MAMASA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Mamasa terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Bupati Mamasa Dorong SDM Ekonomi Kreatif Naik Kelas dan Berdaya Saing 2026
Langkah tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif yang digelar Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Mamasa di Aula DTW SCV Tetean. Kegiatan ini diikuti 40 peserta yang berasal dari pemilik hotel, penginapan, homestay, rumah makan, pengelola objek wisata, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi. Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan memanfaatkan setiap materi serta pengalaman yang disampaikan para narasumber.
Welem menegaskan, pelatihan tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pengetahuan yang diperoleh peserta harus diterapkan untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan, memperkuat inovasi, serta membuka peluang usaha baru yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta menciptakan peluang usaha yang mampu menggerakkan perekonomian daerah,” ujar Welem.
Bupati berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan pelaku ekonomi kreatif yang tangguh, mandiri, dan memiliki daya saing. Potensi lokal dan kearifan budaya Mamasa, menurutnya, harus terus dikembangkan sehingga mampu dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Mari bersama membangun Kabupaten Mamasa yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing melalui kreativitas dan inovasi,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga menilai penguatan kapasitas SDM merupakan investasi penting dalam membangun ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Melalui pelatihan tersebut, para pelaku usaha dan masyarakat dibekali pengetahuan, keterampilan, serta wawasan untuk menghasilkan produk dan layanan yang inovatif, memiliki nilai tambah, dan mampu bersaing di pasar yang semakin luas.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang untuk bertukar pengalaman sekaligus membangun jejaring antarpelaku ekonomi kreatif. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendorong lahirnya gagasan baru yang dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan mengoptimalkan potensi lokal, kekayaan budaya, serta kreativitas masyarakat, Mamasa memiliki peluang besar untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.
Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Mamasa, Arvin Ital Putra, mengajak seluruh peserta memanfaatkan pelatihan sebagai kesempatan untuk memperluas pengetahuan, meningkatkan kreativitas, dan memperkuat jaringan usaha.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk menambah ilmu, mengembangkan kreativitas, dan memperluas jejaring. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan untuk menciptakan produk dan layanan yang inovatif, berdaya saing, serta mampu mengangkat potensi lokal dan mendukung kemajuan ekonomi kreatif Kabupaten Mamasa,” kata Arvin.
Penguatan SDM pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata diharapkan menjadi langkah konkret Pemkab Mamasa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi masyarakat, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan semakin berkembang serta membuka lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.(Red/nR)
Sumber informasi: Klik disini >>> Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Mamasa, 23 Juli 2026.
