Bupati Kolaka Dukung Desa Binaan Imigrasi Cegah TPPO dan TPPM 2026

Kolaka, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Kolaka menegaskan komitmennya memperkuat perlindungan masyarakat melalui dukungan penuh terhadap program Pembentukan Desa Binaan Imigrasi yang diinisiasi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari. Program ini menjadi langkah strategis dalam mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) melalui pendekatan edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kesadaran hukum di tingkat desa.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Sutan Raja, Kamis (25/6/2026), secara resmi dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka, Mirdan Athar, S.Pd., M.E., yang mewakili Bupati Kolaka.

Acara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para kepala desa se-Kabupaten Kolaka. Dalam kesempatan itu ditetapkan enam desa sebagai Desa Binaan Imigrasi, yakni Desa Ponre, Tanggetada, Oko-Oko, Lapa-Pao, Uluwolo, dan Sopura.

Baca Juga:  Gubernur Khofifah Bawa Jatim Raih 2 Penghargaan JDIH Nasional

Mewakili Bupati Kolaka, Mirdan Athar menyampaikan apresiasi kepada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari atas inisiatif menghadirkan program yang dinilai mampu memperkuat perlindungan masyarakat dari ancaman perdagangan orang dan penyelundupan manusia.

Menurutnya, Kabupaten Kolaka memiliki mobilitas masyarakat yang cukup tinggi seiring berkembangnya sektor pertambangan, investasi, serta aktivitas ekonomi yang melibatkan berbagai pihak, sehingga diperlukan langkah antisipatif melalui kolaborasi lintas sektor.

“Dinamika tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan yang harus diantisipasi bersama agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, pembentukan Desa Binaan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan masyarakat melalui edukasi, peningkatan kesadaran hukum, dan perlindungan terhadap potensi eksploitasi manusia,” ujar Mirdan.

Sebagai bagian dari implementasi program, Kantor Imigrasi Kendari juga menghadirkan Tim PIMPASA (Petugas Imigrasi Pembina Desa) yang akan melakukan pendampingan langsung kepada masyarakat. Kehadiran tim tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keimigrasian sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan aparat terkait dalam upaya pencegahan TPPO dan TPPM secara berkelanjutan.

Baca Juga:  DPRD Kabupaten Bogor Anggarkan Rp5,9 Miliar untuk Pengadaan 9 Unit Kendaraan Dinas Tahun 2024, Apa Urgensinya?

Pemerintah Kabupaten Kolaka menegaskan akan terus mendukung program tersebut melalui penguatan kebijakan daerah, peningkatan kapasitas aparatur desa, serta integrasi dengan berbagai program pembangunan yang berorientasi pada perlindungan masyarakat.

Dengan terbentuknya Desa Binaan Imigrasi, Pemerintah Kabupaten Kolaka berharap desa-desa dapat menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman, sadar hukum, serta mampu melindungi masyarakat dari berbagai bentuk kejahatan yang mengancam martabat manusia.

Program ini sekaligus menjadi bukti sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam memperkuat tata kelola perlindungan masyarakat berbasis desa sebagai fondasi pembangunan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.(Red/nR)

Sumber: Pemerintah Kabupaten Kolaka dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Bogor Percepat Rehab 6.500 RTLH, Hunian Layak Jadi Prioritas

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan target sekitar 6.500 unit rumah direhabilitasi dalam satu tahun. Program...

Bupati Bogor Perkuat Konektivitas, Empat Ruas IJD Jadi Prioritas 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur jalan. Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, empat ruas jalan...

Bupati Mamasa Perkuat Pemerintahan Digital, Data Harus Terbuka 2026

MAMASA, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kabupaten Mamasa memperkuat transformasi pemerintahan digital melalui penyusunan Dokumen Arsitektur dan Peta Rencana Pemerintah Digital Kabupaten Mamasa. Langkah ini diarahkan...

Gubernur Papua Perkuat Sinergi Forkopimda untuk Percepat Pembangunan 2026

JAYAPURA, JURNALISWARGA.ID — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat komunikasi, sinergi, dan kolaborasi sebagai fondasi menjaga...

BPI KPNPA RI Bogor Kecam Sikap Inkonsistensi KPK tangani kasus di Pemkab Bogor: “Jangan Pelintir OTT Menjadi Sprindik Umum!”

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Bogor, melayangkan kritik keras terhadap performa dan...

 

ARTIKEL TERKAIT