BerandaBogorBupati Bogor Resmikan Kelder Air Cibinong Sebagai Cagar Budaya

Bupati Bogor Resmikan Kelder Air Cibinong Sebagai Cagar Budaya

Author

Date

Category

Cibinong, Jurnaliswarga.id — Menjelang malam pergantian tahun, Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor meresmikan Kelder Air Cibinong sebagai Cagar Budaya. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti yang berlangsung di kawasan Kelder Air Cibinong, Jalan Raya Jakarta–Bogor, Kecamatan Cibinong, Rabu (31/12/2025).

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa Kelder Air Cibinong merupakan bagian penting dari sejarah bangsa, khususnya sebagai sumber mata air kehidupan yang memiliki peran strategis sejak masa awal pemerintahan Indonesia.

“Kelder Air Cibinong adalah sumber mata air kehidupan yang menghubungkan Istana Bogor dan Istana Merdeka Jakarta. Ini adalah jejak sejarah yang sangat berharga dan harus kita jaga bersama,” ungkap Rudy Susmanto.

Bupati Bogor Resmikan Kelder Air Cibinong Sebagai Cagar Budaya Ia menegaskan, keberadaan Kelder Air Cibinong memiliki nilai historis yang sangat tinggi. Sejak masa awal pemerintahan bangsa Indonesia, para pemimpin dan masyarakat telah menikmati sumber air dari kawasan Ciburial yang dialirkan melalui sistem overloop kelder. Hingga saat ini, mata air tersebut masih dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor, Kota Bogor, hingga wilayah Jakarta.

“Dengan ditetapkannya Kelder Air Cibinong sebagai Cagar Budaya, kita ingin memastikan agar kebermanfaatannya terus dirasakan oleh anak cucu kita di masa depan. Tidak hanya memiliki nilai sejarah dan budaya, tetapi juga mendukung keberlangsungan kehidupan masyarakat serta pergerakan perekonomian,” tegasnya.

Bupati Bogor Resmikan Kelder Air Cibinong Sebagai Cagar BudayaDalam kesempatan tersebut, Rudy Susmanto juga menjelaskan bahwa sistem kelder air ini berfungsi sebagai pembagi aliran air dari kaki Gunung Salak. Aliran air ke arah kanan menuju Istana Bogor, sementara ke arah kiri menuju Jakarta dan Istana Negara, melalui Kelder 2 di Cibinong dan Kelder 3 di kawasan Pasar Rebo.

“Walaupun Istana Negara berada di Jakarta, air yang pertama kali diminum berasal dari kaki Gunung Salak di Kabupaten Bogor. Karena itu, tempat ini kita tetapkan sebagai cagar budaya agar sumber air tetap terjaga, tidak dialihfungsikan, dan terus membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.(Red)

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Linda Barbara

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vestibulum imperdiet massa at dignissim gravida. Vivamus vestibulum odio eget eros accumsan, ut dignissim sapien gravida. Vivamus eu sem vitae dui.

Recent posts

Lewat ke baris perkakas