Ada Apa Pidato AHY Ketua umum Partai Demokrat Menurut Analisis Sosial Politik oleh Ismail CH SPd.MM

Jakarta, (JW) – Satu hal yang menarik dan sebuah pertanyaan besar Ketua umum Partai Demokrat yang lebih dikenal dengan AHY selasa tanggal 13 Maret 2023 pada pukul 14.00 menyampaikan sebuah pidato ditengah isu isu kebangsaan yang mengusik kehidupan berbangsa dan bernegara sampai beliau harus menyampaikan pesan pesan mengingat semua komponen bangsa untuk membuka kondisi Kekinian Indonesia.

Pidato AHY cukup 30 menit namun banyak menjadi hal hal yang perlu disampaikan oleh beliau dari keresahan harga kebutuhan pokok yang tinggi,Menjeritnya para petani langkah pupuk subsidi serta Kondisi Fiskal kita sampai pada tingkat inflasi dan rasio hutang yang cukup tinggi susah melewati 7000 triliyun lebih.
Keresahan AHY ini tentu bukan sebuah retorika politik akan tetapi gambaran besar bahwa pemerintahan 8 tahun yang dilakukan jokowi tidak memberikan kesejahteraan masyarakat dengan terbukti temuan penyalahgunaan pajak sehingga yang dilakukan oleh oknum pajak dari kasus baru baru ini terungkap serta regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah tidak memberikan dampak positif bagi rakyat namun banyak proyek mercur suar dibangun tidak memberikan nilai bunafitnya.
Mengangkat tema Perubahan dan Perbaikan satu hal menarik dari pidato AHY ini adalah perlunya Good Goverment dan Keterbukaan Demokrasi sehingga tidak perlu dilakukan oleh usaha tidak demokrasi tidak sesuai konstitusi seperti presiden tiga periode atau penundaan pemilihan umum yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Jakarta merupakan sebuah tindakan tidak konstitusi.
Dan satu hal harapan dari pidato ketua umum Partai Demokrat ini mengajak semua kompenen bangsa untuk sama sama membangun pemerintahan Good Goverment dan menjalankan Demokrasi secara konstitusi.
Menganalisisi dari sudut pandangan politik tentu saja pidato ketua umum demokrat ini bermakna bahwa Partai Demokrat melihat kondisi Indonesia ini merupakan sudah di luar nalar dengan pemerintahan yang tidak di jalankan dengan baik tentu saja secara ekonomi tidak memberikan kenyamanan pihak investor yang akan menanamkan modal didalam negeri apalagi tidak ada kepastian kondisi politik dalam negeri.Namun dibalik pidato politik yang disampaikan ketua umum Demokrat dengan memberikan perbandingan masa pemerintahan sebelum dengan perbandingan dikaitkan dengan Rasio hutang dan Pengelolaan Keuangan dengan kondisi fiskal saat ini serta mengutip pernyataan pidato ketua umum Demokrat tentang banyak proyek mercu suar akan menjadi bahan kritik oleh para buzzer pendukung dari pemerintahan saat ini karena ada celah para buzzer akan mengkritik dari pidato politik ini.Sekian
( Penulis adalah Peneliti dan ketua Pusat kajian Sosial Ekonomi LP3M Al Isra )

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Gubernur Melki Perkuat Sinergi dengan Para Peneliti

NUSA TENGGARA TIMUR, JURNALISWARGA.ID - Gubernur Melki memperkuat sinergi peneliti melalui audiensi bersama para peneliti.Sinergi Peneliti dalam Pembangunan DaerahAgenda tersebut tercantum dalam item RSS dengan judul “Audiensi Bersama Para Peneliti, Gubernur Melki Perkuat Sinergi dalam Pembangunan D

Dinas Arpus Jateng Perkuat Kolaborasi Literasi Masyarakat

JAWA TENGAH, JURNALISWARGA.ID - Dinas Arpus Jawa Tengah memperkuat kolaborasi untuk mendorong pembangunan literasi masyarakat. Informasi tersebut tercantum dalam judul item RSS.Kolaborasi untuk Literasi MasyarakatDalam item RSS yang dipilih, judul berita menyebutkan dorongan pembangunan literasi mas

Wagub Deinas Geley Sambut Pulangnya Natalius Pigai

PAPUA TENGAH, JURNALISWARGA.ID - Wagub Deinas Geley menyambut pulangnya Natalius Pigai untuk peringatan HUT ke-81 RI di Papua Tengah.Natalius Pigai Disambut di Papua TengahJudul berita tersebut menyebut penyambutan Natalius Pigai sebagai sebuah sejarah baru. Informasi yang tersedia dalam sumber mene

Gubernur dan Wagub Papua Tengah Berbusana Adat: Kemerdekaan dan Budaya Berpadu Indah

PAPUA TENGAH, JURNALISWARGA.ID - Gubernur dan Wagub Papua Tengah tampil mengenakan busana adat dalam momentum yang memadukan kemerdekaan dan budaya.Informasi ini memuat judul tentang Gubernur dan Wagub Papua Tengah yang berbusana adat. Judul tersebut menyebutkan kemerdekaan dan budaya sebagai dua un

Wujudkan Tata Kelola Lebih Baik, Pemprov Papua Tengah Gelar EPPD 2026

PAPUA TENGAH, JURNALISWARGA.ID - Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar EPPD 2026 sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola yang lebih baik.EPPD 2026 Papua TengahInformasi yang tersedia menyebut Pemprov Papua Tengah menggelar EPPD 2026. Rincian mengenai peserta, waktu, lokasi, dan hasil k

 

ARTIKEL TERKAIT