TB Rahmad Sukendar: Tidak Ada Toleransi, Penegak Hukum Harus Ungkap Aktor Besar di Balik Kasus Mentawai!

Mentawai, JURNALISWARGA.ID – Mantan Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet dikabarkan mendadak sakit saat menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejaksaan Negeri Tuapejat, terkait dugaan tindak pidana korupsi di tubuh Perusahaan Daerah (Perusda) Kemakmuran Mentawai.

Sumber di lapangan menyebutkan, Yudas sempat menjawab lima dari belasan pertanyaan penyidik, sebelum pemeriksaan dihentikan karena kondisinya menurun. Pemeriksaan itu merupakan bagian dari pengusutan kasus dugaan korupsi senilai lebih dari Rp20 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Mentawai, Dr. Ira Febrina, S.H., M.Si., membenarkan bahwa Yudas telah diperiksa beberapa kali terkait dugaan penyimpangan dana tersebut.

“Kasus ini tidak kecil. Nilainya besar dan menyangkut dana publik. Kami tegaskan, tidak ada kompromi terhadap tindak pidana korupsi. Semua proses hukum berjalan sesuai ketentuan undang-undang,” tegas Kajari Mentawai, Dr. Ira Febrina, Senin (6/10/2025).

Dua Kasus Korupsi Besar Digarap Bersamaan
Selain Perusda Kemakmuran Mentawai, Kejaksaan juga sedang menangani kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Pratama Siberut, proyek kesehatan strategis yang didanai APBD.

Dalam perkara ini, mantan Kadis Kesehatan Lahmuddin Siregar telah beberapa kali diperiksa. Bahkan, pihak kontraktor pelaksana proyek yang diduga terlibat belum memenuhi panggilan karena alasan sedang dirawat di Malaysia akibat penyakit paru-paru.

“Kami sudah memeriksa banyak saksi. Saat ini kami menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari tim ahli. Setelah itu keluar, akan segera dilakukan penetapan tersangka,” ujar Kajari Ira Febrina.

TB Rahmad Sukendar: “Jangan Ada yang Kebal Hukum!”
Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), TB Rahmad Sukendar, turut menanggapi serius perkembangan dua kasus besar tersebut.

Baca Juga:  Jambore Apdesi Merah Putih 2025 Perkuat Sinergi dan Peran Desa Dalam Mendukung Percepatan Pembangunan

Dalam keterangannya kepada awak media, Rahmad menegaskan bahwa penegakan hukum di Mentawai harus dilakukan secara transparan dan tanpa pandang bulu, karena kasus ini menyangkut keuangan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum.

“Kami di BPI KPNPA RI mendukung penuh langkah tegas Kejari Mentawai.

Tidak boleh ada yang kebal hukum — baik mantan kepala daerah, pejabat, maupun kontraktor pelaksana.

Semua harus diperiksa secara terbuka, dan jika terbukti bersalah, proses hukum wajib ditegakkan sampai ke meja hijau,” tegas TB Rahmad Sukendar di Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Rahmad juga mendorong Kejaksaan Agung RI untuk melakukan supervisi langsung atas dua perkara besar tersebut, mengingat nilai kerugian negara sangat signifikan. Ia menilai pola penyimpangan yang terjadi di Mentawai mencerminkan praktik korupsi sistemik yang perlu diungkap hingga ke akar-akarnya.

“Kasus Perusda dan RS Pratama Siberut harus jadi pelajaran nasional.

Kami berharap Jaksa Agung memantau langsung agar tidak ada intervensi politik ataupun tekanan dari pihak mana pun,” tambahnya.

Potensi Pelanggaran Hukum
Dari hasil telaah hukum, kedua kasus ini berpotensi melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, di antaranya:

Pasal 2 ayat (1): Setiap orang yang secara melawan hukum memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara.
🔸 Ancaman pidana: penjara seumur hidup atau 4–20 tahun, denda Rp200 juta–Rp1 miliar.

Baca Juga:  Pengalaman Para Duta Besar Coba MRT Pada Perayaan Hari ASEAN 2023

Pasal 3: Setiap orang yang menyalahgunakan kewenangan, kesempatan, atau sarana karena jabatan yang dapat merugikan keuangan negara.
🔸 Ancaman pidana: penjara seumur hidup atau 1–20 tahun, denda Rp50 juta–Rp1 miliar.

Dugaan Keterlibatan Lebih Luas
Beberapa sumber internal menyebut adanya kemungkinan keterlibatan sejumlah mantan pejabat dan direktur Perusda, serta oknum kontraktor yang terlibat dalam pengelolaan anggaran RS Pratama Siberut.
Indikasi penyimpangan ditemukan pada pengalihan dana proyek, pemotongan anggaran, dan pembelian aset fiktif.

Kejari Mentawai menegaskan, pihaknya tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka baru setelah hasil audit kerugian negara rampung.

Kejari Tegaskan Komitmen Antikorupsi
Kepala Kejari Ira Febrina menegaskan bahwa kedua kasus besar tersebut akan diselesaikan tahun ini. Ia juga mengajak semua pihak untuk ikut mengawal proses hukum hingga tahap penuntutan, agar tidak ada manipulasi informasi di publik.

“Kami berkomitmen menegakkan hukum secara profesional dan objektif. Tidak ada yang kebal, dan kami pastikan seluruh proses berjalan transparan,” ujarnya.

Catatan Redaksi
Kasus dugaan korupsi di Mentawai membuka babak baru pengawasan publik terhadap dana daerah.

Langkah Kejari Mentawai yang tegas, serta dukungan BPI KPNPA RI di bawah kepemimpinan TB Rahmad Sukendar, memperlihatkan sinergi antara penegak hukum dan masyarakat sipil dalam membongkar praktik penyimpangan anggaran.

Awak media akan terus mengikuti perkembangan kedua kasus ini hingga proses hukum memasuki tahap penetapan tersangka dan persidangan di pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Padang.
(Red/TIM)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

MeGe Ukir Masa Depan Papua Tengah

PAPUA TENGAH, JURNALISWARGA.ID - Gubernur MeGe disebut mengukir masa depan Papua Tengah melalui revolusi pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kreatif.Masa Depan Papua TengahItem berita ini menyebut Gubernur MeGe sebagai tokoh yang mengukir masa depan Papua Tengah melalui revolusi pendidikan, kesehatan

Bupati Kolaka Turun ke Desa Latuo Salurkan Kartu

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID - Bupati Kolaka turun ke Desa Latuo dalam agenda yang mencakup penyaluran kartu, sebagaimana tercantum dalam judul berita Pemerintah Kabupaten Kolaka.Bupati Kolaka di Desa LatuoInformasi yang tersedia dalam RSS menyebutkan Bupati Kolaka turun ke Desa Latuo dan menyalurkan ka

Hasil Seleksi Beasiswa Ma’had Aly dan Santri Penggerak 2026

JAWA TENGAH, JURNALISWARGA.ID - Hasil Seleksi Beasiswa Ma’had Aly dan Santri Penggerak 2026 tercantum dalam Portal Informasi Warga Jawa Tengah.Judul tersebut menjadi rilis yang tersedia pada sumber berita Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Informasi dalam sumber RSS menyebut program Beasiswa Ma’had Al

Bupati Kolaka Serahkan Bantuan Seragam Sekolah

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID - Bupati Kolaka menyerahkan bantuan seragam sekolah. Informasi tersebut tercantum dalam judul berita pada situs Pemerintah Kabupaten Kolaka yang dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026.Bantuan Seragam Sekolah di KolakaBerita tersebut memuat agenda penyerahan bantuan seragam se

Pemkab Kolaka Matangkan Hari Kebudayaan Mekongga

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID - Pemerintah Kabupaten Kolaka mematangkan persiapan Hari Kebudayaan Mekongga yang dijadwalkan dibuka pada 14 November 2026.Persiapan Hari Kebudayaan MekonggaInformasi tersebut tercantum dalam judul dan alamat berita pada situs Pemerintah Kabupaten Kolaka. Sumber RSS tidak me

 

ARTIKEL TERKAIT