BUPATI JEPARA H. DIAN KRISTIANDI S.SOS RESMIKAN MAKAM TUNGGAL WULUNG DALAM ACARA NAPAK TILAS PEWARNA INDONESIA

JURNALISWARGA.ID, Jepara – Perjalanan pertama Napak Tilas Pewarna Indonesia dimulai pada Peresmian Makam Tunggul Wulung, Jepara, Selasa (29/3/2022). Acara yang dimulai pukul 08:30 pagi ini turut juga dihadiri oleh masyarakat Bondo. Sesuai dengan tema yang diusung Pewarna (Persatuan Wartawan Nasrani) Indonesia yaitu ‘Merevitalisasi Nilai-Nilai Luhur Budaya Bangsa dan Menyongsong Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” ini, peresmian makam Tunggul Wulung bertujuan untuk mengingat kembali sejarah yang dilakukan oleh Tunggul Wulung dalam hal beragama.

Bupati Jepara, Dian Kristiandi, S.Sos ikut hadir dalam penandatanganan prasasti, peresmian hingga tabur bunga bersama Djajang selaku ketua panitia Napak Tillas, Yusuf Mujiono selaku Ketua Umum (Ketum) Pewarna Indonesia, Antonius Nathan selaku pengarah dan Pdt. Edi Cahyono selaku Sekretaris Umum (Sekum) Sinode Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ).

“Kami berterima kasih kepada tim Pewarna yang hari ini melakukan suatu proses Napak Tilas mengenang jasa-jasa beliau dari sisi kepahlawanan. Semoga dengan dibangunnya atau direnovasinya kembali makam ini akan lebih bisa dikenal oleh generasi-generasi yang akan datang bahwa makam Tunggul Wulung ini atau sosok Tunggul Wulung itu menjadi salah satu pejuang di negara kita”, ucap Dian Kristiandi bupati yang dilantik secara resmi pada 2 Juni 2020.

Baca Juga:  Ketua Pewarna Jabar Kefas Hervin Devananda : Keterbukaan Informasi Publik Tidak Bisa di Bendung

Lebih lanjut, Dian menjelaskan mengapa literasi mengenai Tunggu Wulung disamarkan bahkan tidak dituliskan. Menurut Dian, karena hal ini merupakan salah satu upaya perjuangan mereka saat itu untuk mempertahankan dan mewujudkan kemerdekaan demi keutuhan NKRI.

“Dari sisi ini, meski kita harus sadari bahwa sekarang, meski harus kita pahamkan kepada generasi-generasi pemuda kita. Literasi merupakan bagian yang penting agar supaya tidak ada lagi perbedaan yang mendalam’, ujar Dian

Baca Juga:  RAKERNAS PEWARNA INDONESIA DI BUKA PEMBEKALAN SOSIALISASI 4 PILAR OLEH WAKIL KETUA MPR DR. AHMAD BASARAH, SH., MH.

Dian berpendapat juga, Kyai Tunggul Wulung kalo dilihat dari perspektif religi beliau merupakan milik saudara-saudara Nasrani sedangkan jika dalam perspektif kepahlawanan maka beliau adalah milik bangsa Indonesia.
Dengan hal inilah, Dian sangat menyambut baik Napak Tilas merupakan suatu kegiatan untuk mempelajari dan mengetahui warisan budaya Indonesia sehingga bisa terus melestarikan dan menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia. “Bung Karno juga pernah mengatakan bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati para pahlawannya”, tegas Dian

Di depan masyarakat Bondo, Dian bangga bahwa Jepara merupakan daerah yang sangat luar biasa dalam menghargai keberagaman maka tidak heran dalam satu dusun terdapat lima agama besar di Indonesia dan kepercayaan lain masyarakat yang berkumpul menjadi satu dan tidak ada persoalan.

“Inilah patut kita syukuri bahwa keberagaman ini merupakan sebuah keindahan”, ucap Dian (Red*)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Rudy Dorong Idul Adha Tanpa Sampah Plastik, Publik Apresiasi Langkah Hijau Pemkab Bogor 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus memperkuat komitmen menjaga lingkungan hidup melalui gerakan pengurangan sampah plastik...

Rudy Susmanto Pastikan 203 Petugas Kawal Kesehatan Hewan Kurban di 1.339 Titik Pemotongan Bogor

CIBINONG, Jurnaliswarga.id – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus memperkuat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha...

Korban Jari Putus Tagih Keadilan, Publik Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Bogor 2026

KOTA BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Kasus dugaan penganiayaan berat yang menyebabkan seorang perempuan kehilangan ujung jari kelingking di wilayah Tanah Sareal, Kota Bogor, kembali menjadi...

Wamen Nezar Patria Ingatkan Bahaya “Penjajahan Algoritma”, Generasi Muda Diminta Kuasai Teknologi 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengingatkan generasi muda Indonesia untuk waspada terhadap ancaman baru di era digital berupa “penjajahan...

FPPI Kaltim dan Komnas HAM RI Cek Koordinat Lahan KT CAL, Sengketa dengan PT GAM Memanas 2026

BALIKPAPAN, JURNALISWARGA.ID – Sengketa lahan antara Kelompok Tani Cinta Alam Lestari (KT CAL) dan PT Ganda Alam Makmur (PT GAM) kembali memanas setelah Forum...

 

ARTIKEL TERKAIT