Kekeringan Melanda Kebumen, Pemkab Siapkan Bantuan 1000 Tangki Air Bersih

KEBUMEN, JURNALISWARGA.ID – Memasuki musim kemarau berkepanjangan, Pemerintah Kabupaten Kebumen telah menyiapkan 1000 tangki berisi air bersih untuk disuplai ke wilayah-wilayah kecamatan yang mengalami kekeringan.

Kepala BPBD Kebumen, Udi Cahyono mengatakan, dalam beberapa minggu ini, pihaknya telah mensuplai air bersih ke berbagai wilayah yang mengalami kekeringan. Total hingga 11 Agustus 2024, sudah ada 20 tangki air bersih yang disalurkan.

“Di musim kemarau ini, kita menyiapkan 1000 tangki berisi air bersih untuk kita salurkan di wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan, dan beberapa sudah kita salurkan,” ujar Udy saat ditemui di kantornya, Senin 12 Agustus 2024.

Lebih lanjut, Udy menuturkan, dalam satu tangki itu berisi 5000 liter air. Pemerintah telah menganggarkan Rp364 juta untuk penanganan kekeringan pada tahun ini. Pihaknya pun masih membuka bantuan dari luar dalam upaya penanganan kekeringan ini.

Baca Juga:  Piala Raja Sepatu Roda 2026 Siapkan Bibit Unggul Menuju PON 2032,900 Atlet Ditargetkan

“Kenapa? Karena hampir setiap hari selalu ada permintaan pengiriman air bersih ke berbagai wilayah. Jadi kita memang butuh stock banyak air bersih, sehingga kita pun terbuka bila ada bantuan dari luar,” ucapnya.

Kekeringan Melanda Kebumen, Pemkab Siapkan Bantuan 1000 Tangki Air BersihUdy memperkirakan, permintaan air bersih di masyarakat akan terus bertambah seiring dengan semakin parahnya kondisi kekeringan yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Kebumen. Khususnya di wilayah pegunungan, seperti di Karangsambung, Karanggayam, Alian dan Pejagoan, sebagian Sadang.

“Sebanyak 94 desa di Kebumen dikategorikan rawan kesulitan air bersih saat musim kemarau, dan kita masih membutuhkan lebih banyak lagi stock air bersih untuk masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pemkab Kebumen Canangkan Karnaval Berikut Rangkaian Kegiatan HUT ke- 79 RI di Kebumen

Udi Cahyono menambahkan penyebab dari banyak daerah yang mengalami kesulitan air bersih ini karena banyak sumber air kurang terawat atau lokasinya jauh dari pemukiman. Ia pun mengajak kepada masyarakat untuk ikut menjaga sumber mata air

“Jika sumber air di sekitar permukiman dipelihara dengan baik, maka kebutuhan akan pengiriman air bersih dapat diminimalisir,” ujarnya.

Adapun untuk masyarakat yang ingin membutuhkan air bersih bisa langsung menghubungi atau berkoordinasi ke kantor BPBD, selanjutnya tim akan melakukan peninjauan di lapangan untuk pengiriman.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023

KOLAKA UTARA, JURNALISWARGA.ID - Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 tercantum sebagai judul berita dalam item RSS yang diterima.Rilis Indeks Pembangunan Manusia Kolaka UtaraRilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 menjadi informasi utama yang tersedia da

Banten Siapkan Elektrifikasi Jalur Kereta Rangkasbitung–Merak

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak disiapkan di Banten. Gubernur Andra Soni menyebut langkah tersebut sebagai jawaban atas kebutuhan transportasi.Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak menjadi fokus persiapan di Banten. Namun, item RSS ini tidak memuat

Selamat Dan Sukses Atas Kenaikan Pangkat Mayor Inf. Irian Yanto, CMH 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id – Pimpinan dan seluruh kru media nasional Jurnaliswarga.id menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irian Yanto atas kenaikan pangkat dari Kapten menjadi...

750 Zak Pupuk NPK Disalurkan ke 250 Petani Kolaka

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID - Kartu Tani Beramal menyalurkan 750 zak pupuk NPK kepada 250 petani di Kolaka. Informasi tersebut tercantum dalam pemberitaan yang dipublikasikan pada Jumat, 2 Oktober 2026.750 Zak Pupuk NPK untuk Petani KolakaBantuan yang disebutkan berupa pupuk NPK dengan jumlah 750 zak.

NPCI Kabupaten Bogor Matangkan Angkat Berat untuk Peparda 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Angkat berat NPCI Kabupaten Bogor terus mematangkan persiapan untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026.Cabang olahraga angkat berat National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor tersebut membidik emas pada Peparda 2026.Persiapan Angkat Ber

 

ARTIKEL TERKAIT