Respons Cepat Bupati Bogor Rudy Susmanto Atasi Polemik Jenazah Tertahan di RSUD Ciawi Akibat Tagihan Rp 8 Juta

Bogor, Jurnaliswarga.id– Polemik terkait pasien meninggal dunia yang jenazahnya tertahan di RSUD Ciawi karena tagihan rumah sakit sebesar Rp 8.898.758 viral di media sosial. Kabar ini pertama kali diketahui redaksi tabera.id/jurnaliswarga.id dari Bendahara AJWI, Jasiman Sitorus.

Menanggapi informasi tersebut, awak media jurnaliswarga.id pada Sabtu (5/4/2025) segera mengonfirmasi langsung kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto, S.Si.Melalui pesan WhatsApp, Bupati Rudy memberikan respons cepat dan langsung menghubungi Direktur RSUD Ciawi.

“Siap Bang, monitor Bang. Sudah langsung saya kontak Dirut-nya tadi,” jawab Rudy Susmanto.

Tak hanya itu, Rudy juga membalas komentar di akun Instagram terkait informasi viral tersebut. “Beliau juga sudah comment di IG saya. Terima kasih Bang,” tutupnya.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI) Kabupaten Bogor, Nimbrod Rungga, mengapresiasi langkah cepat yang diambil Bupati Rudy Susmanto.

“Saya sangat mengapresiasi sikap cepat Bupati Bogor Rudy Susmanto yang langsung menelepon Dirut RSUD Ciawi usai menerima laporan dari masyarakat,” ujarnya Sekretaris Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara Kabupaten Bogor.

Baca Juga:  Publik Menanti; Percepatan Infrastruktur dan SDM Jadi Prioritas Pasca Pelantikan Eselon II

Saat ini jenazah almarhumah Novi Liawati warga Kampung Anyar, RT 005 RW 006, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan sudah dapat dibawa pulang oleh keluarga tanpa harus membayar tunggakan sebagaimana yang sempat viral di media sosial.

Menanggapi perbincangan netizen di media sosial, Pimpinan Redaksi Grup Media AJWI menyampaikan bahwa permasalahan telah diselesaikan.

“Tadi saya konfirmasi ke Pak Bupati dan beliau menyampaikan bahwa sudah kontak Dirut RSUD Ciawi. Alhamdulillah keluarga sudah membawa pulang almarhumah tanpa hambatan,” ujarnya.

Sementara itu, akun Facebook Genta Prana Kusumah menulis, “Syukur alhamdulillah sudah ada yang bantu follow-up. Semoga kebaikannya dibalas Allah SWT.” Ia juga menyarankan agar pemerintah daerah menyediakan call center pengaduan.

“Alangkah lebih bagus dibuatkan call center pengaduannya agar cepat tanggap… mohon izin Bang Bup untuk buatkan call center-nya, biar kami masyarakat awam mudah mencari bantuan demi rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” harapnya.

Baca Juga:  Pembangunan OCBD di Kota Bogor, warga bersama DPRD pertanyakan kajian AMDAL dan Perencanaan Tata Ruang Wilayah 2023

Informasi awal mengenai kejadian ini diperoleh melalui unggahan akun Facebook @Ronald Sinaga. Dalam unggahannya, Ronald menjelaskan bahwa almarhumah Novi Liawati dibawa ke RSUD Ciawi pada Jumat pagi atas rujukan puskesmas dalam kondisi kritis karena penyakit kanker. Meskipun belum memiliki BPJS, pihak rumah sakit tetap menerima karena bisa mengurus BPJS sambil pengobatan berjalan.

Namun, pada Sabtu sore, almarhumah meninggal dunia. Karena hari libur, proses pengurusan BPJS tidak bisa dilanjutkan. Keluarga pun diberi tagihan hampir Rp 9 juta dan diminta membayar 70% sebelum diperbolehkan membawa jenazah.

“Mungkin Bang Bupati @rudysusmanto bisa kasih kebijakan yang membantu keluarga? Suami yang ditinggalkan hanyalah pedagang kopi, dan almarhumah ibu rumah tangga dengan anak paling kecil berusia 3 tahun,” tulis Ronald dalam unggahannya.

(Redaksi Jw/T)

Trending Topic

1 Comment

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Kolaka Perkuat Pencegahan Korupsi di Sektor Pertanahan 2026

JurnalisWarga.id | Kolaka, Pemerintah Kabupaten Kolaka di bawah kepemimpinan Bupati Kolaka H. Amri, S.STP., M.Si. terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang...

Presiden Prabowo: Koperasi Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa Nasional 2026

JurnalisWarga.id | Jakarta, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat pelayanan ekonomi desa yang...

Ketum BPI KPNPA RI Dukung Jaksa Berintegritas, Minta Kasus Febri Tuntas 2026

JurnalisWarga.id | Jakarta, Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Tubagus Rahmad Sukendar, menegaskan bahwa...

Rapat Paripurna, DPRD Kota Bogor Bahas Raperda Strategis Demi Perkuat Pembangunan Kota 2026

HUMPROPUB, JURNALISWARGA.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Rapat Paripurna, DPRD Kota Bogor Bahas Raperda Strategis...

Bupati Tana Toraja Dukung Pelatihan Barista untuk Disabilitas dan UMKM 2026

JurnalisWarga.id | Tana Toraja - Pemerintah Kabupaten Tana Toraja terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang inklusif. Di bawah kepemimpinan Bupati...

 

ARTIKEL TERKAIT