BPI KPNPA RI Tegaskan Dukungan Polri Tetap di Luar Kementerian

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Rapat TNI–Polri Tahun 2026 yang digelar di Istana Negara, Jakarta, menjadi momentum penting dalam penguatan sinergitas antar institusi strategis negara. Sejumlah pernyataan disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian hingga Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak usai rapat yang dipimpin langsung oleh Presiden RI.

Mendagri Tito Karnavian menegaskan pentingnya soliditas TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas nasional, khususnya menjelang tantangan geopolitik, keamanan dalam negeri, serta agenda pembangunan nasional jangka menengah. Menurutnya, koordinasi lintas institusi harus terus diperkuat tanpa menghilangkan fungsi dan kewenangan masing-masing.
Sementara itu, KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menekankan bahwa TNI akan terus berkomitmen menjaga profesionalisme dan netralitas, serta memperkuat kerja sama dengan Polri dalam rangka menjaga keutuhan NKRI. Ia juga menyampaikan bahwa sinergi TNI–Polri merupakan kunci utama dalam menghadapi dinamika ancaman keamanan ke depan.

Baca Juga:  Polda Metro Kumpulkan Bukti Kasus Pemerasan Pimpinan KPK ke SYL 2023

Menanggapi hal tersebut, Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan sinergitas TNI–Polri, namun dengan penegasan penting terkait posisi kelembagaan Polri.

Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menegaskan bahwa Polri harus tetap berada di luar struktur kementerian agar independensi dan profesionalisme penegakan hukum tetap terjaga.

“Kami mendukung penuh penguatan TNI–Polri, namun Polri harus tetap berdiri sebagai institusi independen dan tidak berada di bawah kementerian mana pun. Ini penting agar Polri tidak terseret kepentingan politik dan tetap fokus pada tugas utama penegakan hukum dan perlindungan masyarakat,” tegas Rahmad Sukendar. Rabu (11/2/26)

Baca Juga:  Trisya : Lukisan Tulus Warsito Insipirasi Milenial, Retno Marsudi Buka Pameran Lukisan Galeri Nasional

Ketum BPI KPNPA RI Rahmad Sukendar, posisi Polri yang langsung bertanggung jawab kepada Presiden merupakan amanat reformasi dan konstitusi yang harus dijaga. Penempatan Polri di bawah kementerian dinilai berpotensi melemahkan independensi serta kepercayaan publik.

BPI KPNPA RI juga mengapresiasi komitmen Presiden RI dalam menjaga keseimbangan peran TNI dan Polri, sekaligus memastikan kedua institusi tersebut tetap solid, profesional, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Rapat TNI–Polri 2026 ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menghadapi tantangan keamanan nasional ke depan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pertahanan dan keamanan negara. (Red/nR)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Ucu Permana Perkuat Jejaring Desa di Saresehan Inohong Jabar Ke-2

DEPOK, JURNALISWARGA.ID — Panitia Saresehan Inohong Jawa Barat Ke-2 resmi dibentuk di Depok, Jawa Barat, Senin (18/8/2026). Forum tersebut disiapkan sebagai ruang silaturahmi sekaligus perumusan...

KPK Tahan Eks Pejabat Pajak, Gratifikasi Diduga Capai Rp20,7 Miliar

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan HNV, mantan pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), sebagai tersangka dalam perkara dugaan penerimaan gratifikasi...

HUT Ke-81 RI, BPI KPNPA RI Bogor Soroti Efisiensi Anggaran dan Keadilan Belanja Daerah

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen bangsa, termasuk dalam melihat bagaimana uang...

Prof. Henry Yosodiningrat: Audit BPKP Tak Bisa Jadi Bukti Kerugian Negara 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyoroti polemik mengenai kewenangan pemeriksaan atau audit untuk menentukan adanya kerugian keuangan negara dalam perkara...

Wali Kota Bogor Ajak Warga Perkuat Persatuan Lewat Doa Lintas Agama 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar doa bersama lintas agama sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik...

 

ARTIKEL TERKAIT