SUKABUMI BERDUKA: BANJIR DAN LONGSOR TERJADI DI 18 KECAMATAN, SATU ORANG MENINGGAL DAN TUJUH HILANG

Sukabumi, (Jurnaliswarga.id ) 7 Maret 2025 – Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi pada Kamis (6/3) dari sore hingga malam hari menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor di 18 kecamatan. Dampak bencana ini cukup parah, dengan satu korban jiwa tertimbun longsor, tujuh orang masih dalam pencarian, serta ratusan warga terdampak dan mengungsi.

Dampak Bencana

Menurut data yang dihimpun oleh Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI), setidaknya 204 jiwa dari 116 kepala keluarga terdampak bencana ini, sementara 159 jiwa dari 31 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Selain itu, tercatat 120 rumah mengalami kerusakan, lima di antaranya rusak sedang dan lima lainnya rusak berat.

Bencana ini juga menyebabkan kerusakan pada 12 fasilitas umum dan sosial. Upaya evakuasi masih terus dilakukan oleh BPBD Sukabumi, Basarnas, TNI, Polri, serta relawan yang dikerahkan untuk membantu para korban dan mencari korban hilang.

Baca Juga:  Rakyat Terpusing Tujuh Keliling CV Terang Megah Akibat Kontroversi Pekerjaan dari Dinas Perkim 2023

Kondisi Paling Parah di Kadudampit

Kecamatan Kadudampit menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling parah. Longsor terjadi hampir di seluruh desa, dengan beberapa lokasi mengalami dampak signifikan, seperti:

Kampung Cijagung, Desa Gedepangrango: Lapangan yang menjadi fasilitas umum masyarakat ambruk tertimbun longsor, menimpa tiga rumah warga.

Desa Sukamaju: Longsor mengancam bangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) LB Siuh 1.

Kampung Ciparsy, Desa Cikahuripan: PAUD Mawar Putih ambruk akibat tanah longsor.

Khusus kejadian di Lapangan Cijagung, bencana ini diduga berkaitan dengan pembangunan Jalan Lingkar Utara yang dianggap tidak direncanakan dengan matang. Proses penimbunan tanah dari proyek tersebut dituding menjadi penyebab utama longsornya lapangan yang sudah dibangun menggunakan dana negara. Akibatnya, masyarakat sekitar kini menghadapi kondisi jalan becek, kotor, dan risiko bencana susulan.

Ketua AJWI, H. Iyus Hendrawan, menyoroti persoalan ini dan mempertanyakan tanggung jawab Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU), atas dampak yang ditimbulkan oleh proyek pembangunan tersebut.

Baca Juga:  Konflik Tanah Ci Numpang: Lembaga Ajwi Mengawal Keterangan Kontroversial di Kejaksaan Sukabumi 2023

Tindakan Penanganan dan Kebutuhan Mendesak

Saat ini, proses evakuasi korban hilang masih berlangsung. BPBD Kabupaten Sukabumi telah mendirikan posko pengungsian di Bank Supra Pelabuhanratu untuk menampung warga yang terdampak.

Adapun kebutuhan mendesak bagi para pengungsi meliputi:

Makanan siap saji

Air mineral

Selimut

Matras

Alat kebersihan

Hygiene kit

Hingga Jumat (7/3) pukul 07.30 WIB, pendataan dampak bencana masih terus dilakukan. Tim penyelamat terus berjibaku mengevakuasi korban, sementara warga berharap adanya bantuan lebih lanjut serta langkah cepat pemerintah dalam menangani bencana ini.

AJWI akan terus memantau perkembangan situasi dan mengawal pertanggungjawaban pemerintah atas dampak bencana ini.

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

PASCA PUTUSAN MK: BOLA POLITIK GIBRAN BERPINDAH DARI MK KE ISTANA 2026

Analisa Politik dan Hukum Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H.Jakarta, jurnaliswarga.id - Putusan Mahkamah Konstitusi mengenai persoalan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka memang tidak serta-merta...

BPI KPNPA RI Bersama PSKBI Siap Jadi Garda Terdepan Kawal Program Kerja Kapolri 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) bersama jajaran Paquron Singandaru Karuhun Banten Indonesia...

HUT ke-57, Rahmad Sukendar Gelar Tasyakuran dan Peringati 26 Tahun Pernikahan

TANGSEL, JURNALISWARGA.ID - Selasa, 6 Oktober 2026, menjadi hari penuh kebahagiaan bagi Ketua Umum BPI KPNPA RI, TB. Rahmad Sukendar, genap berusia 57 tahun....

IHC RS Pertamina Prabumulih Perkuat Silaturahmi dengan Ketua Adat Prabumulih Barat untuk Mendukung Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat

PRABUMULIH, 2 Oktober 2026. IHC RS Pertamina Prabumulih menjalin silaturahmi dengan Ketua Adat Prabumulih Barat, Pak Gatot, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dengan...

Wagub Kepri Perkuat Investasi UEA di Batam

BATAM, JURNALISWARGA.ID - Wagub Kepri menemui Dubes UEA di Batam untuk memperkuat investasi dan kemitraan ekonomi.Investasi UEA dan kemitraan ekonomiPeristiwa tersebut menjadi pokok berita pada 9 Oktober 2026. Judul sumber menyebut pertemuan berlangsung di Batam dan menempatkan penguatan investasi s

 

ARTIKEL TERKAIT