Ifan Seventeen Hadirkan Single Baru Jangan Paksa Rindu ( Beda) Bertema Kejujuran Emosi

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Tidak semua cinta berakhir dengan pertengkaran. Ada yang selesai dalam diam, ketika dua hati masih berdampingan namun tak lagi saling merasa. Cerita itulah yang dihadirkan Ifan Seventeen lewat single terbarunya, “Jangan Paksa Rindu (Beda)”, yang resmi dirilis pada 9 Januari 2026 di bawah naungan label Royal Prima Musikindo.

Lagu ini terasa seperti potongan kisah banyak pasangan masa kini masih bersama, masih berbagi ruang dan waktu, namun perasaan perlahan berubah arah. Lewat lirik yang sederhana namun dalam, pendengar diajak bertanya pada diri sendiri: kapan terakhir kali berbincang dari hati ke hati, saling menatap, dan mengucapkan cinta tanpa ragu?

Baca Juga:  Sambangi Pasar Jambu Dua, Komisi II Cek Harga Komoditas Pangan

Diciptakan oleh Ifan Seventeen bersama Opik Kurdi, “Jangan Paksa Rindu (Beda)” berbicara tentang rindu yang tak lagi sama. Tentang bertahan bukan karena cinta, melainkan karena takut kehilangan rutinitas dan zona nyaman. Lagu ini mengingatkan bahwa rindu tidak bisa dipaksakan, begitu pula perasaan.

“Banyak pasangan sebenarnya sudah tidak bahagia, tapi tetap bertahan karena takut keluar dari zona aman. Mereka seperti mengkhianati perasaan sendiri,” ungkap Ifan Seventeen.

Alih-alih mengajak untuk berjuang habis-habisan, lagu ini justru menawarkan kejujuran yang tenang. Merelakan bukan berarti gagal mencintai, melainkan memahami bahwa tidak semua hubungan harus dipertahankan. Ada kalanya, melepaskan adalah bentuk cinta yang paling dewasa.

Baca Juga:  Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik, Pemerintah Targetkan Produksi Baterai Mulai pada 2024

Secara musikal, lagu ini hadir dengan aransemen minimalis yang emosional. Vokal Ifan Seventeen yang hangat dan penuh penghayatan membuat setiap kata terasa personal, seolah menjadi suara hati bagi mereka yang pernah bertahan terlalu lama dalam hubungan yang sudah berbeda arah.

“Jangan Paksa Rindu (Beda)” menjadi bagian dari album terbaru Ifan Seventeen bertajuk Resonance, sebuah album yang dirilis oleh Royal Prima Musikindo dan merangkum perjalanan emosi tentang kehilangan, penerimaan, harapan, hingga kedewasaan. Sepuluh lagu di dalamnya saling terhubung, membentuk satu cerita utuh yang tidak hanya didengar, tetapi juga dirasakan.

Single ini, bersama album Resonance, kini telah tersedia di seluruh platform digital streaming.(Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Dinas Kominfo Jambi Gelar Sosialisasi Metadata Statistik Sektoral

JAMBI, JURNALISWARGA.ID - Dinas Kominfo Provinsi Jambi menggelar sosialisasi metadata statistik sektoral, berdasarkan judul item RSS dari situs Pemerintah Provinsi Jambi.Sosialisasi Metadata Statistik SektoralItem RSS tersebut tidak memuat uraian lebih lanjut mengenai waktu pelaksanaan, lokasi, pese

Gubernur Melki Dukung Jelajah Negeri Antikorupsi KPK

NUSA TENGGARA TIMUR, JURNALISWARGA.ID - Gubernur Melki Laka Lena mendukung program Jelajah Negeri yang berkaitan dengan upaya membangun antikorupsi bersama KPK.Program Jelajah NegeriInformasi tersebut tercantum pada item RSS dengan tanggal 11 Maret 2026. RSS mencantumkan judul “Gubernur Melki Laka L

Bupati Gumas Lepas Kontingen Jambore Nasional XII ke Cibubur

GUNUNG MAS, JURNALISWARGA.ID - Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong melepas Kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 ke Cibubur.Jambore Nasional XII Tahun 2026Pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Gunung Mas, Senin (10/8/2026). Jaya Samaya Monong juga disebut sebagai Ketua

Diskominfo Bogor Perkuat Kesiapsiagaan Ancaman Siber

CISARUA, JURNALISWARGA.ID - Diskominfo Kabupaten Bogor terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman siber atas arahan Bupati Bogor.Informasi tersebut tercantum dalam laman resmi pemerintah Kabupaten Bogor pada 23 September 2026.Kesiapsiagaan Ancaman Siber di Kabupaten BogorPemerintah Kabupaten

HUT ke-58 KADIN, Wagub Kalteng Tekankan Peran Dunia Usaha

PALANGKA RAYA, JURNALISWARGA.ID - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menegaskan pentingnya keterlibatan aktif dunia usaha dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan dan berkeadilan.Peran Dunia Usaha dalam Pembangunan KaltengPenegasan itu disampaikan dalam pemberitaan P

 

ARTIKEL TERKAIT