BANTEN — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyatakan Provinsi Banten siap menjadi pusat ekosistem industri halal. Kesiapan tersebut, menurutnya, didukung identitas daerah yang kuat serta tradisi ulama dan santri yang telah mengakar di masyarakat.
Pernyataan mengenai industri halal itu disampaikan dalam informasi resmi Pemerintah Provinsi Banten yang dimuat pada 26 September 2026. Dalam keterangannya, Achmad Dimyati menegaskan bahwa Banten memiliki modal sosial dan identitas daerah yang mendukung pengembangan sektor halal.
## Identitas daerah menjadi dasar pengembangan
Wakil Gubernur Banten menyebut moto daerah, “Iman dan Takwa”, sebagai salah satu bagian dari identitas yang memperkuat kesiapan Banten. Selain itu, ia menyoroti tradisi ulama dan santri yang kental di wilayah tersebut.
“Provinsi Banten memiliki tradisi ulama dan santri yang kental,” tegas Achmad Dimyati Natakusumah, sebagaimana dikutip dalam informasi resmi Pemprov Banten.
Pernyataan tersebut menempatkan industri halal sebagai bagian dari arah pengembangan daerah yang berkaitan dengan karakter sosial dan keagamaan Banten. Namun, informasi yang tersedia belum merinci bentuk program, sektor prioritas, target investasi, maupun tahapan pelaksanaannya.
## Belum ada rincian program
Dalam keterangan resmi yang tersedia, Pemprov Banten menyampaikan kesiapan daerah untuk menjadi pusat ekosistem industri halal. Akan tetapi, belum disebutkan secara rinci bidang usaha yang akan dikembangkan, lembaga yang terlibat, ataupun jadwal pelaksanaan program tersebut.
Informasi itu juga belum menjelaskan apakah pengembangan ekosistem industri halal akan mencakup sertifikasi produk, penguatan usaha mikro dan kecil, industri makanan dan minuman, fesyen, pariwisata, atau sektor lainnya. Karena itu, pernyataan Wakil Gubernur Banten untuk saat ini dapat dipahami sebagai penegasan arah dan komitmen daerah.
Pengembangan industri halal di Banten selanjutnya masih memerlukan penjelasan lebih lanjut dari pemerintah daerah mengenai kebijakan, bentuk kolaborasi, serta manfaat yang ditargetkan bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Pemerintah Provinsi Banten menyatakan kesiapan tersebut dengan bertumpu pada identitas daerah, moto “Iman dan Takwa”, serta tradisi ulama dan santri. Rincian kebijakan dan program konkret terkait pusat ekosistem industri halal belum tersedia dalam sumber resmi yang dirujuk.
Market JurnalisWarga
Temukan produk dan usaha pilihan di Market JurnalisWarga.
