Jurnaliswarga.id, Babakan Madang-Warga RW 01 dan RW 06 melakukan kegiatan Gotong Royong (Gorol dalam bahasa Sunda) untuk bersama-sama membersihkan area Tanah Pemakaman Umum (TPU) dan merapihkan jalan masuk ke TPU Tanah Mati di Desa Cijayanti Kecamatan Babakan Madang, Minggu (2/01/2022).

Gotong royong/Gorol sebagai salah satu simbol nilai luhur warisan nenek moyang bangsa Indonesia yang diakui memberikan keuntungan sosial bagi warga serta merekatkan tali persaudaraan antara sesama, dan memiliki sikap persatuan salah satu sebagian contoh kehidupan yang memiliki nilai-nilai luhur dari sila ke tiga Pancasila yang akan membawa arah persatuan. Karena Gotong royong inilah yang merupakan tali pemerkuat bangsa Indonesia.

Gotong royong ini merupakan salah satu bentuk kepedulian warga untuk menjalin kerukunan, dan mempererat tali silaturahmi kekeluargaan antar warga yang sudah terjalin sejak dulu dan merupakan salah satu akar peradaban yang dimiliki oleh bangsa Indonesia dan menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai tersebut sudah selayaknya tetap menjadi pondasi kehidupan dalam hidup bermasyarakat dan bernegara. Walaupun harus kita akui, bahwa kondisi sosial, ekonomi dan politik masyarakat Indonesia saat ini, sangat rentan untuk melunturkan nilai-nilai tersebut. Sudah seharusnya kegiatan gotong royong ini harus kita upayakan secara terus menerus dalam kemajuan zaman. Seperti yang di lakukan oleh Warga RW 01 dan RW 06 Desa Cijayanti Kecamatan Babakan Madang.
“Untuk seluruh warga RW 01 dan 06 kita sangat berharap setiap minggunya bisa meluangkan waktu 1-2 jam kita lakukan gorol di TPU Tanah Mati ini, sebab siapa lagi kalau bukan kita-kita. Saya harap para ketua RT bisa ajak warganya ikut gorol setiap minggunya, dari kita untuk kita lagi” ujarnya Joni Ketua RT 01 RW 06 sekaligus sebagai sekretaris pengurus TPU Tanah Mati.

Sebagai rasa hormat kepada almarhum Bpk. Saja (Pak. Obos) yang mewariskan semangat dalam mengurus dan merawat TPU Tanah Mati ini, sebagai penerusnya ayo kita sama-sama guyub dalam menata Tanah Mati ini agar bisa terawat, tertib, rapih dan nyaman buat yang ziarah serta ucapan terima kasih kepada donatur yang telah menyisihkan rezekinya untuk TPU ini yang di sampaikan oleh Asep Donal Bendahara Pengurus TPU Tanah Mati.
“Bagi warga yang merasa punya ahli kuburnya, silahkan untuk di tengok dan di rapihkan kembali seperti nama dan di tandai supaya tidak tumpang tindih. Kita Lillahi ta’ala bersama-sama dalam menata TPU ini, untuk kita semua dari kita untuk kita” ucapnya.

Bahwa dalam melakukan penataan TPU Tanah Mati sudah di lakukan pembentukan kepengurusan berdasarkan hasil rapat warga, yang nantinya akan di lanjutkan proses pengukuhan pengurus agar melengkapi legalitasnya sebagai pengurus TPU Tanah Mati ini.
Editor: Nimbrod Rungga
Reporter : Suyatno
