Eksklusif, Begini Jawaban Bupati Konut Atas Viralnya Tantangan Ketua DPRD Morowali Soal Polemik Tersus Jetty PT. Tiran Indonesia.

JURNALISWARGA.id | KONUT – Polemik yg berkembang dan sempat viral baru-baru ini lewat media soal Tersus Jetty PT. Tiran Indonesia (TI) yang berada di Desa Matarappe, Kecamatan Menui, Kepulauan Sulawesi Tengah dengan adanya tantangan Ketua DPRD Morowali, Kuswandi kepada Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin begini jawaban Beliau lewat wawancara Eklusif kepada Media Group Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI) Sulawesi Tenggara melalui telepon seluler (Jumat, 06/05/202).

Berikut jawaban Ruksamin, Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin yang disampaikan kepada awak media JURNALISWARGA.id : “Saya tegaskan bahwa polemik Jetty PT. Tiran Indonesia bukan polemik tapal batas antara Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah dengan Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara tapi itu adalah polemik antara PT. Tiran Indonesia (TI) dengan PT. Kelompok Delapan Indonesia (KDI), yang mana memang informasi bahwa Jetty tersebut berada di Wilayah IUP PT. KDI, tetapi lebih dulu di sewa dan sudah dibebaskan oleh PT. TI yang kemudian diurus ijinnya sampai keluarlah Surat Keputusan Menteri Perhubungan yang menetapkan bahwa Jetty tersebut adalah Terminal Khusus (Tersus) Jetty Pelabuhan PT. Tiran Indonesia (TI), inilah yang kemudian tidak diterima oleh PT. KDI sehingga terjadilah polemik”.

Baca Juga:  Pemerintah peduli pada Hak Penyandang Disabilitas melalui Pembentukan Komisi Nasional Disabilitas

Lanjut dikatakan H. Ruksamin, Bupati Konawe Utarat bahwa wilayah IUP PT. KDI ada di Kabupaten Konawe Utara kemudian menghembuskan ke Pemerintah Kabupaten Morowali termasuk DPRD yg ada disana, padahal itu berada di Wilayah Kabupaten Konawe Utara.

“Jangan membenturkan kita ini sama-sama merah putih, janganlah ada benturan disana antara perusahaan yang kemudian membenturkan antara Pemerintah Daerah. Justru sekarang kita berpikir apa yang, akan, apa yang sudah kita berikan kepada masyarakat untuk mensejahterakan mereka dengan adanya perusahaan-perusahaan tersebut, bukan memanasi yg kemudian menghasilkan hal-hal seperti ini seakan-akan mau perang”. Ujarnya.

“Saya walaupun Bupati Konawe Utara, Alhamdulillah tanggal 11 Agustus tahun 2021 yang lalu datanglah salah satu pengusaha yang bernama Pak Slamet meminta kepada saya bagaimana kabel sdh diujung perbatasan bolehkah disambung sampai ke Desa Matarappe, itu malam juga jam 11 malam saya telepon Pak Awaluddin Hafid sebagai General Manager (GM) PLN Sulselrabar (Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara) di Makassar dan tidak lama diteruskan ke Direktur PLN Sulmapana (Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara) Pak Syamsul Huda, tidak sampai 30 menit mereka menyampaikan Waduhhh agak berat Pak karena itu lain Kanwil, kalau di Konawe Utara masuk Kanwil Sulselrabar sedangkan Desa Matarappe masuk Kanwil Suluttenggo (Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo).

Baca Juga:  Presiden Tekankan Pentingnya Hilirisasi dan Industrialisasi Kelapa Sawit

“Tapi mereka juga merah putih pak kalau bisa, Alhamdulillah sekitar 30 menit kemudian mereka menghubungi dan mengatakan bisa dan sampai sekarang lampu sudah menyala di Desa Matarappe yang bukan wilayah saya pak dan jalan sekarang sudah tembus jadi mohon maaf saya bukan orang Sulawesi Tengah tapi saya sudah berbuat untuk orang Sulawesi Tengah”, Imbuhnya.

“Jangan yang kemudian saya mau dihadang dan ditantang hanya persoalan tapal batas. Tapal batas Wilayah Provinsi adalah murni kita serahkan kepada Pemerintah Pusat yang kebetulan saya sekarang ini adalah masuk dalam segmen yang sementara diselesaikan melalui Kementerian Dalam Negeri berdasarkan lahirnya UU No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja”, bebernya.

“Kita berikanlah kepada Pemerintah Pusat yang menyelesaikan bukan dengan cara mengadu apa semua diantara kita, tugas kita di daerah apakah kita sudah sejahterakan kita punya warga atau belum,” pesannya.

Reporter/Editor : Muhammad Irwansyah.

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023

KOLAKA UTARA, JURNALISWARGA.ID - Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 tercantum sebagai judul berita dalam item RSS yang diterima.Rilis Indeks Pembangunan Manusia Kolaka UtaraRilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 menjadi informasi utama yang tersedia da

Banten Siapkan Elektrifikasi Jalur Kereta Rangkasbitung–Merak

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak disiapkan di Banten. Gubernur Andra Soni menyebut langkah tersebut sebagai jawaban atas kebutuhan transportasi.Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak menjadi fokus persiapan di Banten. Namun, item RSS ini tidak memuat

Selamat Dan Sukses Atas Kenaikan Pangkat Mayor Inf. Irian Yanto, CMH 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id – Pimpinan dan seluruh kru media nasional Jurnaliswarga.id menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irian Yanto atas kenaikan pangkat dari Kapten menjadi...

750 Zak Pupuk NPK Disalurkan ke 250 Petani Kolaka

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID - Kartu Tani Beramal menyalurkan 750 zak pupuk NPK kepada 250 petani di Kolaka. Informasi tersebut tercantum dalam pemberitaan yang dipublikasikan pada Jumat, 2 Oktober 2026.750 Zak Pupuk NPK untuk Petani KolakaBantuan yang disebutkan berupa pupuk NPK dengan jumlah 750 zak.

NPCI Kabupaten Bogor Matangkan Angkat Berat untuk Peparda 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Angkat berat NPCI Kabupaten Bogor terus mematangkan persiapan untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026.Cabang olahraga angkat berat National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor tersebut membidik emas pada Peparda 2026.Persiapan Angkat Ber

 

ARTIKEL TERKAIT