Bertemu President Taehwa Enterprise Co Ltd, Ketua MPR RI Bamsoet Jajaki Kerjasama Produksi Dinamo Motor Listrik di Indonesia 2023

KORSEL, JURNALISWARGA.ID – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo bertemu President Taehwa Enterprise Co Ltd Nak Kil, Sung. Perusahaan besar Korea Selatan yang berdiri sejak tahun 1982 di Kota Dea Gu, memproduksi dinamo motor elektrik, dinamo motor industri, automobile motor dan komponennya, sebagai bagian penting mesin industri.
Jumlah pekerjanya kini sudah mencapai 7 ribu pegawai. Telah bekerjasama dengan 24 perusahaan di luar negeri antara lain Tiongkok, Polandia, Thailand, Meksiko, Vietnam, India, termasuk Indonesia. Serta memiliki 3 pusat pengembangan Research and Development di Korea.

“Dalam pertemuan tersebut, kita menjajaki berbagai prospek kerjasama yang bisa dilakukan. Sebagai tindak lanjut, pada akhir tahun ini, pihak Taehwa Enterprise Co Ltd akan berkunjung ke Indonesia untuk menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan Indonesia. Termasuk menjajaki kerjasama dengan Universitas Perwira Purbalingga (UNPERBA), agar lulusan UNPERBA bisa berkarir di Taehwa Enterprise Co Ltd, sebagai bagian dari upaya peningkatan kerjasama pendidikan antara Indonesia dengan Korea. Khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia dan transfer teknologi,” ujar Bamsoet usai bertemu President Taehwa Enterprise Co Ltd Mr Nak Kil, Sung, di Kota Dea Gu, Korea Selatan, Rabu (19/9/23).

Bertemu President Taehwa Enterprise Co Ltd, Ketua MPR RI Bamsoet Jajaki Kerjasama Produksi Dinamo Motor Listrik di Indonesia 2023

Turut hadir jajaran Taehwa Enterprise Co Ltd antara lain, CEO-Vice Chairman Yong Hyun, Cho dan Vice President Kwang Ho, Kim. Sementara delegasi Ketua MPR RI yang hadir antara lain, Anggota Komisi X DPR RI Robert Kardinal, Ketua Komite II DPD RI Yorrys Raweyai, Sekretaris Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia Junaidi Elvis, Rektor UNPERBA Eming Sudiana, Founder Yayasan Ali Network Indonesia Ali An Sun Guen, serta Counselor Politik KBRI Seoul Sigit Aris Prasetyo.

Baca Juga:  Presiden Kembali ke Tanah Air Usai Hadiri KTT APEC Thailand

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, UNPERBA memiliki berbagai program studi yang siap melahirkan tenaga kerja profesional sesuai kebutuhan industri. Antara lain, S-1 Informatika, S-1 Akuntansi, S-1 Manajemen, serta S-1 Teknik Mesin. Salah satu fokus Program Studi S-1 Teknik Mesin UNPERBA yakni melahirkan teknisi handal yang bisa berkontribusi bagi Indonesia dalam mengembangkan kendaraan listrik.

“Sebagai catatan, pekerja Indonesia di Korea saat ini mencapai sekitar 40 ribu yang tersebar di berbagai sektor seperti manufaktur dan perikanan. KBRI Seoul juga terus berusaha meningkatkan jumlah pekerja Indonesia di Korea. Termasuk mendorong pelajar dan lulusan mahasiswa Indonesia di Korea untuk dapat magang atau bekerja di berbagai perusahaan Korea melalui program talent poll,” jelas Bamsoet.

Baca Juga:  Selain Penyelesaian Konflik Pertanahan 5 Keturunan Bandardewa DPRD Tubaba Minta PT HIM Ditertibkan

Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menjelaskan, peluang kerjasama Taehwa Enterprise Co Ltd dengan perusahaan Indonesia untuk memproduksi motor listrik di Indonesia maupun komponen pendukungnya juga sangat terbuka lebar. Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia melaporkan per Februari 2023, sudah ada 52 unit pabrikan dengan 282 model motor listrik yang siap diproduksi.

Hingga Februari 2023, setidaknya sudah ada 30.837 unit sepeda motor listrik yang beroperasi di jalan raya Indonesia. Potensi pemasarannya masih sangat besar, mengingat hingga akhir tahun 2022 lalu, jumlah sepeda motor berbahan bakar minyak yang beroperasi di Indonesia sudah mencapai 125 juta unit.

“Langkah mengajak berbagai perusahaan internasional untuk berinvestasi di Indonesia dalam memproduksi kendaraan listrik juga sebagai dukungan merealisasikan target Presiden Joko Widodo yang mencanangkan pada tahun 2030 nanti, Indonesia sudah bisa memproduksi sendiri 2,45 juta unit motor listrik. Sekaligus dukungan terhadap langkah Presiden Joko Widodo yang menargetkan jumlah motor listrik di Indonesia pada tahun 2025 bisa menembus 2 juta unit, dan pada tahun 2030 mencapai 13 juta unit,” pungkas Bamsoet. (Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkab Bogor Tutup Jalan Tegar Beriman Saat CFD, Warga Diminta Cari Jalur Alternatif

Bogor, jurnaliswarga.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan kembali menggelar Car Free Day (CFD) di kawasan Cibinong pada Minggu (5/4/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di...

Segel Dilanggar, Hukum Dipertanyakan: Rahmad Sukendar Semprot Keras Aparat di Kasus PT Gandasari Shipyard

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Kasus penimbunan pesisir oleh PT Gandasari Shipyard di Bintan kian memanas. Tak lagi sekadar dugaan pelanggaran izin lingkungan, perkara ini kini...

Mensos Gus Ipul Tak kenal Libur, Penyaluran Bantuan Korban Bencana Sumatra Tetap Terlaksana

Jakarta, Jurnaliwarga.id - Penyerahan bantuan dilakukan secara hybrid dan dipimpin langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melalui sambungan Zoom dari Kantor Kemensos...

Gempa Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Presiden Minta Penyelamatan Warga Jadi Prioritas

Jakarta, Jurnaliswarga.id - Pemerintah bergerak cepat dalam merespons bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang melanda wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Maluku Utara (Malut), dan...

IGORNAS Sukabumi Gelar Jambore 2026, Satukan Semangat Guru Olahraga Menuju Generasi Sehat dan Berprestasi

SUKABUMI, JURNALISWARGA.ID — Semangat kebersamaan dan komitmen membangun generasi sehat kembali digaungkan oleh IGORNAS Kabupaten Sukabumi melalui rencana pelaksanaan Jambore IGORNAS 2026. Kegiatan ini menjadi...

 

ARTIKEL TERKAIT