Presiden Jokowi Usulkan Tiga Upaya Bersama Percepat Pencapaian SDGs

(Dok.Foto: Laily Rachev – Biro Pers Sekretariat Presiden)

Citizen journalist, Roma-Sebagai payung besar bagi pemenuhan hak-hak pembangunan yang berkelanjutan, target SDGs harus makin diperjuangkan pascapandemi Covid-19 ini. Akibat pandemi, kemiskinan ekstrem dunia kembali meningkat dari yang semula diharapkan 7,5 persen di tahun 2021, naik kembali ke 9,4 persen.

Selain itu, terganggunya rantai pasok global bukan hanya menggoyahkan kebutuhan industri, tetapi juga mengganggu stabilitas kebutuhan dasar, termasuk pangan, terutama di negara-negara berkembang.

IMG 20211101 WA0001

Saat berpidato pada sesi KTT G20 yang membahas tentang pembangunan berkelanjutan di La Nuvola, Roma, Italia, Minggu, 31 Oktober 2021, Presiden Joko Widodo mendorong agar negara-negara G20 melakukan sejumlah upaya untuk mempercepat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau SSGs.

“Kita harus segera beraksi agar dunia tidak terancam jatuh ke dalam krisis berkepanjangan. Kita G20 harus melakukan sejumlah upaya bersama untuk memastikan SDGs tercapai sesuai target, 9 tahun lagi,” ujar Presiden Jokowi.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Tegaskan RI-Singapura Jaga Perdamaian Selat Malaka 2026
IMG 20211101 WA0000

Upaya bersama tersebut yaitu pertama, menggalang solidaritas untuk membantu negara dan masyarakat yang paling rentan. Menurut Presiden Jokowi, inisiatif _debt service suspension_ serta tambahan alokasi SDR senilai USD650 miliar menjadi langkah penting untuk memberi ruang kebijakan bagi negara berpendapatan rendah dan menengah untuk berkonsentrasi melawan pandemi. 

Kedua, memperkuat kemitraan global untuk membantu pendanaan dan akses teknologi bagi negara berkembang. _Financing gap_ yang melebar dari USD2,5 triliun per tahun menjadi USD4,2 triliun per tahun, harus menjadi perhatian serius.

“Mobilisasi pembiayaan inovatif untuk menutup _gap_ pendanaan SDGs, termasuk melalui _blended finance_ harus segera dilakukan. Peningkatan investasi swasta yang berkelanjutan harus didorong untuk menggerakkan kembali roda perekonomian dan menciptakan lapangan kerja  di negara berkembang,” papar Presiden Jokowi.

IMG 20211101 WA0004

Ketiga, meningkatkan kemampuan adaptasi dan ketangguhan terhadap guncangan dan ketidakpastian masa depan, terutama di sektor kesehatan, kapasitas fiskal, serta kapasitas perencanaan dan implementasi pembangunan.

Baca Juga:  Babinsa Kodim 1417/Kendari Beri Materi Outbound Dalam Pelatihan Diksar Belneg

PBB mencatat setidaknya 8 negara berada di tingkat risiko sangat tinggi dan 40 negara risiko tinggi bagi _lost generation_, terutama karena menurunnya kesempatan belajar dan lapangan pekerjaan. Menurut Presiden Jokowi, Indonesia telah mengembangkan kebijakan yang meningkatkan adaptasi sektor pendidikan dan memberikan perlindungan sosial bagi mereka yang paling rentan dan kehilangan pekerjaan.

“Namun banyak negara lain yang menghadapi risiko tinggi. G20 harus bekerja sama membantu mereka memastikan tidak ada _lost generation_. Hanya dengan demikian, kita dapat pulih bersama menuju masa depan yang lebih baik tanpa meninggalkan siapapun,” tandasnya.

IMG 20211101 WA0002

Turut mendampingi Presiden saat menghadiri sesi tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Editor : Nimbrod Rungga
Sumber:
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Kabupaten Bogor Jadi Titik Temu Peternak

KABUPATEN BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Kabupaten Bogor menjadi titik temu peternak dari berbagai daerah melalui Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026.Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Asosiasi Peternak dan Penggemar Sapi Indonesia (APPSI) menghadirkan Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026.T

Kontes Sapi APPSI Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM Bogor

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Kontes Sapi APPSI membuka peluang ekonomi bagi UMKM Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Asosiasi Peternak dan Penggemar Sapi Indonesia (APPSI).Judul berita menyebut bahwa kontes tersebut membuka peluang eko

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Gairahkan Peternakan Rakyat

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 menjadi agenda kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bogor dan Asosiasi Peternak dan Penggemar Sapi Indonesia (APPSI).Berita sumber bertanggal 3 Oktober 2026 menyebut kolaborasi tersebut dalam penyelenggaraan Kontes Sapi APPSI Piala Presid

Bupati Bogor Dorong Potensi Peternakan lewat Kontes Sapi APPSI

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 menjadi agenda yang dihadiri Bupati Bogor Rudy Susmanto.Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026Kehadiran tersebut disebut dalam informasi mengenai kegiatan yang berlangsung di Cibinong pada 3 Oktober 2026. Sumber menyebut Bupati Bogor

Kekayaan Musik Tradisi Jadi Alasan Awal FMTI di Bogor

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Kabupaten Bogor dinilai memiliki alasan kuat menjadi titik awal pelaksanaan Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) karena kekayaan musik tradisi yang dimilikinya.Kekayaan Musik Tradisi Kabupaten BogorInformasi tersebut menyebut bahwa di bawah kepemimpinan Bupati Bogor R

 

ARTIKEL TERKAIT