Kemenkes Tingkatkan Pengawasan Ebola, Publik Apresiasi Respons Cepat Pemerintah 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI bergerak cepat meningkatkan kewaspadaan nasional setelah Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (Who) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (PHEIC) pada 17 Mei 2026.

Meski demikian, Kementerian Kesehatan memastikan hingga saat ini Indonesia masih bebas dari kasus Ebola. Langkah antisipatif pemerintah pun mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai sigap dalam melindungi kesehatan publik di tengah meningkatnya kewaspadaan global.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman menjelaskan bahwa pemerintah telah memperkuat pengawasan di seluruh pintu masuk negara, termasuk bandara dan pelabuhan internasional, khususnya terhadap pelaku perjalanan dari negara terdampak seperti Republik Demokratik Kongo dan Uganda.

Baca Juga:  Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus DPRD Kota Bogor Matangkan Raperda Pasar Rakyat

“Kementerian Kesehatan terus memantau situasi global dan melakukan penguatan kewaspadaan lintas sektor,” ujar Aji Muhawarman dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Langkah konkret yang dilakukan pemerintah antara lain penyiagaan petugas kesehatan, penguatan skrining pelaku perjalanan, kesiapan rumah sakit rujukan, hingga pengoperasian Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) serta Public Health Emergency Operation Center (PHEOC) selama 24 jam.

Selain itu, kapasitas laboratorium nasional juga telah disiagakan penuh untuk mendukung deteksi dini apabila ditemukan kasus mencurigakan.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi hoaks terkait Ebola di media sosial. Edukasi mengenai pola penularan dan pencegahan terus diperkuat agar masyarakat lebih memahami langkah perlindungan diri secara benar.

Baca Juga:  Ratusan Pemuda Serta Mahasiswa HP 21 Dan KONUTARA Minta Kejagung RI Desak Kejati Sultra Panggil Dan Periksa Eks 3 Kepala Syahbandar KUPP Kelas 1 Molawe Konut

Kemenkes mengajak masyarakat untuk kembali menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti rutin mencuci tangan, memakai masker saat sakit, serta menjaga etika batuk dan bersin.

Sejumlah warga menilai langkah cepat pemerintah menunjukkan keseriusan negara dalam menjaga keamanan kesehatan nasional. Penguatan pengawasan dinilai penting agar Indonesia tetap aman dari ancaman penyakit menular global.

Masyarakat juga diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala demam atau perdarahan setelah melakukan perjalanan dari negara terdampak dalam kurun waktu 21 hari.

Informasi resmi mengenai Ebola dapat diakses melalui Kemenkes RI. (Red/nR)

Sumber Informasi:
Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan RI, 19 Mei 2026

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

PASCA PUTUSAN MK: BOLA POLITIK GIBRAN BERPINDAH DARI MK KE ISTANA 2026

Analisa Politik dan Hukum Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H.Jakarta, jurnaliswarga.id - Putusan Mahkamah Konstitusi mengenai persoalan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka memang tidak serta-merta...

BPI KPNPA RI Bersama PSKBI Siap Jadi Garda Terdepan Kawal Program Kerja Kapolri 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) bersama jajaran Paquron Singandaru Karuhun Banten Indonesia...

HUT ke-57, Rahmad Sukendar Gelar Tasyakuran dan Peringati 26 Tahun Pernikahan

TANGSEL, JURNALISWARGA.ID - Selasa, 6 Oktober 2026, menjadi hari penuh kebahagiaan bagi Ketua Umum BPI KPNPA RI, TB. Rahmad Sukendar, genap berusia 57 tahun....

IHC RS Pertamina Prabumulih Perkuat Silaturahmi dengan Ketua Adat Prabumulih Barat untuk Mendukung Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat

PRABUMULIH, 2 Oktober 2026. IHC RS Pertamina Prabumulih menjalin silaturahmi dengan Ketua Adat Prabumulih Barat, Pak Gatot, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dengan...

Wagub Kepri Perkuat Investasi UEA di Batam

BATAM, JURNALISWARGA.ID - Wagub Kepri menemui Dubes UEA di Batam untuk memperkuat investasi dan kemitraan ekonomi.Investasi UEA dan kemitraan ekonomiPeristiwa tersebut menjadi pokok berita pada 9 Oktober 2026. Judul sumber menyebut pertemuan berlangsung di Batam dan menempatkan penguatan investasi s

 

ARTIKEL TERKAIT