Jurnaliswarga.id,Bogor-Puluhan Forum Mahasiswa Bogor mengggelar Demontrasi di Depan Gerbang Pemkab Bogor,Jln Tegar Beriman Cibinong, Jum’at (28/1/2022) pukul 16.00-17.45.

Dalam orasinya para mahasiswa menilai bahwa pemerintah kabupaten hanya memfokuskan pembangunan di Cibinong, padahal beberapa arus jalan seperti Jalan Ciampes Warung Bogor, Jalan Lingkar Dramaga, Jalan Cikuluwung Pamijahan dan jalan-jalan lain mengalami kerusakan yang dapat membahayakan masyarakat dan para pengguna jalanan.

Mahasiswa juga menilai bahwa adanya Mega Proyek senilai 400 Miliar lebih yakni Proyek Cibinong A City Beautiful yang dinilai memakan porsi anggaran cukup besar sehingga alasan refocussinh anggaran yang menyebabkan di tundanya perbaikan jalan-jalan yang rusak, dengan alasan itu menjadi relevan karena dalam Undang-undang No. 22 tahun 2009 mengamanatkan bahwa penyelengga jalan wajib segera memperbaiki jalan-jalan rusak yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

Dalam orasinya, para mahasiswa memberikan kritikan kepada pemerintah kabupaten Bogor melalui Dinas PUPR yang telah melalaikan amanat undang-undang Nomor 22 tahun 2009 berbunyi “apabila belum dapat dilakukan perbailan, maka penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu lalu lintas pada jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Sebelum membubarkan diri pada pukul 17.45, para demonstran menutup kegiatannya dengan membacakan sikap dan Doa sebelum meninggalkan lokasi demo.

Adapun 3 tuntutan Forum Mahasiswa Bogor adalah :
- Segera perbaiki jalan rusak yang ada di Kabupaten Bogor
- Berikan rambu-rambu lalulintas pada jalan yang rusak
- Meminta Bupati Ade Yasin mencopot Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor.

Dalam pantauan awak media group AJWI di lokasi Demo, hingga para demonstran membubarkan diri secara tertib tidak ada perwakilan dari Pemkab yang menemui demontrasi. Di lokasi Demo tanpak mendampingi demo mahasiswa adalah petugas Satpol PP dan Babinsa tanpa terlihat petugas kepolisian berseragam.
Mahasiswa akan kembali melakukan aksinya dua Minggu ke depan di Depan Dinas PUPR Kabupaten Bogor bila tuntutan mahasiswa di abaikan.
Hingga berita ini di tayangkan awak media group AJWI belum mendapatkan keterangan dari pihak-pihak terkait khususnya Pemkab Bogor terkait demo dari forum mahasiswa Bogor.
(Red*)
