Bupati Bogor Perkuat Keamanan Siber, Jaring Komunikasi Sandi Diperkuat 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.IDPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat sistem keamanan komunikasi pemerintahan untuk menghadapi meningkatnya risiko dan ancaman siber di tengah percepatan transformasi digital.Bupati Bogor Perkuat Keamanan Siber, Jaring Komunikasi Sandi Diperkuat 2026

Upaya tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi Jaring Komunikasi Sandi Tahun 2026 yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor di Hotel Rizen Premiere, Cisarua, Kamis (20/8/2026).

Rakor diikuti jajaran perangkat daerah dan kecamatan di lingkungan Pemkab Bogor dengan menghadirkan narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah memperkuat koordinasi, sinergi, serta kesiapan aparatur dalam menjaga keamanan informasi dan komunikasi kedinasan.

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, mengatakan perkembangan teknologi informasi memberikan banyak kemudahan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Namun, kemajuan tersebut juga menghadirkan tantangan baru berupa meningkatnya risiko terhadap keamanan informasi.

“Keberadaan jaring komunikasi sandi menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung terwujudnya komunikasi pemerintahan yang aman, efektif, dan terpercaya,” ujar Bambang.

Perkuat Koordinasi hingga Kecamatan

Menurut Bambang, rakor tersebut diarahkan untuk membangun pemahaman yang sama mengenai penyelenggaraan jaring komunikasi sandi sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah kabupaten dan seluruh kecamatan.

Baca Juga:  Kalapas IIA Kendari Membuka Kegiatan Rehabilitasi Pemasyarakatan Di Aula Lapas Kelas IIA Kendari

Penguatan tersebut dinilai penting karena keamanan informasi tidak hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah, tetapi membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh aparatur pemerintahan.

Para peserta juga didorong memahami pentingnya menjaga informasi dalam pelaksanaan tugas pemerintahan sehari-hari. Hasil rakor selanjutnya diharapkan dapat diterapkan di masing-masing kecamatan sesuai tugas dan kewenangan.

Pemkab Bogor juga mengapresiasi BSSN yang turut memberikan wawasan mengenai persandian dan keamanan informasi. Materi tersebut diharapkan meningkatkan kapasitas aparatur dalam menghadapi perkembangan ancaman keamanan siber.

Pemerintahan Digital Harus Diiringi Keamanan

Dalam kesempatan yang sama, Sandiman Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah, Sri Boentaran, menyampaikan materi bertajuk “Membangun Sistem Komunikasi Sandi yang Tangguh di Era Ancaman Siber.”

Ia menekankan bahwa transformasi menuju pemerintahan digital harus berjalan seiring dengan penguatan sistem keamanan.

Empat aspek menjadi perhatian, yakni perkembangan pemerintahan digital, tren keamanan siber, pentingnya pengamanan komunikasi, serta urgensi Pusat Komunikasi dan Hubungan Sandi (PKHS).

Baca Juga:  Kasat Binmas Polres Bogor AKP Hendra Kurnia Selaku Polisi RW Menyambangi Warga Di Kecamatan Gunung Putri 2023

Menurut Sri, penggunaan teknologi dalam komunikasi kedinasan harus dibarengi perlindungan informasi yang memadai agar pertukaran data dan informasi pemerintahan tetap aman serta dapat dipercaya.

“Komunikasi pemerintahan harus diamankan. Jangan sampai kemudahan teknologi justru membuka ruang terhadap berbagai ancaman keamanan informasi,” tegasnya.

Penguatan sistem komunikasi sandi juga diharapkan mampu menjaga kelancaran pertukaran informasi kedinasan yang bersifat penting dan strategis.

Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Pemkab Bogor menegaskan rakor tersebut tidak boleh berhenti sebagai forum koordinasi. Setiap hasil pembahasan diharapkan diterjemahkan menjadi langkah nyata di lingkungan perangkat daerah dan kecamatan.

Dengan koordinasi yang semakin kuat serta meningkatnya kesadaran aparatur terhadap keamanan informasi, Pemkab Bogor berkomitmen membangun komunikasi pemerintahan yang aman, efektif, dan terpercaya.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di tengah semakin luasnya pemanfaatan teknologi digital.(nR)

Sumber: klik disini>>>> Rilis Berita Diskominfo Kabupaten Bogor, Kamis, 20 Agustus 2026, Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Prof. Henry Desak Penegakan Hukum Utamakan Pembinaan, Bukan Penjara 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyerukan agar penegakan hukum dalam perkara yang berkaitan dengan persoalan administratif tetap mengedepankan keadilan, proporsionalitas,...

Tubagus Rahmad Sukendar, Tokoh Banten yang Konsisten Mengawal Pemberantasan Korupsi dan Pengawasan Anggaran Negara

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Nama Tubagus Rahmad Sukendar, yang akrab disapa Kang Tb Sukendar, dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat Banten yang selama lebih dari...

Ketua APUDSI Kabupaten Bogor Apresiasi Penjaringan Calon BPD 2026

TAMANSARI, JURNALISWARGA.ID — Partisipasi masyarakat dalam proses penjaringan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mendapat apresiasi dari Ketua Majelis Kesejahteraan Daerah Asosiasi Pelaku Usaha...

Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan, IHC RS Pertamina Prabumulih Terima Kunjungan RS Muhammadiyah Palembang.

PRABUMULIH – RS Pertamina Prabumulih terus memperkuat jejaring dan kolaborasi dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat....

BPI KPNPA RI Soroti Penegakan Hukum di Kabupaten Bogor 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Bogor menyoroti perkembangan penegakan hukum di Kabupaten...

 

ARTIKEL TERKAIT