Bupati Bombana Perkuat Sinergi Reforma Agraria untuk Kesejahteraan 2026

BOMBANA, JURNALISWARGA.ID — Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si. memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Bombana sebagai langkah memperkuat sinergi lintas sektor dalam penataan pertanahan yang berkeadilan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Rakor yang berlangsung di Ruang Rapat Measa Laro, Kantor Bupati Bombana, Kamis (30/7/2026), dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah terkait, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bombana, Tim Gugus Tugas Reforma Agraria, serta berbagai pemangku kepentingan.

Dalam arahannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa reforma agraria tidak hanya berfokus pada redistribusi tanah dan legalisasi aset, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap pemberdayaan ekonomi sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

“Reforma agraria bukan hanya tentang penataan aset melalui redistribusi tanah dan legalisasi aset, tetapi juga tentang penataan akses yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi, pemberdayaan, dan peningkatan produktivitas,” ujar Burhanuddin.

Baca Juga:  Gubernur Papua Siapkan Kapal Bersubsidi Perkuat Konektivitas Daerah 2026

Ia mengajak seluruh instansi terkait memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam penyediaan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), penyelesaian berbagai persoalan pertanahan, serta pendampingan kepada masyarakat penerima manfaat agar program reforma agraria memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.

Menurut Bupati, keberhasilan reforma agraria memerlukan komitmen bersama, keterpaduan program, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar pengelolaan pertanahan mampu mendukung pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bombana, I Gde Beniyasa, S.Kom., S.ST., M.H., menjelaskan bahwa rapat koordinasi tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan tugas Gugus Tugas Reforma Agraria setelah diterbitkannya Surat Keputusan Bupati Bombana mengenai pembentukan gugus tugas.

Ia berharap keberadaan gugus tugas dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pertanahan melalui koordinasi yang lebih efektif, identifikasi permasalahan sejak dini, serta langkah penanganan yang terintegrasi sehingga potensi konflik dapat diminimalkan.

Baca Juga:  Polres Bogor Gelar Apel Gabungan Kesiapan Pengamanan Malam Natal 2024

Selain itu, rakor juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam mengoptimalkan pelaksanaan program TORA, baik melalui legalisasi aset maupun pengaturan akses, sehingga manfaat reforma agraria dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi antara pemerintah daerah, Kantor Pertanahan, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang lebih adil, mengurangi ketimpangan penguasaan lahan, serta mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui penguatan Gugus Tugas Reforma Agraria, diharapkan pelayanan di bidang pertanahan semakin efektif, kepastian hukum masyarakat semakin terjamin, dan kesejahteraan masyarakat Bombana terus meningkat seiring dengan pelaksanaan program reforma agraria yang terarah. (nR)

Sumber: klik disini >>>> PPID Utama Kabupaten Bombana, 30 Juli 2026

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Persadin NTB Perkuat Sinergi BPN untuk Kepastian Hukum Tanah 2026

LOMBOK TENGAH, JURNALISWARGA.ID — Kepastian hukum atas tanah menjadi kebutuhan mendasar masyarakat. Di tengah berbagai persoalan pertanahan yang dapat muncul akibat kurangnya pemahaman administrasi...

Harimau Jangan Ompong! BPI KPNPA RI Tagih Janji Prabowo di Tengah Gejolak Kabupaten Bogor 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Persoalan integritas pemerintahan dan kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemerintahan di Kabupaten Bogor menjadi perhatian Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan...

Darurat Integritas”: Setelah Pemkab Bogor Diguncang Kasus Beruntun, BPN Kini Dikabarkan Kena OTT KPK 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Wilayah Bumi Tegar Beriman kembali menjadi sorotan tajam publik seiring merebaknya kabar Operasi Tangkap Tangani (OTT) yang dilancarkan oleh Komisi Pemberantasan...

Festival Ratu Raja Buah Perkuat Hortikultura Bogor 2026

Pemkab Bogor memperkuat sektor hortikultura melalui Festival Ratu dan Raja Buah 2026 di Pasar Petani Garuda, Minggu (13/9/2026), sebagai sarana edukasi, promosi, dan penguatan jejaring agribisnis buah lokal. Pengembangan durian dan manggis diarahkan pada peningkatan kualitas, nilai tambah, serta akses pasar, setelah 48 ton durian beku senilai Rp5,1 miliar diekspor ke China pada akhir 2025.

Uang Rp75 Juta Dikembalikan, Rahmad Sukendar Desak Propam Polda Jambi Usut Dugaan Pemerasan Oknum Polisi Merangin

JAMBI, JURNALISWARGA.ID – Dugaan pemerasan yang menyeret oknum anggota Sat Reskrim Polres Merangin, Jambi, kembali menjadi sorotan. Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara...

 

ARTIKEL TERKAIT