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas tektonik setelah gempa bumi bermagnitudo 5,7 pada 26 Mei 2026 dan sejumlah gempa kuat yang dirasakan di sekitar segmen Melonguane–Morotai.

Kerusakan terdeteksi berada di kedalaman sekitar 3.400 meter dengan jarak kurang lebih 95 kilometer dari Terminal Station (TS) Morotai. Kondisi laut dalam tersebut membuat proses restorasi membutuhkan kapal khusus yang memiliki kemampuan deep-sea cable laying and jointing.

Baca Juga:  Presiden Terima Pansel Pemilihan Calon Anggota Dewan Komisioner OJK

Adapun wilayah yang terdampak langsung meliputi Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan pusat layanan di Tahuna, Kabupaten Kepulauan Talaud di Melonguane, serta Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) di Ondong Siau.

286 Titik Akses Internet Dioptimalkan

Untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan telekomunikasi selama proses restorasi, BAKTI Komdigi melakukan langkah mitigasi dengan mengoptimalkan 286 titik layanan akses internet eksisting yang telah beroperasi di wilayah terdampak.

Sebanyak 106 titik berada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, 48 titik di Kabupaten Kepulauan Sitaro, dan 132 titik di Kabupaten Kepulauan Talaud. Seluruh titik tersebut dioptimalkan dengan dukungan konektivitas satelit SATRIA-1.

Optimalisasi dilakukan melalui peningkatan kapasitas bandwidth sesuai kebutuhan masing-masing lokasi, dengan kapasitas yang ditingkatkan secara bertahap hingga 50 Mbps, 100 Mbps, dan 150 Mbps.

Tim teknis juga terus melakukan pemantauan terhadap pengalaman pengguna atau user experience untuk memastikan aktivitas browsing dan komunikasi digital masyarakat tetap dapat berjalan secara optimal selama proses perbaikan.

Layanan akses internet BAKTI selama ini telah ditempatkan di berbagai fasilitas publik, seperti kantor pemerintahan, sekolah, puskesmas dan rumah sakit, serta lokasi yang berkaitan dengan pertahanan dan keamanan.

Dengan optimalisasi kapasitas pada titik-titik akses internet yang telah tersedia, masyarakat diharapkan tetap dapat memanfaatkan layanan konektivitas digital untuk mendukung aktivitas komunikasi dan pelayanan publik.

Perbaikan Ditargetkan Rampung 11 Agustus

Percepatan restorasi dilakukan melalui koordinasi lintas instansi yang melibatkan Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi, BAKTI Komdigi, Balai Monitoring Spektrum Frekuensi, PT Len Telekomunikasi Indonesia, PT Surveyor Indonesia, penyelenggara telekomunikasi, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Baca Juga:  Tiga Tahun Kepemimpinan Bupati Arif Sugiyanto, Kebumen Berhasil Raih 58 Penghargaan Tingkat Nasional

Dalam koordinasi tersebut, berbagai aspek teknis, operasional, administrasi, mitigasi layanan, hingga komunikasi publik dibahas secara menyeluruh. Pemerintah juga telah menetapkan pembaruan jadwal kerja atau Plan of Work untuk memastikan proses restorasi berjalan terukur.

Berdasarkan jadwal tersebut, kapal perbaikan dijadwalkan bergerak dari Bitung menuju Morotai pada 28 Juli 2026, setelah seluruh persiapan dokumen administrasi dan izin pelayaran diselesaikan.

Periode kritis pemutusan layanan selama pengerjaan teknis diperkirakan berlangsung sekitar 12 hari. Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, layanan ditargetkan kembali pulih sepenuhnya atau Ready for Service pada 11 Agustus 2026.

BAKTI Komdigi memastikan perkembangan proses restorasi akan disampaikan secara berkala melalui kanal komunikasi resmi. Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan operator seluler juga terus dilakukan untuk memastikan proses perbaikan berlangsung aman dan lancar.

Langkah percepatan restorasi sekaligus optimalisasi ratusan titik akses internet tersebut menunjukkan upaya pemerintah menjaga konektivitas digital masyarakat di wilayah kepulauan. Dengan mitigasi yang dilakukan selama proses perbaikan, masyarakat diharapkan tetap memperoleh akses komunikasi dan internet untuk mendukung kebutuhan pendidikan, pelayanan publik, pemerintahan, serta aktivitas ekonomi.(Red/nR)

Sumber informasi: klik disini >>> Siaran Pers BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), 23 Juli 2026.

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang Nataru

Baca Juga:Pemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang NataruPemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang NataruIkuti JurnalisWarga.id: Facebook JurnalisWarga.id Market JurnalisWargaTemukan produk dan usaha...

Pemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang Nataru

Pemprov Kepri memastikan pasokan gas aman menjelang Natal dan Tahun Baru.

Pemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang Nataru

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memastikan pasokan gas menjelang Natal dan Tahun Baru atau Nataru berada dalam kondisi aman. Kepastian tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi periode perayaan dan libur akhir tahun, ketika kebutuhan energi masyarakat berpotensi mengalami perubahan.Inform

Pemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang Nataru

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memastikan pasokan gas menjelang Natal dan Tahun Baru atau Nataru berada dalam kondisi aman. Jaminan tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi periode perayaan dan libur akhir tahun, ketika kebutuhan energi masyarakat berpotensi mengalami perubahan.Informas

Title Pemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang Nataru Content Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memastikan pasokan gas menjelang Natal dan Tahun Baru atau...

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memastikan pasokan gas menjelang Natal dan Tahun Baru atau Nataru berada dalam kondisi aman. Jaminan tersebut disampaikan sebagai bagian dari persiapan menghadapi periode perayaan dan libur akhir tahun, ketika aktivitas masyarakat serta kebutuhan energi berpotensi

 

ARTIKEL TERKAIT