Melestarikan Budaya, Menguatkan Aksi — ketika seni menjadi ruang persatuan, kreativitas, dan kesetaraan bagi semua.
KOTA BOGOR, JurnalisWarga.id — Semangat Sumpah Pemuda tidak hanya dirayakan melalui upacara dan seremoni. Di Taman Ekspresi Lapangan Sempur, Kota Bogor, semangat persatuan justru hadir melalui Festival panggung seni, kreativitas dan keberagaman. Festival Seni Budaya di Sempur, Anak Inklusif Tampil Meriah 2026
Memperingati Hari Sumpah Pemuda 2026, Yayasan Sosial Kreatif Mandiri (S’KEMA) menggelar Festival Kreasi Seni dan Budaya pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Kegiatan yang mengusung semangat “Melestarikan Budaya, Menguatkan Aksi” tersebut menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenal dan mencintai kekayaan seni budaya Indonesia.
Yang membuat festival ini semakin bermakna adalah keterlibatan peserta dari kalangan anak berkebutuhan khusus dalam konsep kegiatan yang inklusif.

Mereka tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi ikut mengambil bagian dalam panggung seni dan menunjukkan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk berkarya, tampil, dan mendapatkan apresiasi.
Sejumlah sanggar turut memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya Sanggar Belantara Budaya Indonesia (BBI) dan Sanggar Sans Souci.
Penampilan para peserta menjadi gambaran bahwa seni dan budaya dapat menjadi bahasa bersama yang mampu mempertemukan berbagai latar belakang, kemampuan dan generasi.
Bukan Sekadar Festival, tetapi Ruang Kesetaraan
Ketua panitia penyelenggara, Sri Rahayu, mengatakan peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial.
Menurutnya, momentum Sumpah Pemuda harus diterjemahkan menjadi aksi nyata dengan memberikan ruang kepada generasi muda untuk berkarya, berkreasi dan ikut menjaga identitas budaya bangsa.
“Melalui festival kreasi seni dan budaya ini, kami ingin mengajak generasi muda untuk terus mencintai, mengenal, dan melestarikan seni budaya Indonesia. Semangat Sumpah Pemuda harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk bersatu dalam keberagaman dan menjaga warisan budaya bangsa,” ujar Sri Rahayu.
Pesan tersebut semakin kuat dengan hadirnya peserta berkebutuhan khusus. Panggung festival menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan bersama tanpa membedakan kondisi maupun latar belakang seseorang.
Di atas panggung, kemampuan dan kreativitas menjadi hal yang mendapatkan perhatian. Setiap penampilan menjadi bentuk keberanian untuk tampil, berekspresi dan mendapatkan penghargaan dari masyarakat.

Seni Menyatukan Keberagaman
Festival Kreasi Seni dan Budaya S’KEMA juga menjadi pengingat bahwa keberadaan seni dan budaya bukan sekadar warisan masa lalu.
Seni dapat menjadi ruang pendidikan karakter, membangun rasa percaya diri, memperkuat interaksi sosial sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya Indonesia kepada generasi muda.
Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup, ruang-ruang kebudayaan seperti ini menjadi penting agar generasi muda tetap memiliki hubungan dengan akar budaya bangsa.
Terlebih, keterlibatan sanggar dan komunitas menunjukkan bahwa pelestarian budaya tidak hanya berlangsung di ruang-ruang formal, tetapi juga tumbuh dari masyarakat.
Dari Sempur, Semangat Sumpah Pemuda Dihidupkan
Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini pun menjadi momentum untuk kembali mengingat pesan persatuan yang lahir dari keberagaman pemuda Indonesia.
Festival di Taman Ekspresi Sempur memperlihatkan bahwa persatuan tidak harus selalu diwujudkan dalam bentuk yang besar. Memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk tampil, membuka ruang bagi komunitas seni, dan memperkenalkan budaya kepada masyarakat juga merupakan bagian dari aksi nyata membangun bangsa.
Bagi penyelenggara, menjaga seni dan budaya bukan hanya menjadi tugas seniman maupun pelaku budaya. Tanggung jawab tersebut merupakan bagian dari peran seluruh elemen masyarakat.
Karena kebudayaan akan tetap hidup ketika masyarakat mau mengenal, menggunakan, merawat dan mewariskannya kepada generasi berikutnya.
Dari Taman Ekspresi Sempur, pesan itu kembali ditegaskan:
Bersatu dalam keberagaman, berkarya melalui kebudayaan, dan bergerak bersama untuk Indonesia yang lebih maju.
Reporter : Atmo
JurnalisWarga.id — Dari Warga, Untuk Indonesia.
