Gubernur Papua Siapkan Kapal Bersubsidi Perkuat Konektivitas Daerah 2026

JurnalisWarga.id | Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua di bawah kepemimpinan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri terus memperkuat pembangunan konektivitas antardaerah melalui rencana pengoperasian kapal bersubsidi yang ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2026.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang, serta menekan biaya logistik yang selama ini menjadi tantangan di wilayah Papua.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua, Muflih Musaad, menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang menyusun perhitungan kemampuan fiskal sebagai dasar penentuan jumlah armada dan besaran anggaran yang akan dialokasikan bagi penyelenggaraan transportasi laut bersubsidi.

Baca Juga:  Mendagri Beri Teguran pada Plt. Bupati Mimika Terkait Mutasi dan Pemberhentian Pejabat Administrasi

“Saat ini kami sedang menghitung kapasitas fiskal daerah. Setelah itu baru dapat ditentukan besaran anggaran yang akan dialokasikan untuk mendukung penyelenggaraan transportasi laut bersubsidi,” ujar Muflih.

Menurutnya, kehadiran kapal bersubsidi diharapkan dapat meningkatkan frekuensi pelayaran pada sejumlah jalur strategis, terutama rute Jayapura–Serui dan Jayapura–Biak, yang selama ini menjadi jalur utama mobilitas masyarakat serta distribusi kebutuhan pokok.

Pemerintah Provinsi Papua menargetkan frekuensi pelayaran di kedua rute tersebut dapat meningkat menjadi dua hingga tiga kali dalam sepekan, sehingga masyarakat memperoleh akses transportasi yang lebih mudah, cepat, aman, dan terjangkau.

Muflih menegaskan bahwa pengembangan transportasi laut merupakan salah satu program prioritas Gubernur Papua dalam membangun sistem konektivitas yang terintegrasi dan berkelanjutan di seluruh wilayah Papua.

Baca Juga:  Polsek Ciawi Amankan Pelaku Penipuan dan Penggelapan R2

Melalui penyediaan kapal bersubsidi, pemerintah juga berupaya memperkuat akses pelayanan publik, memperlancar arus distribusi barang dan jasa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, khususnya di kawasan pesisir dan kepulauan.

Kebijakan tersebut mendapat respons positif karena dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi beban biaya logistik, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah. Langkah ini juga mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Papua dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif dan memperkuat pemerataan layanan transportasi bagi seluruh masyarakat.(Red/nR)

Sumber: Klik disini >>> Pemerintah Provinsi Papua

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Bogor Jadikan Sensus Ekonomi Fondasi Pembangunan 2036

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Bogor hingga 2036. Pernyataan tersebut...

Jangan Panik! Ini yang Harus Dilakukan Saat Darurat Terjadi di Rumah, Healthy Talk RS Pertamina Prabumulih Bekali Istri Pekerja PT PDSI

Prabumulih, 30 Agustus 2026 — Situasi darurat di rumah dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan respons yang cepat serta tepat. Pengetahuan dasar mengenai pertolongan...

Jangan Abaikan Napas Anak Saat Kabut Asap, Ini Pesan Dokter Spesialis Anak RS Pertamina Prabumulih

Prabumulih — Langit yang mulai diselimuti kabut asap mungkin terlihat seperti persoalan udara semata. Namun bagi tubuh, terutama saluran pernapasan anak, kualitas udara yang...

Tampil Beda, RS Pertamina Prabumulih Hadirkan Jadwal Dokter Poster Film

Prabumulih - Tidak semua orang datang ke rumah sakit dengan perasaan yang sama. ada yang datang membawa harapan untuk segera sembuh, ada yang menemani orang terkasih,...

Prof. Henry Soroti SEMA MA 3/2026 soal Praperadilan

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Pakar hukum pidana Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyoroti secara kritis Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 3 Tahun 2026...

 

ARTIKEL TERKAIT