BerandaArtikelMenyusur Program Merdeka Belajar Sebuah Terobosan Nadiem Makarim Bidang Pendidikan 2023

Menyusur Program Merdeka Belajar Sebuah Terobosan Nadiem Makarim Bidang Pendidikan 2023

Author

Date

Category

Abstrak

Merdeka belajar merupakan konsep pendidikan yang baru di Indonesia yang dicanangkan oleh pemerintah untuk memperbaiki sistem pendidikan di negara ini. Konsep ini menempatkan mahasiswa sebagai subjek utama dalam proses belajar-mengajar, dengan memberikan kebebasan untuk mengatur pembelajaran mereka sendiri dengan bimbingan dari guru atau dosen.
Merdeka belajar juga memperkenalkan sistem Belajar Merdeka yang mengarah pada peningkatan kualitas dan kuantitas pendidikan tinggi di Indonesia. Dalam sistem ini, siswa diberi kebebasan untuk memilih dan merancang program kuliah mereka sendiri, dengan memperhatikan minat, bakat, dan kebutuhan pasar kerja dan program ini nantinya akan konsep Merdeka Belajar memberikan akses ke berbagai sumber daya pendukung, seperti perpustakaan digital, bimbingan karir, pelatihan keterampilan, dan program mentoring yang dapat membantu siswa dalam mengembangkan potensi

Merdeka Belajar adalah salah satu program unggulan yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang dipimpin oleh Nadiem Makarim pada tahun 2019. Program ini bertujuan untuk mereformasi sistem pendidikan di Indonesia melalui tiga pilar utama yang terdiri Satu Data Pendidikan, Satu Peta Jalan Pendidikan dan Satu Akses Pendidikan dengan memperluas akses pendidikan melalui penggunaan teknologi, seperti platform daring. tiga program utama yang diusulkan oleh Nadiem Makarim sebagai Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai berikut :
a) Merdeka Belajar-Kampus Merdeka: Program ini bertujuan untuk memperbarui sistem pendidikan tinggi di Indonesia, dengan menawarkan lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk mengejar minat dan bakat mereka.

Menyusur Program Merdeka Belajar Sebuah Terobosan Nadiem Makarim Bidang Pendidikan 2023
Penulis : Ismail S.Pd.,MM

Program ini akan memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk memilih mata kuliah, dosennya, serta tempat magang yang mereka inginkan. Selain itu, program ini juga akan memberikan beasiswa kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu, dan menawarkan pelatihan keterampilan yang dibutuhkan untuk memasuki pasar kerja.
b) Sekolah Merdeka: Program ini bertujuan untuk memberikan kebebasan pada siswa dan guru dalam mengembangkan kurikulum dan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Dalam program ini, siswa akan diberi kesempatan untuk mengembangkan keterampilan yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar kerja, seperti keterampilan digital dan kewirausahaan. Selain itu, program ini juga akan memberikan insentif bagi guru yang berhasil menciptakan inovasi dalam pembelajaran.
c) Satu Data Pendidikan: Program ini bertujuan untuk mengumpulkan dan mengintegrasikan data pendidikan dari semua instansi terkait, sehingga dapat memudahkan pemantauan dan evaluasi kinerja sistem pendidikan Indonesia.

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat membantu pengambilan keputusan yang lebih akurat dalam pengembangan program pendidikan di Indonesia, serta mendorong terciptanya transparansi dan akuntabilitas dalam sistem pendidikan.

Dan salah satu dari tiga pilar utama prioritas pendidikan adalah Program Merdeka belajar. Program ini adalah sebuah konsep pendidikan yang baru di Indonesia yang dicanangkan oleh pemerintah untuk memperbaiki sistem pendidikan di negara ini. Konsep ini menempatkan mahasiswa sebagai subjek utama dalam proses belajar-mengajar, dengan memberikan kebebasan untuk mengatur pembelajaran mereka sendiri dengan bimbingan dari guru atau dosen. Konsep ini juga mengarah pada pembelajaran yang lebih aktif, kreatif, dan inovatif

Merdeka belajar juga memperkenalkan sistem Belajar Merdeka yang mengarah pada peningkatan kualitas dan kuantitas pendidikan tinggi di Indonesia. Dalam sistem ini, siswa diberi kebebasan untuk memilih dan merancang program kuliah mereka sendiri, dengan memperhatikan minat, bakat, dan kebutuhan pasar kerja. Sistem ini juga memberikan akses ke berbagai sumber daya pendukung, seperti bimbingan karir dan pelatihan keterampilan, untuk membantu mahasiswa dalam mencapai tujuan mereka.

Baca Juga:  Kapolres Konawe Gelorakan Semangat Baca Al-Qur’an Dalam Giat Jum'at Curhat Di Tongauna Utara

Konsep ini memberikan kebebasan kepada siswa untuk mengatur pembelajaran mereka sendiri dengan bimbingan guru atau dosen. Siswa diberi kebebasan untuk memilih mata pelajaran yang ingin dipelajari, menentukan waktu belajar yang lebih fleksibel, serta mengikuti berbagai kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Siswa juga diharapkan menjadi lebih aktif dalam proses belajar-mengajar.

Mereka diajarkan untuk menjadi pembelajar yang mandiri, dan mencari sumber belajar tambahan melalui internet dan sumber daya lainnya. Hal ini dapat membantu meningkatkan keterampilan self-directed learning siswa, yang sangat penting dalam masa depan. Dan konsep Merdeka Belajar memberikan akses ke berbagai sumber daya pendukung, seperti perpustakaan digital, bimbingan karir, pelatihan keterampilan, dan program mentoring yang dapat membantu siswa dalam mengembangkan potensi mereka.

Dengan demikian, konsep Merdeka Belajar memberikan kesempatan yang lebih besar bagi siswa untuk mempersiapkan diri mereka untuk masa depan, baik secara akademik maupun profesional.

Konsep Merdeka Belajar memberikan berbagai peluang bagi siswa di Indonesia dengan dapat memilih mata pelajaran yang ingin dipelajari, menentukan jadwal belajar yang lebih fleksibel, dan mengikuti kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka dan mampu untuk keterampilan self-directed learning yang mengandung makna bahawa siswa untuk menjadi pembelajar mandiri, dan mencari sumber belajar tambahan melalui internet dan sumber daya lainnya serta Mengembangkan keterampilan soft skills: Konsep Merdeka Belajar juga memberikan akses ke berbagai sumber daya pendukung, seperti bimbingan karir, pelatihan keterampilan, dan program mentoring dan lebih siap menghadapi dunia kerja:

Peran guru sangat penting dalam konsep Merdeka Belajar. Meskipun siswa diberi kebebasan untuk mengatur pembelajaran mereka sendiri, guru tetap berperan sebagai fasilitator dan pendamping dalam proses belajar-mengajar. Berikut adalah beberapa peran guru dalam konsep Merdeka Belaja
Guru sebagai pembimbing dalam merdeka belajar dengan memainkan peran yang sangat penting dalam membantu siswa merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran mereka. Berikut adalah beberapa cara di mana guru dapat bertindak sebagai pembimbing dalam konsep Merdeka Belajar.

Peran guru dalam pembimbing Merdeka Belajar Guru dapat membantu siswa dalam mengembangkan rencana belajar yang spesifik dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Guru dapat membimbing siswa dalam menentukan tujuan belajar, memilih sumber belajar yang tepat, serta merancang jadwal belajar yang efektif dan memfasilitasi diskusi dan kolaborasi antara siswa, yang dapat meningkatkan keterampilan sosial dan kerjasama tim siswa. Hal ini juga dapat membantu siswa dalam belajar secara aktif dan saling mendukung.
Untuk mencapai keberhasilan dalam konsep Merdeka Belajar, seorang guru harus melakukan tindakan Guru harus menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk siswa, sehingga siswa merasa aman, nyaman, dan termotivasi untuk belajar secara mandiri. Guru dapat mengatur ruang kelas, mengelola sumber daya belajar, dan memberikan bahan belajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa disamping berfungsi sebagai pembimbing dan memberikan fasilitasi pada siswa tentu saja seorang guru mempunyai keharusanmelakukan evaluasi pembelajaran yang efektif, dengan memperhatikan kemajuan siswa, memberikan umpan balik yang konstruktif, dan membantu siswa dalam mengembangkan rencana belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan paling utama itu kemandirian siswa untuk melakukan proses tranformasi ilmu pengetahuaan melalui mencari hal yang ada dilingkungan sekitarnya serta kearifan local sehinnga profil siswa Pancasila terwujud.

Baca Juga:  Tinjau Posyan Gadog, Kapolda Jabar Apresiasi Kinerja Jajaran Polres Bogor Dalam Upaya Atasi Kepadatan Lalu Lintas di Kawasan 2023

Merdeka belajar bukan hanya tugas guru dan sekolah akan tetapi orang tua angat penting dalam mendukung Merdeka Belajar anak-anak mereka. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk mendukung anak-anak mereka dalam konsep Merdeka Belajar sebagai mengatur waktu belajar dan membuat jadwal belajar yang efektif. Hal ini dapat membantu anak-anak untuk merencanakan kegiatan belajar mereka sendiri dan motivasi pada anak-anak mereka untuk belajar secara mandiri. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan umpan balik positif dan dorongan pada anak-anak untuk mencapai tujuan belajar Orang tua harus berkomunikasi dengan guru anak-anak mereka untuk memastikan bahwa mereka memahami tujuan belajar anak-anak mereka dan memberikan dukungan dalam mencapai tujuan tersebut. Orang tua juga dapat berdiskusi dengan guru tentang strategi dan sumber daya belajar yang dapat membantu anak-anak dan membantu mereka dalam mencari sumber daya belajar yang relevan, membantu mereka dalam mengakses teknologi yang dibutuhkan, dan menawarkan bantuan dalam memahami materi pelajaran.

Kesimpulan dari paradigm baru dari merdeka belajar adalah sebagai berikut :
1) Dalam Merdeka Belajar, siswa memiliki kebebasan untuk memilih topik yang ingin dipelajari dan memilih metode belajar yang sesuai dengan gaya belajar mereka. Hal ini dapat meningkatkan motivasi belajar siswa karena mereka merasa lebih bersemangat untuk mempelajari topik yang mereka pilih dan menggunakan metode yang efektif bagi mereka.
2) Merdeka Belajar dapat membantu siswa untuk menjadi lebih mandiri dalam belajar. Dalam konsep ini, siswa memiliki tanggung jawab untuk memilih topik, merencanakan waktu belajar, dan mengevaluasi hasil belajar mereka sendiri. Hal ini dapat membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan mandiri dan belajar sepanjang hidup.
3) siswa memiliki kesempatan untuk mempelajari topik yang mungkin tidak diajarkan di dalam kelas. Hal ini dapat membantu siswa untuk memperluas wawasan mereka dan mengembangkan minat dalam bidang yang baru.
4) Merdeka Belajar memungkinkan siswa untuk mengembangkan ide-ide kreatif dalam memilih topik, metode belajar, dan produk akhir dari pembelajaran mereka. Hal ini dapat membantu siswa untuk mengembangkan kreativitas mereka dan memperoleh keterampilan yang dibutuhkan di era digital saat ini
5) meningkatkan hasil belajar siswa karena mereka memiliki kebebasan untuk memilih topik yang relevan dan sesuai dengan minat dan kemampuan mereka. Dengan begitu, siswa merasa lebih termotivasi untuk belajar dan hasil belajar yang dicapai pun lebih optimal.
6) siswa dapat bekerja sama dan saling berkolaborasi dalam mencari informasi dan memecahkan masalah. Hal ini dapat membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan kerjasama dan kolaborasi yang diperlukan dalam dunia kerja.

Daftar Pustaka
1. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2020. Buku Saku Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI
2. Murni, Sylviana. 2020. Peran Strategis Provinsi/ Kabupaten Kota Dalam Implementasi Merdeka Belajar. Modul Seminar Nasional “Merdeka Belajar: Dalam Mencapai Indonesia Maju 2045” yang diselenggarakan di Universitas Negeri Jakarta, pada tanggal 10 Maret 2020
3. Ningsih, Widya. 2019. Merdeka Belajar melalui Empat Pokok Kebijakan Baru di Bidang Pendidikan. Diakses tanggal 27 Mei 2020.
4. Jumiati, J., Rochmiyati, R., & Haenilah, E. Y.2017. Pengembangan Model Asesmen Kinerja Siswa Kelas V Pada Pembelajaran Terpadu Berbasis Literasi Sains. Pedagogi: Jurnal Pendidikan Dasar.

Penulis : Ismail S.Pd.,MM

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Linda Barbara

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vestibulum imperdiet massa at dignissim gravida. Vivamus vestibulum odio eget eros accumsan, ut dignissim sapien gravida. Vivamus eu sem vitae dui.

Recent posts